I’m sorry, My love!!! [part 5]

Im Sorry, my Love!!! Part 5

Author: Atty pyaarkabumsso

Main Cast: Kim Bum & Kim So Eun

Other Cast: Song Jong Ki, Goh a ra, Kim Joon, Lee Min Ho, Park Min Young, Kim Nam Gil, Kim Tae He, Hyun Bin Ha Ji Won

Genre: Familly, tragedi, Sad Romance

Type: Sequel

Happy Reading!!!

Kim Bum, Kim So Eun dan Cast lainnya milik Tuhan, orang tua, agensi dan Fans mereka. BumSso milik Mates. Tapi Story asli milik saya yang keluar secara murni & alamiah dari otak saya. DILARANG men-COPAST story ini tanpa sepengetahuan saya!!!!!

Mohon Ma’af jika ada kesamaan judul atau pun cerita, karena itu suatu ke-tidak sengajaan.

@@@@@

Kim Bum dan A ra sudah sampai di gedung perkantoran milik keluarga Kim Bum. Kim Bum langsung memperkenalkan A ra pada staf-staf perusahaannya, dan kini A ra pun mulai melakukan pekerjaan yang sebagai model, ia mulai melakukan pemotretan.

Sementara Kim Bum seperti biasa ia sibuk dengan pekerjaannya di ruangannya tentu.

—-

“Oppa!!” So Eun menghentikan langkahnya saat melihat Joong Ki yang berada di halaman kampus nya dan tengah di kerumunin banyak mahasiswi. Joong Ki yang menyadari keberadaan So Eun, ia meminta pada para mahasiswi yang mengerumuninya agar menyingkir sebentar, tentunya dengan perkataan lembut dan Sopan, para mahasiswi itupun membubarkan diri.

“So Eun, sedang apa kau disini?” Tanya Jong Ki.

“Aku yang harusnya bertanya seperti itu pada Oppa, apa yang Oppa lakukan disini?” Tanya So Eun balik.

“Mulai hari ini aku akan mengajar disini dalam kelas fotografi, lalu kau?”

“Aku kan memang kuliah disini”

“Hoohh?, ohh astaga So Eun, sepertinya kita berjodoh, Tuhan selalu mendekatkan kita.” Ucap Jong Ki.

“Heh? Berjodoh?”

“Ne, berjodoh,, tapi jodoh dalam artian lain, mungkin Tuhan ingin aku kembali menjadi pelindungmu. Tuhan tau kalau saat ini kau sangat butuh perlindungan” terang Jong Ki. So Eun hanya terdiam mendengar ucapan Jong Ki.

“Heyyy kenapa malah melamun, ayoo lebih baik sekarang kau ajak aku berkeliling kampus” ucap Joong Ki langsung menarik So Eun, dan So Eun tak menolak.

***

“Bagaimana? Apa kau senang dengan pekerjaan ini?” Tanya Kim Bum pada Ara, saat ini dia mendatangi tempat pemotretan.

“Tentu saja aku senang, ini kah memang keahlianku” ucap A ra.

“Bagus lah… Heemm setelah ini selesai, nanti siang kita makan siang bersama yah” ajak Kim Bum.

“Ne…”

“Nona.. Waktu nya pengambilan gambar lagi!” Ucap seorang kru.

“Aku sudah di panggil, aku lanjutkan kerja dulu yah” ucap A ra.

—-

Sore nya pulang kuliah, So Eun diantar pulang oleh Joong Ki, sekalian Jong Ki juga ingin main lagi kerumah So Eun. Mereka berboncengan motor, saat sudah sampai di depan rumah So Eun. Mereka bertemu petugas pengantar barang.

“Ma’af nona, apa disini rumah Tuan Kim Sang Bum dan Nyonya Kim So Eun?”

“Ne… Saya kim So Eun istri nya, ada apa yah?”

“Saya mengantarkan foto pernikahan anda” ucap kurir sambil menunjukkan bingkai foto berukuran besar yang terbungkus.

“Oh sudah jadi yah, ayo bawa masuk saja” suruh So Eun. So Eun membuka pintunya. Petugas itu pun membawa masuk bingkai yang di bawa nya.

“Letakkan saja disitu!”

Setelah itu petugas itu pamit pergi. “Apa ini?” Tanya Jong Ki

“Foto pernikahanku dan Kim Bum Oppa”

“Oh.. Boleh aku buka” ucap Joong Ki. So Eun mengangguk.

“Pria ini? Dia Kim Bum suamimu?” Tanya Jong Ki yang shock melihat kalau ternyata Kim Bum ada pria yang saat itu tidak sengaja bertemu dengannya di Apartman A Ra.

“Ne,,, kenapa? Apa Oppa kenal dengan Kim Bum oppa?” Tanya So Eun.

Joong Ki mengangguk.. “Jinjja?!!.. Oppa kenal dimana?” Ucap So Eun

“Heemmm tidak begitu kenal sih,, hanya aku pernah melihatnya di suatu tempat,, tapi aku lupa dimana..” Sanggah Joong Ki

“Oh begitu yah, ku pikir Oppa benar-benar mengenal suamiku” Gumam So Eun.

“Begitulah,,, eehh kau mau memasang foto ini dimana?” Tanya Joong Ki.

“Oh iyah hampir saja aku lupa.. Eemmm pasang dimana yah?” Ucap So Eun sambil berpikir dan melihat sekeliling ruang rumahnya.

“Bagaimana kalau dipasang disini saja” saran Joong Ki yang mendapat ide untuk memasang foto itu di ruang tamu.

“Ani,, aku tidak mau pasang disitu,, aahh aku mau pasang di kamar kami saja” ucap So Eun.

“Di kamar yah,, berarti kau harus menunggu suamimu untuk membantu memasang foto ini,, karena aku tidak mungkin membantu” ucap Joong Ki

“Oppa tolong lah bantu aku memasangkan foto ini,,, aku tidak yakin kalau Kim Bum Oppa mau memasang foto ini,, please” mohon So Eun.

“Tapi apa tidak apa-apa kalau aku masuk ke kamar kalian?” Ragu Joong Ki

“Tentu saja tidak apa-apa, kan Oppa cuma mau pasang foto itu…. Ayo Oppa” ucap So Eun sambil menarik Joong Ki ke kamar yang ada di lantai dua, sementara Joong Ki membawa bingkai Foto yang berukuran besar itu.

“Mau di pasang disebelah mana?” Tanya Joong Ki saat mereka sudah berada di kamar.

“Disana saja” jawab So Eun menujuk tembok dekat ranjang

“Ne, sepertinya memang lebih pas kalau dipasang di atas ranjang” kata Joong Ki

Joong Ki naik ke ranjang di ikuti So Eun yang sudah membawa paku dan palu, kedua tangan Joong Ki berusaha mengepas bingkai foto itu ke dinding. Setelah dirasa pas, Joong Ki meminta paku dan palu pada So Eun, dan meminta So Eun yang memegangi bingkai itu sementara dirinya menancapkan paku ke dinding di lubang bingkai.

“Sudah selesai” lega Joong Ki.

“Gomawo oppa” ucap So Eun tersenyum.

“Apa yang sedang kalian lakukan dikamarku?!!” Seru suara Pria diambang pintu kamar.

“Kim Bum Oppa!!” kaget So Eun.

“Turun kalian dari tempat tidurku!!!” Marah Kim Bum.

So Eun dan joong Ki langsung turun. “So Eun siapa pria ini?, berani-beraninya kau membawa masuk pria lain ke kamarku!” Kesal Kim Bum.

“Oppa, kau jangan salah paham dulu, di hanya membantuku memasangkan foto pernikahan kita, itu Oppa lihatlah” jelas Kim Bum.

“Apa yang So Eun katakan benar, aku hanya membantunya memasangkan foto, oh iyah kenalkan aku Song Joong Ki, Sunbae nya So Eun waktu di SMP dulu” ujar Joong Ki mengenalkan.

“Aku Kim Sang Bum, suami nya So Eun” ujar Kim Bum merangkul So Eun. So Eun jadi tersipu dan heran dengan tingkah Kim Bum.

“Kalau kau sudah tidak ada urusan lagi disini, kau boleh pergi dari sini” ujar Kim Bum mengusir.

“Oppa..” Gumam So Eun yang merasa tak enak dengan Joong Ki. Kim Bum langsung menatapnya tajam membuat So Eun tak mampu berbicara lagi.

“Tidak apa-apa So Eun, memang sebaiknya aku pergi sekarang, lagi pula suami sudah pulangkan, aku tidak mau mengganggu kalian.” Ucap Joong Ki

“Bagus kalau kau mengerti” sinis Kim Bum.

“Oppa biar aku antar Joong Ki Oppa sampai depan yah” mohon So Eun pada Kim Bum.

“Ne,, tapi setelah itu, jangan lupa kau harus mengganti seprei, aku tidak mau menggunakan seprei bekas injakan orang,

“Baik Oppa, aku akan menggantinya” ucap So Eun lalu dia dan Joong Ki berjalan keluar kamar.

“Tunggu” cegah Kim Bum. Joong Ki dan So Eun berbalik ke arah Kim Bum. Kim Bum mendekati Joong Ki dