Happy Birthday my Love (0S)

IMG_20140630_00184952 (1)

Happy Birthday My Love

Author: Dita Bumsso
Main Cast: Kim Sang Bum & Kim So Eun
Casts : Kim Joon, Lee Min Ho, Kim Hyun Joong, Jung Il Woo, Park Shin Hye, Goo Ara, Kwon Yuri, dll.
Genre : Romance, Friendship, dll.
Type : One Shoot

Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produser dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita

Happy Reading =>>>>>>>>>>}

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

“ehmm ehmm, kalian kenapa melihatku seperti itu?” tanya kim bum pada semua sahabatnya Min Ho, Hyun Joong, Kim Joon, dan Il Woo.

“ani, gwenchana.” Jawab min ho yang langsung pura-pura sibuk dengan ponselnya.

“tsk…kalian semua hari ini aneh sekali.” Kesal kim bum sambil menatap semua sahabatnya.

“hyung, sebenarnya kalian kenapa?” tanya kim bum yang semakin kesal karena tidak ada yang ingin mengangkat suaranya.

“tidak ada bum-ah, kami hanya sedang senang saja.” Jawab hyun joong.

“senang kenapa?” tanya kim bum.

“senang karena kita semua bisa berkumpul kembali di sela-sela kesibukan kita.” Jawab il woo.

“kalian terlihat tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila yang tidak punya akal.” Celetuk kim bum yang langsung kembali serius pada ponselnya.

“ehm, bum-ah bagaimana hubungan dengan kim so eun?” tanya min ho.

“baik, kita tetap berteman baik.” Jawab kim bum sekenanya saja.

“huh, setahuku semenjak berita hubunganmu berpacaran dengan geun young 8 bulan yang lalu hubungan kalian merenggang, dan setelah 7 bulan tepatnya bulan mei saat berita hubunganmu dan geun young putus, disaat itu juga so eun diberitakan sedang dekat dengan kang ha neul. Menurutku kalian masih saling mencintai walau 2 tahun yang lalu hubungan kalian harus berakhir dengan alasan yang kurang dimengerti.” Ujar kim joon panjang lebar, sedangkan kim bum hanya memainkan ponselnya dengan asal karena ia kesal mendengar ujar kim joon yang memang semuanya benar.

“aku memang masih mencintainya, tapi aku tidak yakin bahwa gaeul-yang masih mencintaiku.” Celetuk kim bum setelah sebelumnya membanting ponselnya di sofa samping tempatnya duduk.

“huh, ku rasa so eun-ssi benar-benar tidak ingin bertemu denganmu lagi.” Celetuk il woo.

“hyung” panggil kim bum dengan suara lirih.

“wae?” tanya il woo.

“Yoo Man, please stop it! kau membuatnya sedih.” Sambung kim joon.

“ige mwoya?” heboh min ho yang langsung bangun dari posisi tidurnya.

“kim so eun mengatakan bahwa kang ha neul adalah pria idamannya.” Heboh min ho, kim bum yang mendengarnya langsung merampas ponsel min ho dan membaca situs yang dibuka min ho lewat ponselnya.

“apa-apaan ini” marah kim bum yang ingin melempar ponsel min ho namun di urungkannya.

“aku harus pergi.” Ujar kim bum.

“jangan dulu bum, belum tentu so eun mengatakan itu dari lubuk hatinya.” Ucap il woo.

“tapi hyung, aku tidak akan pernah kuat untuk melihat so eun dekat dengan pria lain.” Bantah kim bum.

“so eun-ssi saja bisa kuat saat mendengar beritamu dan geun young berpacaran, so eun-ssi bisa menerimanya karena diantara kalian sudah tidak ada apa-apa lagi.” Celetuk hyun joong, semuanya langsung menatap hyun joong dengan tatapan terkejut.

“aku benarkan, so eun-ssi dan kau sudah tidak mempunyai hubungan apa-apa lagi semenjak 2 tahun yang lalu, untuk apa kau menemui so eun, yang ada kau akan menghancurkan karirnya.” Ujar hyun joong.

“hyung, tapi…. aku….” kim bum tidak tahu harus mengatakan apa, semua yang dikatakan hyun joong memang benar.

“so eun-ssi pernah mengatakan bahwa ia sebenarnya kecewa denganmu.” Ujar hyun joong.

“kecewa?” tanya kim bum.

“siapa yang tidak kecewa, saat kau menjalin hubungan dengan so eun-ssi kau tidak ingin go public, dan saat kau menjalin hubungan dengan moon geun young-ssi kau baru berani go public, so eun-ssi benar-benar kecewa denganmu, ia mengatakan sendiri padaku jika ia kecewa sangat kecewa denganmu Kim Sang Bum.” Lanjut hyun joong, mendengar perkataan hyun joong, kim bum langsung mendudukkan dirinya di sofa dan memijit keningnya, tanpa kim bum tahu semuanya mengacungkan jempol mereka pada hyun joong.

“aku harus bagaimana?” tanya kim bum frustasi

“keputusan ada padamu bum.” Ujar kim joon, kim bum menatap satur persatu hyung-hyungnya itu, lalu mulai berfikir.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Ting Nong Ting Nong

“ne, tuggu sebentar!” teriak so eun.

“nugu?” tanya so eun saat melihat seorang pria tinggi yang menutup wajahnya dengan bunga mawar berwarna merah putih.

“untukmu.” Ujar pria tinggi itu yang menyodorkan bunga mawar merah dan putih itu kepada so eun.

“kim bum-ssi” kaget so eun saat melihat pria itu adalah kim bum mantan kekasihnya.

“k…kau tidak mempersilahkanku masuk?” tanya kim bum dengan sedikit terbata-bata karena gugup.

“oh, n..ne mian, silahkan masuk kim bum-ssi!” seru so eun yang juga sama gugupnya.

“uh, tetap sama tidak berubah.” Ujar kim bum, so eun tersenyum mendengarnya.

“ya begitulah.” Sahut so eun.

“kau mau minum apa?” tanya so eun.

“seperti biasa.” Jawab kim bum, so eun hanya mengangguk dan meninggalkan kim bum ke dapur.

“kau sudah makan?” tanya so eun.

“ne sudah tadi.” Jawab kim bum.

“Ini minumanmu, kau tidak bosan apa setiap kali kesini atau dirumahmu pasti kau minta dibuatkan susu vanila?” tanya so eun.

“tentu saja aku tidak bosan, ternyata so eun-ssi masih ingat minuman kesukaanku.” Goda kim bum, so eun hanya tersenyum kecut.

“ehm.. so eun-ssi aku boleh bertanya?” tanya kim bum.

“tentu saja, memangnya kau ingin tanyakan apa?” tanya so eun.

“kau dan ha neul-ssi, apa kalian berpacaran?” tanya kim bum was-wasan.

“tentu saja.” Jawab so eun, kim bum langsung menatap so eun.

“tidak.” Lanjut so eun, kim bum menyernyit heran.

“maksudnya?” tanya kim bum.

“tentu saja tidak, aku dan ha neul-ssi hanya sebatas teman.” Jelas so eun, kim bum menghela nafas lega.

“memangnya ada apa?” tanya so eun.

“tidak, hanya ingin tahu saja kalau kau masih kosong.” Jawab kim bum.

“ehm, hari ini tidak ada jadwal?” tanya so eun.

“tidak ada, kalau ada aku tidak akan sempat kemari.” Jawab kim bum, so eun mengangguk paham.

“bisakah kau memanggilku bum-ah seperti biasanya?” tanya kim bum.

“t…tapi, b…baiklah.” jawab so eun dengan gugup.

“emmm, kau ingin makan malam disini?” tawar so eun.

“boleh, jika kau tidak keberatan.” Jawab kim bum menerima tawaran.

“kalau begitu aku akan menyiapkan makan malamnya.” Ujar so eun yang berdiri dan ingin menuju dapur namun diurungkannya setelah mendengar kim bum memanggilnya dengan nama yang membuatnya merinding.

“Gael-yang.” Panggil kim bum.

“n…ne…” sahut so eun gugup.

“bolehkah aku memanggilmu gaeul-yang seperti dulu saat kita masih menjalin kasih?” tanya kim bum, so eun memandang kim bum.

“jangan memanggilku dengan nama itu, aku kira untuk sekarang nama itu sedikit membuatku sensitif, jika mendengarnya hatiku terasa sakit.” Tolak so eun yang langsung saja meninggalkan kim bum ke dapur.

Di dapur so eun menyiapkan semua bahan masakan untuk makan malam mereka berdua, tiba-tiba sebuah pelukan hangat didapatnya dari belakang, tentu saja itu membuat so eun terkejut. So eun langsung menengok kebelakang, dilihatnya kim bum memandangnya dan kim bum menopang dagunya di bahu so eun.

“kau tahu, aku sangat merindukan moment-moment seperti ini. Aku benar-benar merindukanmu.” Gumam kim bum, dilihatnya mata so eun berkaca-kaca.

“aku adalah laki-laki terbodoh yang pernah menyia-nyiakan seorang gadis sepertimu, aku benar-benar kehilangan akal saat itu, karena keegoisanku yang membuat hubungan kita hancur, karena aku semuanya hancur, karena aku kau merasakan sakit itu, maafkan aku telah membuatmu kecewa padaku.” Jelas kim bum yang mempererat pelukannya, so eun yang mendengarnya menitikkan air mata haru.

“kau tahu selama 2 tahun aku tidak bisa tidur nyenyak, selama 2 tahun aku mencoba melupakanmu, selama 2 tahun aku berusaha untuk menghilangkanmu dari pikiranku, tapi semua yang kulakukan itu sia-sia saja, bagiku kita adalah seulmate.” Lanjut kim bum, so eun menangis mendengar perkataan kim bum.

“aku benar-benar pria yang bodoh, aku….”

“ssttttt.” So eun membalikkan badannya dan menaruh jari telunjuknya di bibir kim bum.

“cukup, bagiku itu semua sudah cukup, aku adalah gadis yang paling beruntung karena seorang kim bum pernah mencintaiku.” ujar so eun dengan linangan air mata.

“saranghae.” Bisik kim bum yang langsung mencium kening so eun lama, so eun memejamkan matanya merasakan betapa tulusnya kim bum mencintainya, tak berapa lama kim bum melepaskan ciumannnya.

“gaeul-yang…ani…­maksudku so eun-ah ku mohon berikan aku kesempatan kedua, izinkan aku mengisi hari-harimu kembali seperti dulu, ku mohon berikan kesempatan itu untukku.” Mohon kim bum sambil menggenggam kedua tangan so eun, sementara so eun menatap dalam mata milik kim bum melihat adakah kebohongan dari mata tersebut, namun nihil, yang so eun dapatkan adalah kejujuran dan ketulusan dari ucapan yang keluar dari bibir kim bum.

“ku mohon.” Mohon kim bum, so eun mengangguk.

“katakan yang jelas!” suruh kim bum.

“iya, aku akan memberikanmu kesempatan itu, lain kali tidak akan pernah ada kesempatan lagi.” Jelas so eun, kim bum tersenyum senang mendengarnya, dipeluknya tubuh mungil milik so eun tersebut.

“kau semakin kurus.” Ejek kim bum, so eun memanyunkan bibirnya.

“jangan mengejekku!” suruh so eun, kim bum terkekeh mendengarnya.

“sudah lepaskan, aku ingin menyiapkan makan malam dulu.” Ujar so eun, kim bum pun melepaskan pelukannya dan memendang so eun.

“k…kenapa kau memandangku?” tanya so eun sedikit gugup.

“karena kau cantik, imut, manis, dan polos.” Jawab kim bum, so eun yang mendengarnya langsung sok sibuk menyiapkan bahan makan malam.

“bum-ah kau duduk saja dikursi sana, jangan berdiri disitu, kau menghalangi jalanku.” Dengus so eun.

“arasso.” Ujar kim bum yang langsung duduk di kursi, menunggu so eun memasak makan malam untuk mereka berdua dimeja makan.

Setelah sekian lama so eun berkutik dengan peralatan dapur dan bahan makanan akhirnya makan malam pun siap. Kim bum dan so eun makan malam dengan suasana romantis.

“coba yang ini, aaaa” seru kim bum menyodorkan potongan daging sapi, so eun dengan senang hati membuka mulutnya dan memakan daging sapi yang di sodorkan kim bum.

“hemm ini juga enak, aaaa” seru so eun menyodorkan potongan salmon, kim bum dengan senang hati membuka mulutnya dan memakan salmon yang di sodorkan so eun.

“mmm ini sangat enak, kekasihku memang pintar memasak.” Puji kim bum, so eun tersenyum mendapat pujian dari kim bum.

“tapi sepertinya masakan geun young eonni lebih enak dariku.” Ujar so eun, kim bum yang mendengarnya langsung menghentikan gerakan tangannya yang sedang memotong daging sapi yang di hadapannya.

“geun young nuna tidak pernah memasakkanku makanan.” Sahut kim bum melanjutkan memotong daging sapinya, so eun memandang kim bum heran.

“benarkah? Kukira kalian adalah pasangan yang sangat serasi, pergi berdua ke Eropa, bergandengan tangan, saling tersenyum dan memandang satu sama lain, kalian terlihat seperti pasangan yang romantis, kukira geun young eonni pastinya datang ke apartementmu dan memasakkan masakan yang enak untukmu.” Sindir so eun, kim bum menaruh garpun dan pisau yang di pegangnya dan menatap so eun.

“semua itu tidak membuatku bahagia, bagaimana aku bisa merasa bahagia ketika melakukan semua itu sementara dipikiranku hanya kau kau dan kau, mereka tidak tahu isi pikiranku, mereka tidak tahu siapa yang aku cintai sebenarnya, jadi ku mohon jangan membahasnya, aku dan geun young nuna sekarang hanya sebatas teman.” Jelas kim bum, so eun menundukkan kepalanya merasa bersalah telah menyindir hubungan kim bum dan moon geun young.

“mianhe” gumam so eun, kim bum yang mendengarnya menghela nafas.

“tidak, kau tidak salah, mian sudah sedikit membentakmu, mianhe chagi.” Ujar kim bum yang langsung menggenggam kedua tangan so eun dengan lembut, so eun tersenyum mengangguk pada kim bum.

“aahhh aku sudah kenyang, bagaimana jika kita jalan-jalan sebentar?” tawar kim bum pada so eun.

“baiklah, aku ganti baju dulu ne.” Jawab so eun menerima tawaran kim bum.

“dandan yang cantik!” suruh kim bum.

“baiklah.” Jawab so eun.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Terlihat dua pasangan kekasih saling bercengkraman di tepi sungai han, tentu saja lengkap dengan penyamaran mereka.

“so eun-ah keputusan ada ditanganmu.” Ujar kim bum menghentikan langkahnya dan berdiri tepat didepan so eun dengan kedua tangannya menggenggam tangan so eun.

“keputusan?” tanya so eun yang memang bingung maksudnya apa.

“keputusan untuk hubungan kita.” Jawab kim bum, so eun menyernyitkan keningnya.

“go public?” tanya kim bum, so eun memandang kim bum terkejut.

“atau tetap diam-diam seperti ini?” lanjut kim bum.

“bum-ah.” Panggil so eun dengan pelan.

“baiklah.” Ujar kim bum, so eun menyernyit heran mendengar ujaran kim bum. Namun sedetik dari itu so eun terbelalak kaget melihat kim bum membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya, semua orang langsung menatap kim bum dengan terkejut.

“b…bum-aah a..apa yang kau lakukan?” tanya so eun terkejut.

“wah lihat itu kim sang bum.” Seru salah satu perempuan.

“ah iya itu kim bum oppa.” Sahut wanita disebelahnya lagi.

“omo siapa perempuan yang bersama kim bum oppa itu?” tanya wanita-wanita lainnya, semua orang yang ada di sungai han itu mengerubungi kim bum dan so eun.

“ah perempuan itu mirip Kim So Eun.” Seru salah satu perempuan itu.

“bum-ah otteoke?” cemas so eun, kim bum merasa bersalah telah membuka penyamarannya.

“so eun-ah, tidak ada jalan lain, ayo kita pergi.” Ajak kim bum yang langsung menarik tangan so eun dan menerobos dari kerumunan orang-orang yang masih terkejut melihat kim bum bersama dengan seorang perempuan yang diyakini adalah kim so eun.

“cepat masuk!” suruh kim bum membukakan pintu mobil, setelah so eun masuk, kim bum pun masuk juga kedalam mobil, dan mobil yang dikendarai kim bum tersebut melaju dengan kecepatan diatas rata-rata.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

“aku pulang dulu.” Pamit kim bum setelah mengantar so eun sampai didepan gedung apartement so eun.

“hati-hati dijalan.” Ujar so eun, kim bum mengangguk dan menjalankan mobilnya.

“hufff, benar-benar menegangkan, aku yakin berita ini besok akan tersebar dimedia, ahhh otteoke.” Gumam so eun sambil berjalan masuk ke dalam apartementnya.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Pagi menjelang, kim so eun terbangun dari tidurnya karena ponselnya terus saja berbunyi membuat so eun kesal.

“yeoboseo” sapa so eun dengan suara serak.

“Ya!!! So eun kau dimana?” tanya si penelpon.

“aku di rumah oppa, ada apa?” tanya so eun.

“kau masih bertanya, lihatlah berita pagi ini!” suruh manager so eun.

“memangnya berita apa oppa?” tanya so eun sambil menyalakan televisi menggunakan remot.

“kau lihat saja!” suruh manager so eun yang langsung mematikan ponselnya, so eun menatap heran ponselnya.

“menyebalkan.” Gumam so eun, matanya ia alihkan setelah mendengar suara pembawa acara di televisi yang menyebut namanya dan kim bum, mata so eun terbelalak melihat berita tersebut.

“otteoke?” tanya so eun pada dirinya sendiri.

“bum-ah, aku harus menghubunginya.” Gumam so eun yang langsung saja mengambil ponselnya yang tadi ia taruh di meja samping kasurnya, baru saja ia ingin menghubungi kim bum, tiba-tiba ponselnya berdering dan tertera nama Kim Bum di layar ponselnya, dengan segera so eun menjawab panggilan dari kim bum tersebut.

“yeobseo, bum-ah.” Sapa so eun.

“….”

“ne, aku dirumah.” Jawab so eun.

“….”

“sudah, apa kau baik-baik saja dengan berita itu?” tanya so eun.

“…..”

“bum-ah, kita harus hadapi bersama-sama.” Ujar so eun.

“….”

“baiklah, aku menunggumu, bye.” Ujar so eun memutuskan sambungannya.

“bum-ah aku mencintaimu.” Gumam so eun.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

So eun masuk kedalam mobil kim bum setelah berusaha menghindari para wartawan yang mengerubungi gedung apartementnya.

“huffff, benar-benar gerah.” Gumam so eun membuka kaca matanya dan masker yang melekat pada wajahnya untuk menutupi wajah cantiknya dari para wartawan.

“maaf, ini semua salahku.” Ujar kim bum meminta maaf.

“ani, bum-ah ini bukan salahmu.” Seru so eun.

“ku mohon apa pun yang terjadi tetaplah bersamaku.” Mohon kim bum sambil menggenggam tangan kiri so eun.

“ne, aku tidak akan pergi, dan aku akan tetap bersamamu.” Ujar so eun tersenyum tulus pada kim bum.

“kau sudah sarapan?” tanya kim bum, so eun menggeleng.

“baiklah kita pergi sarapan dulu.” Ajak kim bum, so eun mengangguk mengiyakan.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Setelah selesai sarapan, kim bum mengajak so eun ke apartementnya.

“bum-ah, kau punya dvd apa saja?” tanya so eun.

“lihat saja di lemari dvd itu!” tunjuk kim bum ke salah satu lemari tempat dvd.
Kim so eun pun melihat-lihat dvd yang ada dilemari tersebut, kebanyakan dvd yang kim bum punya pemeran utamanya Moon Geun Young, so eun tersenyum miris melihatnya.

“ternyata kau sangat menyukai geun young eonni, sampai-sampai semua film yang diperankan eonni semuanya kau beli.” Ujar so eun, kim bum mengerutkan keningnya bingung dengan ujaran so eun.

“coba kulihat.” Kim bum mengambil dvd yang so eun pegang.

“ini bukan punyaku.” Ujar kim bum bingung.

“jadi ini punya siapa?” tanya so eun pada kim bum.

“aku tidak tahu, so eun-ah kau percayakan kalau semua dvd-dvd ini bukan milikku?” tanya kim bum, so eun memandang kim bum lama.

“bum-ah, siapa pun tidak akan percaya denganmu, jelas-jelas dvd ini ada di jejeran lemarimu.” Ujar so eun.

“so eun-ah demi apa pun, dvd ini bukan punyaku.” Bantah kim bum.

“aku pulang.” Seru so eun yang mengambil tasnya dan pergi keluar dari apartement kim bum, tentu saja kim bum mengejar so eun, namun so eun sudah keburu masuk kedalam taksi, kim bum hanya bisa pasrah saja.

“so eun-ah, demi apa pun, dvd-dvd itu bukan punyaku.” Gumam kim bum.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Kim bum menyenderkan tubuhnya di sofa sambil memijat kepalanya yang tiba-tiba terasa pening. Tak lama ponselnya berdering, dilihatnya nomor tak dikenal memanggilnya, kim bum menghiraukan panggilan tersebut.

Ting Tong

“huh, tidak tahu apa, aku sedang tidak dalam keadaan mood yang baik.” Kesal kim bum sambil berjalan dan membuka pintu kamar apartementnya, tiba-tiba seorang perempuan menghambur memeluk kim bum.

“bum-ah, hiks hiks” perempuan tersebut menangis sambil memeluk kim bum dengan erat.

“nuna” gumam kim bum.

“bum-ah, mianhe, sekarang aku menyesal telah memutuskan hubungan kita, setiap malam aku tidak bisa tidur karena memikirkanmu. Bum-ah aku masih mencintaimu.” Jelas perempuan tersebut.

“geun young nuna.” Gumam kim bum.

“saranghae, jeongmal saranghae.” Jelas perempuan yang adalah geun young. Geun young masih saja memeluk kim bum, sedangkan kim bum yang saat itu ingin membalas pelukan geun young, diurungkannya saat matanya menatap so eun yang mematung melihat keadaan kim bum dan geun young yang berpelukan, dan juga so eun mendengar kata-kata geun young yang terakhir.
Kim bum terdiam, ia sama sekali tidak menolak atau melepas pelukan geun young, so eun yang melihatnya mendekati kim bum. Tanpa menyapa kim bum, so eun melepas cincin yang diberikan kim bum 2 tahun yang lalu dilantai, lalu berjalan keluar dari gedung apartement tempat kim bum tinggal.

Air mata so eun terjatuh begitu saja, ini kedua kalinya ia merasakan sakit hati dan itu karena kim bum dan kim bum.

“mungkin kita tidak ditakdirkan untuk bersama.” Gumam hati so eun.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

“otteoke? Kenapa jadi begini, ini diluar rencana, kenapa geun young tiba-tiba datang dan menghancurkan rencana kita.” Ujar min ho.

“aihhh, sia-sia saja kita menaruh semua dvd-dvd
itu.” Ujar il wo.

“kurasa, kita harus menyelesaikan masalah ini.” Ujar hyun joong angkat bicara.

“hemm, itu harus, uri bummie terlalu polos untuk menghadapi masalah ini.” Ujar kim joon.

“tapi bagaimana caranya?” tanya min ho.

“begini…” seru hyun joong, mereka semua berbisik-bisik merencanakan sesuatu.

Kim so eun menatap matanya yang sembab karena sepanjang hari ini ia menangis terus.
“bum-ah, kenapa harus kau lagi yang membuatku seperti ini.” Gumam so eun sambil menyentuh matanya yang bengkak.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

Kim bum sedang duduk santai di kursi kerjanya.
“hei bro, pagi-pagi kau sudah melamun.” Seru kim joon yang membuat kim bum terkejut.

“ba…bagaimana bisa kau masuk?” tanya kim bum dengan wajah terkejutnya.

“kau lupa, kau pernah memberitahuku password apartementmu.” Jawab kim joon.

“ah…. aku tahu.” Ujar kim bum.

“kau kenapa?” tanya kim joon.

“tidak ada.” Jawab kim bum.

“kalau ada masalah, ceritalah, siapa tahu aku bisa membantumu.” Ujar kim joon.

“ne, aku akan cerita jika ada masalah padamu.” Sahut kim bum.

“ku harap, kau suka.” Gumam kim joon.

}}}}} Happy Birthday My Love {{{{{

“ini sudah menjelang hari ulang tahunku.” Gumam kim bum.

“jam 11.45” gumam kim bum lagi ketika melihat jam ditangannya.

Tring

Ponsel kim bum berdering tanda ada pesan masuk, dibacanya pesan dari hyun joong.

From: hyun joon hyung

‘Bum-ah, kim so eun mencoba bunuh diri di lantai paling atas gedung apartementnya, cepatlah kemari, hanya kau yang bisa menghentikannya.’

Itulah isi pesan singkat dari hyun joong.

Setelah kim bum membaca pesan hyun joong, kim bum langsung mengambil mantelnya dan kunci motornya, lalu segera berlari menuju parkiran, kim bum mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata.

Sesampainya kim bum di gedung apartement tempat so eun tinggal, kim bum langsung memarkirkan mobilnya dengan sembarang dan berlari masuk kedalam lift.

Kim bum berlari dan membuka pintu gedung bagian atas, kim bum langsung mematung melihat banyak orang di sana.

Kim bum melihat ada orang tuanya, orang tua so eun, sahabat-sahabatnya, dan kim so eun gadis yang dicintainya. Kim bum langsung berlari dan memeluk so eun dengan erat.

“bum-ah ada apa?’ tanya so eun, kim bum melepas pelukannya dan memegang bahu so eun.

“gwencana, hyun joong hyung bilang kau mau bunuh diri.” Ujar kim bum.

“bum-ah, sekarang sudah ada kau, jadi aku tidak jadi bunuh diri.” Jelas so eun.

“aiiii kita semua telah bersembunyi.” Seru min ho.

“happy birthday my love.” Seru so eun sambil memeluk kim bum.

“k..ku kira kau masih marah padaku” ujar kim bum.

“mereka semua sudah menjelaskannya padaku.” Jelas so eun, kim bum menaikkan satu alisnya bingung.

“hyun joong oppa, min ho oppa, kim joon oppa, dan il woo oppa, mereka datang ke apartementku dan menjelaskan rencana mereka yang gagal, akhirnya aku dan mereka merencanakan kejutan ulang tahun untukmu.” Jelas so eun, kim bum melihat hyung-hyungnya itu yang melambai padanya, kim bum tersenyum melihatnya.

“kau tidak marah lagi padaku?” tanya kim bum, so eun tersenyum dan menggeleng.

“tentu saja tidak.” Jawab so eun.

“kajja, orang tuamu dan orang tuaku disana!” ajak so eun yang langsung menarik tangan kim bum menuju orang tua so eun dan orang tua kim bum yang sedang mengobrol.

“eomma, aboji.” Sapa kim bum sambil membungkuk.

“eoh, sieomeoni, siabeoji.” Sapa kim bum pada orang tua so eun.

“Ya!!! dangsin-eun mueos-eulhago (apa yang kau lakukan), belum apa-apa kau sudah memanggil eomma dan appaku seperti itu.” Protes so eun.

“hehehe, sieomeoniwa siabeoji (ibu mertua dan ayah mertua) saja tidak marah aku memanggilnya seperti itu, benarkan sieomeoni, siabeoji?” tanya kim bum.

“hemm, tidak apa-apa, aku juga hanya ingin menantu seperti kim bum, dan juga appa sudah lama mengenal kim bum-ssi, jadi appa dan eomma sangat setuju jika nanti kau menikah dengan kim bum-ssi.” Jawab appa so eun.

“appa.” Kesal so eun yang sudah memanyunkan bibirnya.

“eohhh kyeopta.” Seru kim bum sambil mencubit kedua pipi so eun.

“bum-ah, sakit, aku tahu aku cantik, tapi jangan mencubit pipiku, pipiku ini limited edition.” Protes so eun.

“wuuaaa limited edition.” Seru sahabat-sahabat kim bum dan so eun di kampus.

“ckkk, kalian semua menyebalkan.” Kesal so eun.

“eomma.” Adu so eun.

“eomma berpihak pada yang lainnya.” Ujar eomma so eun.

“aissh, appa.” Adu so eun pada appanya, sementara appanya hanya mengendikkan bahunya.

“aishhh, ahjuma, ajushi.” Adu so eun pada eomma dan aboji kim bum.

“sudah-sudah, ayo nikmati makanan yang tersedia disini!” seru eomma kim bum, semuanya langsung berhambur mengambil makanan.

“huh, ahjuma gomawo.” Ucap so eun dengan memeluk eomma kim bum, eomma kim bum pun membalas pelukan so eun.

“waaa, kau ingin mengambil hati eommaku ya.” Sindir kim bum.

“ani, aku sudah menganggap ahjuma seperti eommaku sendiri.” Protes so eun.

“tepatnya, kau sudah menganggap eommaku seperti ibu mertua.” Ujar kim bum yang langsung kabur, so eun yang tidak terima di goda terus oleh kim bum langsung mengejar kim bum, sementara orang tua mereka berdua tertawa melihat tingkah anak-anaknya yang kekanak-kanakkan, sementara appa kim bum dan appa so eun pergi untuk makan.

“semoga mereka berdua bersatu dalam ikatan pernikahan, mereka terlihat sangat cocok.” Ucap eomma kim bum.

“ne, mereka berdua sangat cocok, tapi yang masih jadi permasalahan itu adalah fans mereka.” Sahut eomma so eun.

“kim bum pernah mengatakan padaku, apa pun yang terjadi dia harus siap menghadapi masalahnya, walau nanti dia akan jatuh, namun ia sanggup untuk berdiri kembali, fans yang baik adalah ketika idolanya mempunyai pasangan siapa pun itu ia harus menerimanya, pada akhirnya setiap manusia akan saling jatuh cinta dengan lawan jenisnya dan menikah.” Jelas eomma kim bum.

“so eun juga pernah mengatakan itu padaku, fans yang baik adalah ketika idolanya jatuh atau mempunyai masalah, mereka para fans tetap mendukung idolanya, dan menganggap keputusan idola mereka adalah yang terbaik.” Sambung eomma so eun.

“eomma, sieomeoni, apa yang kalian bicarakan?” tanya kim bum.

“tidak ada, mana so eun?” tanya balik eomma so eun.

“eoh, eomma mencariku, padahal aku meninggalkan eomma sebentar tapi eomma sudah merindukanku.” Seru so eun, sedangkan kim bum, eomma kim bum, dan eomma so eun tertawa.

“kekasihku sangat pd” ejek kim bum sambil mengacak-acak rambut so eun.

“hehehe, karena aku pd, kau semakin cinta padaku.” Seru so eun yang membuat kim bum, eomma kim bum dan eomma so eun kembali tertawa.

“eomma tinggal dulu, ne.” Ujar eomma kim bum berjalan meninggalkan kim bum dan so eun diikuti eomma so eun yang berjalan disamping eomma kim bum.

“mana hadiah untukku?” tanya kim bum.

“kau mau hadiah?” tanya balik so eun.

“ne.” Jawab kim bum.

“tutup matamu!” suruh so eun, kim bum pun menurut.

“kau bebas meminta apa pun padaku.” Bisik so eun setelahnya mengatakan itu, so eun mencium pipi kim bum dan tersenyum manis, kim bum membuka matanya dengan senyuman manisnya.

“kalau begitu aku memintamu untuk selalu ada di sisiku, selalu ada untukku, dan aku memintamu menjadi istriku dan ibu dari anak-anak kita kelak nanti.” Pinta kim bum.

“ne, aku akan mengabulkan permintamu.” Seru so eun.

“happy birthday my love.” Bisik so eun, kim bum tersenyum lalu mencium kening so eun, suara petasan pun terdengar. Kim bum langsung memandang petasan tersebut yang berbentuk tulisan ‘happy birthday my love’.

Kim bum tersenyum memandangnya setelahnya kim bum memandang so eun dengan senyuman manisnya.

“kenapa kau memandangku?” tanya so eun.

“karena kau cantik.” Jawab kim bum yang membuat so eun tersenyum malu.

“kau lebih indah dari pada petasan itu.” Ujar kim bum, setelahnya kim bum memeluk tubuh kekasihnya yang tak lain Kim So Eun.

END

Posted on Juli 8, 2014, in One Shoot. Bookmark the permalink. 70 Komentar.

  1. Kasihan minho cs rencana nya jdi berantakan gara2 si geun young tpi Sso slalu tetap dpt menerima penjelasan dri minho cs untuk menerima kim bum

  2. Keren bgt,kim bum dan so eun emang pasangan serasi

  3. Kasihaaaan…rencana Il Woo dkk gak berhasil…
    Kim Bum sweet bgt memperlakukan Sso…berharap di kenyataan pun BumSso seperti itu..

    Goooodd…

  4. Klo ada crita yg sprtii ini tu berasa n berharap klo inii bner” real dalam khidupan bumsso…hehehee
    Semogaa ini bukann cuma os yaa…aminnn..:D
    Likelike…:)

  5. huaaah i like it, seperti nyata😥
    manis tp juga mengiris2 hati, kalimat demi kalimat yg dilontarkan hyun joong persis seperti yg pernah kurasakan saat bum mendeklarasikan hubungannya dengan perempuan itu… ..

    knp waktu sama sso ga mau go public (entah knp feelingku blg kalo bumsso itu dulu emang dating hehe) dan knp dgn perempuan itu dia terang2an heu sakit ati wkwkk

    padahal semua masih baik2 aja saat horse doctor dan the wind blow… mereka msh keep contact tp berita itu menghancurkan semua huwaaa saat itu pengen jambakin rambutnya bum haha

    semoga bum kembali pada sso…

    *maap ya isi komennya curcol abis ga tahan disimpen dlm hati hahaha

  6. yeay…
    Akhirmya kimbum ma so eun balikan lagi.
    Geun young kok malah gangguin hubungan mereka. Sayangnya kimbum gak tegas.

  7. Amandha Alvhina Azzahra

    aku suka ceritanya di ambil dari pengalaman kisah nyata Bumsso ….
    Kim bum memng gak prnah nyadar klw sso slma ini sakit atas hbgn Kb dan Geun Young ..
    Sekarang mLah terbalikan KB yg Jealous dg kdkatn sso dan Haneul ….
    Tpi bangga dengan Oppa-oppa ny yg sllu mprjuangkn cnta Sso dan Kb ,,,
    Hufftt Lega ,,Nda pikir itu Dvd milik’y Mbum ,,ehh trnyata kerjaan oppa oppany …
    Aiiisshhh ngapain sich itu c nenek gayung pake dtg sgla k apartmen Bum ,, gagalin rencana az..
    Tpiii syukurlah dg penjelasan Oppa Oppany ,sekarang Sso sdh bza maafin Mbum..
    Chukkae …

  8. Aurellia michelle

    Itu urusan geun young belum selesai :3 bagus sih tapi geun youngnya kan belum beres :3

  9. kyaaaaaa kerreeennn,,andai sja ini benar” nyata sungguh sangat menyenangkan huaaa jinjja keren,berharap ini sungguh nyata,ahhh semoga sja apa salah nya jika mengharap kebaikan,hahahh😀

  10. Untung Hyunjoong dkk langsung Jelasin Semuanya ke sso Dan Nyiapin Kejutan Buat Bum jg😀

  11. Hahaha seru.pasangan tercocok sejagad raya hihi tetao berkarya Semangat

  12. Sukaaa bgt thor sama ffnya, seperti nyataaa😂😂
    Entah kenapa feelingku blg kalo bumsso itu dulu benar” dating… Huhuuu berharap bgt kalo ff ini kenyataan😭😭

  13. Rasanya kayak dulu kim bum sama so eun bener2 pacaran.. semoga beneran deh dan skrg mereka diam2 udh pacaran lagi hahaha

  14. Aduh… Suka bgt sama ff ini…
    Memang sprt cerita nyata…
    Perasaanku juga yakin banget kalo dulu BumSso itu pacaran.. Gelang couple, sama ring couple itu yang buat aku yakin pakai banget kalo dulu BumSso pernah pacaran…
    Ah kenapa sih Bum wkt itu pacaran sama orang itu?… Pingin bgt nginjek2 bum sama ngelupain bum wkt itu..
    Tapi semoga aja suatu hari nanti langsung diumumkan aja pernikahannya BumSso..amin..🙏🙏

  15. akhhhh….sweetzz…sweetzzz….hehehe
    sykur lah sso eonni prcya dgn pnjlsan shbt bummpa….

  16. Cie eonni so sweet banget. Untung aja eonni percaya sama kim jon oppa dkk.

  1. Ping-balik: OS Lomba (special ultah Kim Bum) | BUMSSO WORLD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: