My True Love part 4 end

My True Love

Author: Shadow

Main Cast: Kim Sang Bum & Kim So Eun

Cast:______

Gendre: Drama, Family, Romance

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@@

Di dalam rumah kimbum sangat sakit hati… ia marah pada dirinya!!! Ia tidak bisa menyalahkan appanya sepenuhnya… mengingat status keluarganya itu, semua bisa ia pahami…

“pabo kimbum!!! Napeun namja!!!!” kimbum memarahi dirinya sendiri…

Ia tidak tidak menyangka semua ini akan berakhir seperti ini!!!!

Kimbu meneteskan air matanya… hatinya begitu sakit… ia tidak berdaya di depan gadis yang dicintainya itu! Ia tidak membela ketika di titik dimana appanya melukai lubuk hatinya!

Wajah pucat tubuhnya sangat kurus sungguh-sungguh berbeda dengan penampilannya yang seksi 6 bulan yang lalu…’ sakitkah dirinya, sehatkah dia? Bahagiakah dirinya mengandung benih kandungannya???’ pertanyaan it uterus berputar-putar di dalam kepalanya yang terasa berat sejal pagi tadi!

Akhirnya ia pun merebahkan dirinya di atas ranjang sambil menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong…

Malam hari…

Di bawah sinar bulan purnama, satpam penjaga rumah mewah itu pun berpatroli mengelilingi rumah besar itu dan…. dilihatnya sebuah tubuh mungil yang tergeletak kaku  di jalan setapak menuju pintu gerbang utama rumah itu!!!

Bersimbah darah yang tidak terkira banyaknya…

Satpam ketakutan dan menelepon ajumma…

“noona…. tolong ada gadis meninggal kehabisa darah di depan rumah!!!! Tolong apa yang harus aku lakukan!!!!!”

Sontak ajumma terkejut… dengan sigap ia langsung bersama-sama ajumma yang lain menuju ke lokasi…

“OMO gadis itu!!! Panggil ambulance sekarang juga!!!!!” kata ajumma kepala

Tanpa menunggu para satpam itupun melakukan apa yang diperintahkannya.

‘gadis yang sangat cantik… dan baik hati… sangat sopan dan terdidik … apakah yang terjadi padamu??? Mengapa sampai di rumah ini? apakah kesalahanmu????’ ajumma sampai meneteskan air matanya, hatinya sangat sakit melihat sso yang sudah begitu lemah  nyaris tidak bernyawa lagi…putih wajahnya dan biru bibirnya !!!

Keributan membuat Kim sang joon dan eomma kimbum serta kimbum bangun dari tidurnya.

“ada apa rebut-ribut???? Mengapa terdengar suara ambulance, siapa yang kecelakaan???” Tanya appa kimbum bertubi-tubi…

“Mianhe Tuan besar Kim…. gadis tadi malam …itu… bersimbah darah di luar… tidak sadarkan diri….”

Kimbum yang mendengar itu langsung lemas… jantungnya… jantungnya… terasa seakan meledak saat itu juga… tanpa banyak cakap ia berlari— menuju ke tempat dimana sso ditemukan…

Dilihatnya team medis dan dokter specialist kandungan sedang mengangkat sso untuk di bawa masuk ke dalam ambulance…

Appa kimbum dan eomma kimbum pun menjadi pucat…

‘gadis itu! Mengapa???!!!! Ach!!!!” appa kimbum merasa sangat bersalah…

Eomma kimbum sudah menangis melihat sso sudah nyaris kehabisan darah di depan matanya… begitu putih… pucat …

“tuan Kim…”

“ya saya…” kimbum dan appanya menjawab panggilan dokter…

“oh… maaf, siapa yang akan bertanggung jawab atas kondisi gadis ini?” Tanya dokter itu

“saya, dok…” kata kimbum dan appanya sekali lagi bersamaan

Appa kimbum melihat wajah kimbum… ia langsung mengerti, ia menjadi jelas… appa mempersilahkan kimbum untuk maju …

“bagaimana dok????”

“kritis… saya tidak yakin mereka akan selamat…”

Kimbum langsung lemas… appanya langsung menahan tubuh kimbum…

“Andew…. andew!!! Dokter… anda harus menyelamatkan dirinya!!! Nyawa saya pun akan saya berikan… tolong selamatkan dirinya!!! Sekarang juga!!! Tolong!!!!!!’ kimbum menjadi histeris…

Eomma kimbum pun semakin panic dan ketakutan… beliaupun sudah menangis….

“selamatkan dia dok! Berapaun harganya tidak masalah bagi kami… saya mohon bantuannya!!!” kata appa kimbum kepada sang dokter…

“saya sedang berusaha menginfuskan darah yang saya bawa dari RS tetapi rasanya ini semua tidak akan cukup… kondisinya begitu kritis… kesembuhannya… hampir tidak ada harapan…” kata dokter itu dengan tegang.

“apakah golongan darahnya dok???”

“O, Tuan Kim…”

“saya juga O… ambil darah saya sekarang juga!!! PAlli!!!!!”

“darah saya juga O, dok!” kata beberapa ajumma saling bersahutan

“saya juga, dok!!!” Kata beberapa satpam yang sedang bertugas menjaga malam itu…

“baik, saya akan mencoba semaksimal kemampuan saya!!!”

Malam itu ,… ruang tamu dipenuhi oleh ajumma dan para satpam yang menyumbangkan darahnya…

“tidak bisa… hanya dengan menginfuskan darah!!! Bayi ini harus segera dilahirkan!!! Dikeluarkan dari perut ibunya sesegera mungkin… jika tidak mereka berdua…”

“laksanakan saja dokter apapun upayamu laksanakanlah semuanya!!!! Semua biaya boleh ditanggungkan kepada saya… “

“baiklah,… siapa yang akan mengisi form Rumah sakit ini??”

“saya dok! Saya adalah suaminya dan appa dari bayi itu!”

Dokter sempat terkejut…mendengar kalimat it demikian semua karyawan yang mendengarnya…

Appa kimbum tidak marah… ia malah bangga dengan Kimbum… ya! Ia sangat bangga pada kimbum putra tunggal dan sulungnya itu!

Mobil operasi didatangkan ke rumah Kim sang joon…

Dan beberapa dokter bedah yang terbaik pun di datangkan! Mereka bekerja keras…

Kimbum tampak pucat… eomma juga demikian…

Appa kimbum menarik napas panjang…

“mianhe bum… jeoangmal mianhe…. mianatta…. appa tidak pantas menjadi appamu… appa merasa gagal…”

Kimbum tidak bisa menjawab… ia hanya diam saja, bahkan ia tidak mampu melihat wajah appanya… ia sangat sedih… ia bingung, terlebih ia sangat ketakutan saat ini

Suasana mencekam…

1 menit terasa seperti satu tahun bagi kimbum dan seisi rumah itu…

Kimbum hanya bisa berdoa… demikian semua orang yang ada di sana… semua bersimpati pada permasalahan yang dialami oleh Tuan mereka itu…

30 menit kemudian…

Terdengarah  suara tangisan bayi yang begitu lemah… semua salingpun  berpandangan… antara tegang dan lega…

Seorang dokter anak keluar…. “ Tuan Kim… telah lahir bayi perempuan yang sangat cantik.. dengan berat 1,1 kg dan panjang 25 cm…sampai saat ini dibawah pemeriksaan dan pengawasan kami yang intensif… ia kami nyatakan cukup sehat dan kuat,… sepertinya ia bisa bertahan.. hidup… selamat… kepada Anda” kata dokter itu memberi selamat kepada kimbum, appanya dan eommanya.

Dan mereka pun merasa lega… eomma pun masuk ke dalam pelukan appa kimbum… lalu appapun memeluk kimbum… sambil menarik napas panjang karena merasa lega…

Dan mereka kembali menunggu… dengan tegang…

Terdengar kepanikkan di dalam mobil ruang operasi itu…. dan tiba-tiba ada dua orang perawat keluar dengan wajah yang sangat tegang… “darah! Kami butuh darah!!! Sangat kritis!!!”

Kimbum hanyalah bisa pasrah… demikian appa dan eommanya…

Tiba-tiba kimbum berbicara…”appa…. eomma… mianhe…. untuk semuanya…. gumawo kalian bisa menerimanya… appa eomma…. saranghae…”

Appa dan eomma kimbum pun sangat terharu mendengar pernyataan kimbum itu… mata mereka sudah berkaca-kaca….

“appa… ehm…. eomma…. jika nona so eun… “

“ia pasti sembuh, bummie , percayalah… Tuhan pasti mendengar doa kita… percayalanh dengan keyakinan yang teguh!” kata eomma memotong pembicaraan kimbum

“eomma… appa … jaga putriku yang tercinta….anggaplah dirinya adalah diriku sendiri… aku mohonpada kalian…. aku …. bummie…akan pergi… pergi ke tempat dimana aku bisa kembali pulih…dari keterpurukan perasaanku ini… entah berapa lama waktu yang aku butuhkan…. jangan menungguku…” kata kimbum melanjutkan kalimatnya itu…

Appa hanya bisa menarik napas panjang…. ia hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pasrah….

Eomma pun hanya bisa menangis… sedih….

Para ajumma dan satpam yang mendengar semuanya semakin berdoa untuk kesembuhan sso yang sedang kritis di dalam ruang operasi itu!!!

4 jam berlalu….

Akhirnya ketua tea dokter pun keluar ….

Semua berwajah tegang….

“siapa Tuan Kim??”

“saya dok…” jawab kimbum bergetar karena ketakutan…

Dokter tersenyum tipis, membuat kimbum semakin tegang…

“ehm…. untuk sementara operasi ini cukup berhasil dengan baik saya bisa katakana demikian… tetapi sejujurnya masa kritis dan trauma yang dialami pasien sangat berat kelihatannya… ehm… dan ini semua benar-benar  tergantung pada semangat hidup dari diri sang pasien itu sendiri… kami tidak bisa bertindak lebih jauh lagi…. sampai saat ini ia begitu lemah tekad dan semangat hidupnya… ia nyaris tidak ada vitalitas dan semangat hidup,… mianhe Tuan Kim…. kami hanya bisa melakukan sampai sejauh ini saja…. lebih dari itu, kami hanya bisa menerahkannya ke dalam tangan Tuhan saja… mianhe, Tuan Kim”

Kimbum hanya bisa menelan ludah … menatap nanar pandangan dokter tua itu yang terkenal dengan tangan dinginnya, menyelamatkan ribuan nyawa yang nyaris meninggal…

“adakah yang bisa saya lakukan untuk memberinya semangat hidup, dokter???”

“Ehm… cobalah ajak dirinya berbicara… cintai dan hargailah dirinya… ketulusan hati, dan cinta sejati yang bisa memulihkannya… itu saja Tuan Kim…. lebih dari itu saya tidak bisa menjanjikan apapun…”

“gamsahamnida dokter…. gamsahamnida” kata kimbum kepada dokter itu

“sama-sama Tuan Kim…. kai juga siap membantu secara medis kapan saja kami dibutuhkan!!!”

Malam itu setelah semua sudah selesai… so eun dibawa secara perkahan ke RS st Marry di gangnam… didampingi kimbum dan ajumma tertua…

@@@@@

Rumah Sakit, Kamar VVIP

Dini hari

Kimbum  terus menatapi wajah cantik sso yang begitu pucat…sambil memegang telapak tangan sso…

“tidurlah , Tuan muda.. biar saya saja yang menjaganya….”

Kimbum hanya tersenyum dan…”gumawo… ajumma… tdak apa, aku masih ingi mendampinginya..ajumma beristirahatlah… ajumma juga boleh kembali ke rumah jika ajumma lelah…”

“tidak Tuan muda, saya merasa harus menjaga anda dan kekasih Anda…”

Kimbum tersenyum…”gumawo, ajumma… tetapi ia bukan kekasih saya ajumma…”

Ajumma terkejut mendengarnya…”jadi????..”

“dia adalah istri bummie, ajumma…”

Ajumma lebih terkejut lagi… namun ia tersenyum… “ajumma bangga padamu bummie, ajuma merawatmu sejak kau lahir dari perut ibumu… kau begitu kecil karena lahir secara premature… tapi kau tumbuh sedemikian tampan dan baik budi!”

Kimbum kembali tersenyum pada ajumma yang sudah dianggapnya seperti ibunya sendiri itu…

Sepanjang malam kimbum berdoa dan terus berbicara kepada so eun… semua isi hatinya… sambil mengelus pipi dan rambut sso

Keesokkan paginya

Matahari bersinar cerah…itu  masuk melalui jendela kamar VVIP itu

“ach,…” gumam kimbum yang ternyata tertidur di samping ranjang sso sambil memegangi telapak tangan sso…

‘Sudah pagi rupanya…’ gumam kimbum…

Lalu ia menoleh kea rah wajah sso yang masih menutup matanya itu….’ selamat pagi  yeoboku sayang… bagaimana keadaanmu pagi ini? apakah kau merasa lebih sehat? Apakah kau sudah menyadari  jika putri kita yang cantik itu sudah dilahirkan dari perutmu??? Dan kata dokter ia adalah bayi perempuan yang sehat, kuat dan cantik… seperti dirimu sso…seperti kau yang adalah eommanya..” kimbum pun mencium bibir sso… dengan lembut dan penuh kehangatan

“mianhe sso…. jeongmal mianhe…. mianatta…aku bukan pria yang baik atau yang bertanggungjawab… aku hanyalah seorang napeun dan PAbo namja bagimu! Mianhe untuk semua penderitaan mu… semua yang kau alami tanpa diriku…sso…ehm…” kimbum menarik napas panjang…

“Tetapi, sso …. aku berkata jujur padamu,… bahwa sesungguhnya aku tidak pernah …. sekali lagi aku tekankan… bahwa aku tidak pernah merasa sedikitpun bahkan setitik pun ada rasa menyesal atau menyesali semua kebahagiaan yang pernah kita lalui …alami bersama-sama  selama 7 hari 7 malam itu!” kata kimbum pada sso… lalu

“Bahkan Lebih daripada itu aku sungguh-sungguh sangat bersyukur kepada Tuhan atas dirimu! Bersyukur karena Aku boleh mengenalmu dan mencintaimu…dan aku sangat berharap bisa memiliki dirimu sepenuhnya menjadi yeobo, istri, eomma bagi anak-anak kita, sso…karena itu, aku memohon padamu dengan sangat…  jadilah yeoboku sekarang dan selamanya…terimalah permohonanku ini,  sayang… aku sungguh memohon padamu! Jawablah aku sso…”

“Berjuanglah hidup untukku dan dan uri baby…kau dengar kata-kataku sso??? Kau harus hidup untukku dan uri baby!!! Ia membutuhkan sebuah nama yang indah pula air susumu sso…. kasihan ia sangat lapar… hanya kau yang bisa  dan pastas melakukannya”

Demikianlah kimbum melakukannya terus menerus bagi soeun yang koma itu….

Sampai hari yang ke 3

Kimbum tetap setia menemani so eun pagi, siang dan malam, sedangkan ajumma hanya datang dan pergi untuk membawakan semua keperluan kimbum, demikian pula appa dan eomma kimbum, mereka juga berusaha mengajak so eun untuk terus berkomunikasi, berbicara.

“bummie-ah… jika so eun kembali pulih, apakah sudah mempunyai rencana?”

“ne, appa….ehm… aku ingin segera menikah dengannya…”

“hem…., appa juga berpikiran sama… apalagi putrimu sudah dilahirkan…”

“tidak mudah untuk appa, menikahkan dirimu dengan kondisi seperti ini… appa juga  harus banyak menghadapi wartawan…” kata appa sambil tersenyum tipis

“manhe appa, miannata… bummie, mengaku salah…”

“tidak apa bummie, kita harus menghadapi semua dengan bersama-sama… seperti pepatah bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh… appa mengerti perasaanmu, dan hatimu…”

“gumawo appa…. gumapta…..” kata kimbum terharu… ia semakin melihat jelas hati appanya yang sebenarnya.

“bummie, istrimu itu bukanlah gadis sembarangan , ia adalah salah satu yang termuda usianya dari 25 sekretaris yang paling di cari di seluruh perusahaan terbesar Korea Selatan. ia adalah seorang ahli pajak dan hukum dagang… nyaris perusahaan lawan untuk dapat mengalahkannya, kecuali mereka menipu… hanya ia bukan dari keluarga berada… appa dan eommanya adalah petani bunga di pulau Nami… mereka berkecukupan dan sangat bahagia… rumahnya sangat indah dan asri… sungguh nyaman tinggal di sana!”

Kimbum menjadi bingung…”eomma sudah ke rumahnya?”

“ehm…. Ne, bummie, kami sudah ke rumahnya… mian, appa dan eomma tidak memberitahu perihal ini kepadamu… tapi peristiwa so eun di rumah kita itu, haruslah kami pertanggungjawabkan… bagaimanapun ia adalah anak gadis yang masih memiliki orangtua yang harus kita hormati.”

“gumawo appa, eomma… jeongmal….” kimbum semakin mengagumi pemikiran kedua orangtuanya yang lapang dan terbuka itu.

“Kami juga sudah meminta so eun secara baik-baik, walau mereka sebenarnya menolak pemberian dari kami yang baginya sudah terlalu berlbihan, namun karena appamu memaksa ,.. mereka terpaksa mau menerimanya juga…” kenang eomma.

“oya, mertuamu sangat pandai memasak!!! Apalagi ikan dan kimchi serta makanan dari dasar tahu dan rumpur laut… appamu nyaris tidak mau kembali ke seoul!”

Kimbum tertawa membayangkan  apa yang dikatakan appa dan eommanya.

“oya, mertua perempuanmu itu akan datang dan tinggal di Seoul sejangka waktu… ia ingin merawat tubuh so eun secara pribadi setelah masa pasca melahirkannya, supaya tetap vit dan kembali pulih seperti sediakala dengan cepat… mungkin mala mini atau besok pagi ia akan datang… tapi sepertinya ia tidak ingin tinggal bersama dengan kita, setelah ia tahu so eun sudah membeli sebuah rumah, ia ingin tinggal di rumah so eun saja katanya…”

Kimbum hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya… lalu ia memeluk eommanya…

“gumawo eomma…. saranghae…. saranghamnida”

“sama-sama bummie, eomma juga bersyukur…. kau anak yang berbakti dan bertanggungjawab… eomma sungguh-sungguh  bangga padamu selalu….”

“bummie-ah… bagaimana jika pesta pernikahanmu di lakukan di Jeju island… dan  hanya undangan terbatas… mungkin 250 undangan saja… hanya haelmonie dan keluarga besar, keluarga kita dan kerabat saja… apakah kau berkeberatan hati???”

Kimbum tersenyum bahagia… appa nya selalu melindungi dirinya dengan cara yang sangat bijaksana!!!

Kimbum langsung memeluk appanya….”gumawo appa gumapta….saranghae…” appa kimbum pun memeluk kimbum dengan erat dan hangat…

Selagi mereka berbincang-bincang tentang pelaksanaan perayaan pesta pernikahan kimbum… so eun pun mulai menggerakkan jari-jari tangannya… yang terasa sangat  kaku.. akibat cairan melalui jarusm infus yang tidak berhenti selama beberapa hari ini….

Eomma melihat…”so eun…sudah mulai sadar!!!”

Kimbum langsung berdiri dan mendekati so eun…

Sso pun membuka matanya perlahan-lahan…” appoh… ach…..” gumamnya sambil meringis karena tubuhnya yang masih terasa kaku dan kepalanya terasa pusing…

Kimbum langsung mencium bibir so eun dengan mesra! Ia sangat bahagia…sangat!!!! appa dan eommanya tersenyum melihat perbuatan kimbum itu…

“gumawo… eunnie… kau kembali sadar…. aku sangat merindukan dirimu… saranghae eunnie, saranghamnida…” kata kimbum di telinga sso.

Sso yang sudah membuka matanya yang indah itu, terkejut melihat waja kimbum yang berada sangat dekat dengan wajahnya…
“selamat datang kembali soeun-ah… gumawo… kau sudah melahirkan cucu bagi kami yang sangat cantik dan sehat!” kata eomma

“mianhe so eun-ah… mianatta…. kami sangat mengasihimu… saranghae kim so eun… jeongmal gumawo untuk semuanya… untuk pengorbananmu, untuk cintamu pada kimbum, untuk cucu kami yang sangat cantik seperti dirimu..” kata appa kimbum

Sso hanya mencoba berkonsentrasi untuk mencerna semua kalimat yang sedang di dengarnya itu dengan seksama…. lalu ia pun tersenyum manis…

Eomma dan kimbum membantu so eun untuk duduk…. dan mereka pun memanggil dokter untuk memeriksa tubuh so eun…

@@@@@

Ruang dokter

“selamat Tuan Kim, saya rasa Anda cukup berhasil melakukan tugas Anda dengan baik… dari hasil pemeriksaan pagi ini yang kami dapatkan, semuanya baik –baik saja… mungkin hanya masalah  mental dan memulihkan rasa percaya diri istri Anda yang tetap kami serahkan kembali kepada Anda. sekali lagi Selamat…Oya… bayi perempuan Anda juga sangat sehat dan kuat… apakah Anda sudah melihatnya?”

“ne, dok hampir setiap jam saya menghampirinya…” kata kimbum sangat –sangat bahagia

“ saya salut terhadap Anda, Tuan Kim… Anda adalah sosok appa yang sangat baik, appa teladan! Putrimu pasti bangga terhadapmu kelak nanti!”

“dokter terlalu berlebihan…., gamsahamnida, dok, atas semua upaya yang diberikan kepada istri saya ini”

“sama-sama Tuan, Kim,… oya jika ada sesuatu tidak berkenan mengenai kesehatan istri Anda terutama… Anda boleh menghubungi saya kapan saja, Tuan Kim dan ini kartu nama saya…”

“baik dok… sekali lagi gamsahamnida…”

@@@@@

Ruang VVIP,

Sso sudah tampak cantik, bagaimana tidak?

Eomma kimbum sendiri yang menangani penampilan so eun. Ia  membelikan sso beberapa potong pakaian pengganti. Rambut sso pun setelah dikeramas di rapikan oleh eomma dengan alat Instyle, dan wajahnya pun di poles dengan make up simple natural… sehingga sso benar-benar tampak  sangat cantik sore itu!

“cha… coba kau lihat soeun-ah…kau sangat cantik! Pantas bummie, jatuh cinta padamu, dan ia benar-benar mencintaimu! Aku tahu hal itu, karena ia adalah putra sulung dan tunggalku!”

“gamsahamnida ajumma” kata sso yang merasa belum nyaman dengan segala perubahan ini…

“apakah kau masih ‘sakit’ dengan perkataan ajushi beberapa malam yang lalu sso-ah?”

Sso menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis…lalu sso menarik napas panjng, dipegangnya perutnya itu yang sudah tidak ada lagi ‘isinya’.

Lalu sso turun dari ranjang dengan oleng…

“sso-ah… apa yang ingin kau lakukan?”

“aku ingin melihat sang eun ajumma…”

“sang eun???? Apakah cucuku bernama sang eun?”

Sso tidak menjawab… huh…. sso membuang napasnya dengan suara kecil… cucu??? Sejak kapan merekamenerima sang eun darah dagingnya itu menjadi cucu mereka???!!!

Padahal ia sendiri tidak yakin bahwa dirinya ingin menikah dengan kimbum… karena ia sadar sepenuhnya, ia tidak ingin menderita secara batin…apalagi sekarang ia tahu bahwa kimbum adalah seorang anak kongklomerat sedangkan dirinya hanyalah keluarga petani.

Sso tidak ingin, karena statusnya ini, ia membuat keluarga kimbum dan keluarga besarnya itu menjadi malu atau dicemooh oleh masyarakat terutama dari kalangan elite!

Bukankah sejak awal sso sudah memutuskan bahwa ia tidak ingin  bertemu dengan kimbum kembali…??? Walau sebenarnya ia sangat –sangat mencintai kimbum. Apakah ia perlu membuktikan cintanya??? Apalagi? Ia sudah merelakan di sisa hidupnya itu untuk membesarkan sang eun seorang diri tanpa ayah tentunya… sebagai single parent, hal itu sudah diputuskan sejak dirinya tahu bahwa ia hamil dari benih kimbum.

“so eun-ah kau tampak tidak nyaman dengan ajumma?” Tanya eomma kimbum…

Sso memandang wajah ajumma sambil menarik napas… ia tidak bisa berbohong… memang benar ia merasa tdak nyaman dengan semua fasilitas ini!

Sso menunduk memberi hormat pada eomma kimbum lalu ia keluar menuju ke ruang bayi premature dimana sang eun diletakkan… di sana sso tersenyum memandangi anaknya yang sangat cantik itu…

“kau sangat cantik sayang, kau lebih cantik dari eomma, haelmonnie… kau adalah gabungan dari kecantikan eomma dan ketampanan appamu… sang-eun-ah bagaimana kalau kita hidup berdua saja? Sang eun maukan dengan eomma? Kita tidak boleh menyusahkan appa, ia sangat mencintai dirimu, eomma tahu hal itu…. tapi …. ia tidak sama dengan kita, appa memiliki masa depannya sendiri… demikian pula kita berdua, arrasso??? Eomma percaya kau pasti mengerti… putriku yang cantik… satu hari nanti kau pasti bisa menerima dan mengucap syukur atas apa yang telah terjadi  dan yang telah menimpa diri kita… eomma percaya akan hal itu… cepatlah besar sayangku, sehingga kau bisa segera keluar dari sini… kita pasti bahagia…” gumam sso.

Setelah selesai, sso membalikkan tubuhnya… kimbum sudah berada di sana…

“kau ingin memisahkan aku dengan putriku? Kau ingin meninggalkan aku sendirian? Mengapa eunnie, mengapa kau melakukan semua itu???? Apa salahku??? Apa dosaku terhadapmu???”

Sso hanya bisa menarik napas panjang, ia hanya tersenyum tipis pada kimbum lalu ia keluar meninggalkan kimbum.

Kimbum tidak tinggal diam… ia harus mendapatkan jawabannya!….ani bukan hanya itu ia ingin mendapatkan jawaban pula hati sso sepenuhnya untuk menjadi milikya!

Sso menuju ke kamar rawat inapnya demikian juga kimbum yang mengikuti langkah so eun itu.

Setelah mereka masuk…

“Kita harus berbicara empat mata nona so eun!”

Sso tidak merespon apapun ia hanya memandangi wajah kimbum dengan nanar dan kemudian menarik napas panjang entah yang keberapa kalinya… ia tidak mampu menguraikan apapun juga  yang ada dipikirannya itu kepada sosok pria yang berada di depannya sekarang ini, bahkan yang sangat dicintainya ini!!

Mungkin kata ‘pengorbanan’ itulah kata yang sebenarnya paling tepat untuk menjelaskan semuanya ini.

Karena ia tahu cinta yang unggul itu membutuhkan unsur pengorbanan di dalamnya…tetapi bagaimana ia mampu  menjelaskannya???… tidak tahukah bahwa sakit hatinya sama dalamnya dengan dirinya??? Mengapa semua menyangka ia begitu egois??? Mengapa???…

Selagi kimbum hendak bicara… pintu ruangan pun terbuka…

“sso-ah… kau sudah sadar nak???? Omo…. Terimakasih TUhan!”

“eomma!!!! Eomma!!!” kata sso sambil memeluk erat eommanya yang sangat cantik itu, dan sso pun mencurahkan semua air matanya itu…

Kimbum menarik napas panjang… sso eun sama sekali tidak menganggapnya … !!!!! dan akhirnya kimbum meninggalkan mereka berdua dengan rasa penuh kekecewaan…

@@@@@

Di kamar

“sso-ah itukah suamimu??? Betapa tampannya ia!”

“eomma… aku rasa aku tdak ingin menikahinya…” kata sso yang berkaca-kaca

“mengapa sso??? Apakah ia mengancammu??? Apakah ia kejam dibalik wajah tampannya?”

Sso hanya menggeleng dan menggeleng lagi… ehm… soo menarik napas panjang…”ia terlalu sempurna untukku dan sang eun…”

Lalu sso pun menjelaskan semua kronologisnya…. eomma yang mendengarkan itu pun mengerti perasaan sso yang sebenarnya tidak ingin menjadi penghalang masa depan cerah milik kimbum dan keluarganya…

Dan eomma sangat menyetujuinya…

Setelah sso lega berboncang dengan eommanya dan memakan sup rumput laut itu, maka sso dan eommany pun mengunjungi dokter yang menangani dirinya serta sangeun…

Dari percakapan itu sso boleh kembali malam ini juga, dengan perjanjian jika ada sesuatu yang aneh ia harus segera kembali untuk sangeun!

Sso sangat bahagia! Ia boleh memeluk buah hatinya itu denganntangannya sendiri, dan ia pun boleh menyusuinya!!! Ia akan menjadi the real mom!!!! Betapa bahagianya ia saat ini, mata indahnya pun bercahaya penuh haru!

Tanpa sepengetahuan kimbum dan keluarganya sso kembali ke rumahnya dengan taxi bersama bayi dan eommanya itu.

Setelah eomma membantu membersihkan rumahnya itu dan sang eun sudah dalam pelukan sso dengan nyaman, maka eomma sso pun langsung menelepon appa sso untuk datang dan membawa kembali semua barang lamaran keluarga kim sang joon itu….

walau berat hati mereka memang harus mengembalikannya demi kebahagiaan semuanya…

Tentu saja malam itu pun menjadi gempar…di dalam Rumah Sakit

Akhirnya dengan Pak Jang, maka kimbum , appa dan eommanya langsung menyusul ke rumah sso … mereka sangat marah karena perlakuan, tindakan, dan keputusan sso yang seakan tidak tahu berterimakasih itu!

@@@@@

Tengah malam

Setibanya… di rumah sso.

Eomma kimbum menenangkan semuanya… ia berharap semua ini bisa diselesaikan secara baik-baik… dengan musyawarah bersama, tanpa memandang status dan latar belakang mereka.

“ting-tong…” kimbum memencet bel rumah sso yang sudah sunyi…sepi dan gelap itu…

Tentu saja appa sso yang belum lama tiba di rumah sso itu pun terbangun demikian juga eomma dan sso yang masih menyusui sang eun…

Di luar appa dan eomma sso mengagumi rumah sso yang mungil namun tampak asri indah , rapi dan sangat bersih itu!

“omo…. Tuan Besar Kim dan nyonya… ada apa datang selarut ini…. mianhe, kami tidak siap apapun…. mari masuk  anggap saja rumah sendiri… kajja masuk semuanya…”

Di dalam rumah

Eomma sudah berganti pakaian dan merapikan diri seadanya… sedangkan sso masih di dalam kamarnya… ia masih lelah dan masih menyusui sangeun…

Kedua pasang suami istri itu pun mulai menyampaikan perasaannya masing-masing… sedangkan kimbum permisi untuk masuk melihat bayinya itu!

Bayangkan ia belum sama sekali menggendong putrinya itu karena premature .

Kimbum pun masuk tanpa mengetok pintu… Terdengar alunan music klasik terus di putar di kamar itu dan….

“cuci tanganmu dulu sebelum menyentuh apapun di tempat ini!” perintah sso santai yang posisinya membelakangi kimbum. (namun ia tahu karena pantulan kimbum dari cermin yang menghadap ke arah dirinya itu)

Kimbum dengan sedikit kesal menuruti perintah sso… mencuci tangannya lalu memakai antis.

… mata kimbum pun langsung terarah melihat bagaimana sso meletakkan sang eun tengkurap di atas dadanya yang toples ‘telanjang’ tanpa sehelai benangpun hanya ditutupi selimut… membuat kimbum sukses langsung meneguk ludahnya itu…

sso trsenyum kecil… ia tiba-tiba teringat bagaimana 6 bulanan yang lalu mereka ‘membuat’ sang eun dengan penuh rasa bahagia dan cinta tentunya!

Hening tanpa kata… hanya terdengar lagu klasik dan hembusan napas mereka…

Kimbum pun mendekati sso dan mengelus kepala sang eun yang sangat mungil dan cute itu dengan penuh perasaan cinta…

“saranghae sso… saranghamnida…” kata kimbum sambil berbisik lembut di telinga sso karena taku membangunkan sang eun yang sedang tidur nyenyak itu…

“nado…” jawab sso singkat jelas padat… membuat kimbum membulatkan matanya itu…

Kimbum menjadi bingung…”sso….”

“sanbae, cinta itu tidak harus selamanya bersatu… kadang cinta adalah pengorbanan… kita berdua tidak mungkin bisa bersatu, itu adalah sebuah fakta yang tidak bisa kita pungkiri… kau dan aku bagai air dengan minyak yang selamanya tidak mungkin bisa tercampur atau berbaur… mianhe …. akulah yang menyebabkan semua ini terjadi…mianhe…. miannatta…”

Kimbum meneteskan air matanya… ia tidak bisa berujar… hatinya sangat sakit mendengarnya… “sso… “ katanya lagi sambil menarik napas dan menelan ludahnya lagi

“sanbae…. aku bukanlah gadis yang cocok dengan dirimu… aku hanyalah kesalahan kecil yang melintas di dalam kehidupanmu…, sanbae… jangan kau rusakkan masa depanmu dengan wanita seperti diriku ini… jalanmu masih lurus terbentang dengan nsegala kesuksesan… tanpa diriku kau pasti dapat meraihnya dengan mudah….”

“sso… sepicik itukah aku dimatamu? Se-egois itukah aku di dalam benakmu? Apa Serendah itukah aku sampai rela meninggalkan anak dan istriku demi kemewahan dunia dan kenyamanan serta  kesuksesan di dalam hidupku ini??? sso aku juga manusia yang sama dengan dirimu, aku memiliki hati nurani, aku perlu cinta dan mencintai, aku juga memiliki impianku, masa depanku, aku ingin memiliki cinta, … tidak berhakkah aku atas semuanya itu karena posisi dan kedudukanku??? Apakah aku ini di pandanganmu, sso??? Pandanglah diriku… tataplah mataku… bagaimana mungkin aku meninggalkan dirimu dan darah dagingku, buah cintaku sendiri! Sso aku berlutut di depanmu…”

“jangan… hentikan….!!!! jangan kau lakukan itu!!!!” pekik sso melarang kimbum yang sudah siap berlutut… jangan kau rendahkan dirimu!!! Arasso, arasso…. aku percaya padamu… sanbae…” kata sso sambil meneteskan air matanya…

Tidak lama appa dan eomma sso pun masuk ke dalam kamar sso…

Eomma sso membantu sso memakai baju lalu membaringkan sang eun dengan posisi tengkurap di baby box-nya itu.

“bummie keluarlah… eomma juga… aku ingin berbicara dengan mantuku ini!”

Sso terbelalak mendengar perkataan Tuan Kim sang joon yang mengaku sebagai mertuanya itu…

Dan tinggalah mereka berdua…

“ehm….. huh….” appa kimbum menarik napas panjang…

“nona so eun, aku tidak bisa menarik perkataanku, mianhe …. untuk hal itu pula untuk keegoisan dan kesobonganku ini! tapi itulah aku…Kim sang joon yang sekarang berdiri di depamnu selaku mertuamu dan pemimpin mu di dalam perusahaan…mianhe…”

Sso pun menelan ludahnya karena gugup…

Walaupun sso diberi kesempatan untuk menjelaskan perasaannya terhadap kimbum dan perencanaannya untuk masa masa depannya, tetap so eun tidak bisa bergerak lagi! Ia sudah terkunci oleh situasi ini!

“mianhe, karena kau sudah melahirkan benih dari keturunanku yang sah, maka tanpa alasan lagi kau adalah mantuku! Dan sang eun adalah cucuku! Aku akan segera memanggil photographer dan kita akan foto keluarga bersama-sama… dan hasilnya akan dimasukkan ke majalah-majalah business di Korea Selatan dan Asia!”

Sso meneguk ludahnya! Seakan tidak percaya dengan tindakan nekad yang akan diambil oleh ‘mertua’ nya itu.

“lalu karena kau adalah sekretaris direktur keuangan yang diandalkan, serta sudah mengetahui rahasia dan seluk beluk keuangan perusahaan shinwa, dan pula tahu cara mengaturnya, maka kau tidak pernah boleh keluar dari perusahaan kami! Dan ini adalah perintah khusus untukmu!”

Sso kembali menarik napas panjang… semua ini membuatnya terjepit dan no way out!

“kimbum sangat –sangat  mencintaimu! Janganlah kau menyakitinya dan menyakiti dirimu! Kalian adalah sepasang insan yang saling mencintai, saling mengasihi, saling membutuhkan pula saling melengkapi! Terimalah kenyataan ini dengan hati yang terbuka dan mata yang lurus menatap masa depan!

“demikian pula aku, sebagai abonim-mu pun mengasihimu sso…terlebih pula eommanim-mu itu, jadi  sso… terimalah kami apa adanya… sebagaimana  kami pun menerimamu apa adanya… bukankah ini sangat sederhana???”

Sso meneteskan air mata kebahagiaan… dan mereka pun berpelukkan…

“ayo kalian jangan hanya menguping di depan! Masuk sekarang!” kata appa kimbum

Maka kimbum dan eommanya pun  masuk kembali ke kamar sso dan sang eun itu…

Appa kimbum menarik lengan istrinya tercinta untuk meninggalkan kamar itu dan membiarkan sepasang insan itu saling memadu kasih mesra mereka yang tertunda sejak enam bulan yang lalu!

Lega sudah…

Satu bulan kemudian mereka pun mengadakan pesta akbar di pulau jeju dengan undangan terbatas… pesta yang begitu indah, penuh rasa haru, dan kebahagiaan… pesta kebun yang tidak akan terlupakan selamanya!

Dan Sso pun sang eun tinggal di rumah mertuanya yang sangat –sangat mencintainya dan menyayanginya itu!

Malam itu…

Di kamar pengantin mereka

Kimbum membantu membukakan pakaian sso… selembar demi selembar hingga polos sempurna… demikian sso membukakan pakaian kimbum sehelai demi sehelai sehingga mereka berdua tampak tanpa apapun di atas tubuh mereka itu.

“kimbum menarik tubuh sso ke dalam pelukannya…

Dan ia menuntun sso sampai mereka berbaring di ranjang.

“kau tidak berubah sso….” kata kimbum yang mulai mencium bibir sso dengan lembut dan mata mereka saling memandang dengan penuh cinta…

“kau juga bummie…cup..(kimbum mengecup leher sso)…. ehm..cup…. ani kau … cup… semakin…cup…. ach… geli ….bum…kau…cup (sso merasa kegelian dengan ‘kumis’ kimbum yang belum dicukur itu… dari ciuman-ciuman kimbum…di sekitar leher dan telinganya itu..)…semakin ….cup…tampan…” kimbum menghentikan ciumannya dan memandang wajah sso…

Smirk mematikan itu diberikan kepada istrinya yang tercinta dan… kimbum langsung mencium sso dengan semakin berani, semakin panas, semakin intens, dan semakin larut dalam alam kenikmatan yang membawa mereka melupakan semuanya….”

Dan mereka hidup bahagia sampai saat ini…

End of flashback

Sso memandang wajah sang woo…” kau sangat tampan seperti appamu sayang… pria yang paling aku cintai…seumur hidupku!” kata sso pada sang woo sambil mengelus pipinya yang lembut itu…

“apakah kau bisa mengulang kalimatmu yang trakhir sayang, aku ingin mendengarnya kembali!” terdengar suara yang begitu dikenalnya itu di belakangnya…

Sso membalikkan tubuhnya dan langsung mengalungkan kedua lengannya itu pada pundak kimbum…dan mengecup bibirnya… ”saranghae Kim sang bum… my True Love!!!!”

Kimbum tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga itu!

Ups….lalu bagaimana dengan sang eun, dimana gerangan dirinya saat ini?

Jangan khawatir karena ketika kimbum dan sang eun di tengah di tengah jalan mereka berpapasan dengan ajumma Park yang baru kembali membeli roti, sehingga sang eun memilih untuk ikut bersama ajumma Park menuju ke supermarket… dan kimbum langsung kembali pulang ke rumah.!!!

“double scoop ya sayang… aku sudah menunggumu cukup lama untuk jatahku…”

Dan Sso langsung mencium kimbum dengan intens…

Sungguh pucuk di cinta ulam tiba, bukan??? Tapi apakah kimbum sudah mengunci pintu kamar sang woo??? Ooooo siapa yang peduli lagi???

END

Posted on April 5, 2014, in fanfiction. Bookmark the permalink. 152 Komentar.

  1. Happy ending🙂 akhirnya setelah perjuangan panjang bumsso bisa bersatu juga ….chukae…

  2. bagus ceritanya walaupun gk ngerti, cz q bca x mulai part terakhir, part 1 2 3 belum baca, thor minta password x donk!!!!!!

  3. Aku reader bru di ff ini… Bisa minta pw buat part 1,2,3 nya ga??? Abiss penasaran bgt ama cerita awal ny…??? Hehe

  4. bener tegang banget pas sso oenni ditemukan pucat dan bersimbah darah apalagi waktu sso oenni dioperasi .
    so oenni main ambil keeputusan aja!
    huh akhirnya setelah melewati berbagai rintangan mereka bisa bersama serta menikah sampai punya anak lagi!🙂
    ditunggu karya karya selanjutnya oenni🙂

  5. akhirnya mereka berdua benar benar menikah,,

    syukurlah appa kimbum mau meminta maaf atas perlakuan kasarnya dan kata kata nya yang menaykitkan hati,, akupun akan melakukan hal seperti soeun,,

    feelnya dapat sekali,,,

  6. akhir nya happy ending. hwa eonni aku suka sekali ff mu ini. keren

  7. Itu ternyata flashback -_-
    Hah~
    Happy ending😉

  8. akhir nya happy ending. keren

  9. Aurellia michelle

    Woaaa bikin sp nya dong :3

  10. Marthatina vita vienna

    Senengnya bacanya,untung kim bum punya appa kim bum sangat tegas membuat so eun jadi tdak berkutik,keren.

  11. Aah…. akhir yg manis🙂 mengharu biru nih bacanya ehehehe… lebay abaikan
    Untuk semuanya bagus cakep thor ceritanya, dari tokoh, alurnya, setting bgs bgtt deh.
    Dapet bgtt deh thor feelnya.
    Di tunggu ff ff terbaru lainnya:)

  12. Marthatina vita vienna

    Seru dan menegangkan.

  13. dri akhir critanya aja bgus bgt, jdi pnasaran sm part2 sblmnya.. bolah mnta pwny buat part 1-3..

  14. Sedih bngt baca’a. Soeun dan janin’a bertahan utk hidup. Kalo terlambat sedikit saja, mereka berdua akan meninggal.
    Merasa iba ketika soeun mengajak sang eun pulang tanpa kimbum disisi’a.
    Tapi untung’a keluarga kimbum menyusul soeun ke rumah’a, masalah itu terselesaikan.
    Happy ending..

  15. Anyong autor aku new reader di sini lam knl ya
    aku mau izin baca ff di sini
    moga autor terus berkarya fighting…!!
    Autor q minta pw nya dong
    ni emailku srianjani52@gmail.com

  16. yeayyy … happy ending🙂 akhirnya setelah banyak rintangan yg mreka lalui, bumsso bisa brsatu dan berbahagia bersama anak” mereka.

  17. Akhirnya mreka bisa hidup bahagia stelah sso hampir menyerah dg hidup…

  18. Akhirnya happpy ending jg

  19. Perfect..
    Jjur tkut bca part 1-3..
    Tkut nngis nnti..
    Bwat ff baru thor..dtnggu..

  20. Akhirnya happy ending dan bumsso bersatu. So sweet…terus berkarya author…

  21. Huaaaa….
    Seneng bangetttt nih baca efef ini,, meski awal,y senyum senyum sendiri sampe tengah,y nyesekin,, tapi pada akhir,y Bumsso tetep nyatu,, hihih,,,

    seneng,y,,,,
    cie cie,,, udh dapet baby 2 nih yeee,,,

    hihi.. Inget 2 anak lebih baik,,,
    welehh,, Bumppa udh pengen nambah aja tuh,, hihi,,,
    ok yg semanget ya buat efef lagi Eonni

  22. Akhirnya happy ending juga… wahhh ceritanya keren keren…
    Eonni ceritanya mantap.. sukses ya eonni 😉

  23. Seru keren saya suka tetap berkarya Semangat

  24. Akhirnya happy ending juga

  25. wkwk happy ending jg akhirnya..

  26. Appa kim bum kerennn…waktu nyuruh so eun nikah ama kimbum. Salut buat pengorbanan cinta so eun😒😊

  27. Akhirnyaaa terbayar sudah penderitaan sso selama ini, dengan kebahagiaan yang dia dapat sekarang, happy ending juga akhirnyaaaa🙂

  28. Hai chingu aku readers baru, aku pngen bca yg part awalnya dong, bleh minta pw y,,,,?

  29. Hai aku readers baru,salm kenal y!!!!!

  30. akhirnya bersatu ga sia sia pengorbanan sso

  31. oenni..q pnsaran m cpter 1 2&3 nya ko dprotec??bagi dong pw nya..m PW my fiance yg diprotec..
    gimn awal cerita nya..knp soo bs pndrahan bgtu hebat nya..

  32. thor bagi part 1, 2 , 3 … soalnya sya membacanya langsung part 4… hanya bisa menerka2 sja jalan ceritanya…
    ternyat adik sang eun sudah ada, sepertinya bumsso niat buat adeq untuk sang eun lgi tuch,,

  33. Bagus ceritanya, saya suka:)

  34. Bagus unnie ceritanya
    Pengorbanan sso gc sia”

  35. haha….ending ending nya mereka berhubungan intim lagi…

  36. Akhirnya happy anding sosowet🙂

  37. awalnya bikim tegang aja saat so eun mengalami pendarahan hebat dan terpaksa harus melahirkan sang eun secara premature , tetapi untunglah semua dapat berjalan dgn lancar dan aku juga senang karna ayah dan ibu kim bum juga merestui hubungan bumsso😉
    memang benar2 butuh perjuangan nich untuk mendapatkan hati dan kepercayaan so eun🙂
    tetapi untunglah pada akhirnya so eun luluh juga dan akhirnya bumsso pun menikah dan akhirnya hidup bahagia bersama kedua buah hati mereka😉
    ceritanya keren eonnie aku suka🙂

  38. Sy br baca part terakhir ini…ceritanya sptnya bagus bgt…sy suka..sy suka..thor bagi pin pw part 1-3 nya dunk..penasaran sm ceritanya dr awal…

  39. Appa bum gengsi bgt untk menarik ktanya apa z dy kya.. Bum jg diem ja ampe sso trlka dlu.. Tp happy end

  40. Akhirnyaaaa..hepi ending jg…horeeey…ngakak abis wkt baca ttg appanya kim bum yg lg ngomong sm so eun..hahaha…ternyata appanya tegas tapi bisa kocak jg yaaa…wkt bilang yg diluar jangan nguping ayo masuk hahahaha..

  41. Sedikit paham but it’s ok
    canggih banget yah di mobil aja bisa di jadi tempat operasi untung sangeun gak pha2 ya walaupun dia harus lahir dengan prematur
    ternyata itu semua flashback tohh

  42. Sedikit paham but it’s ok
    canggih banget yah di mobil aja bisa di jadi tempat operasi untung sangeun gak pha2 ya walaupun dia harus lahir dengan prematur
    ternyata itu semua flashback tohhh

  43. ff nya keren ending romantis tapi masih blm ngerti jalan ceritanya krn blm baca dari awal😦

  44. Akhirnya bersatu dan hidup bahagia selama lamanya

  45. Bumsso nya so sweet 😍
    Klo jodoh itu pasti brtmu kyak bumsso 😙😙😙

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: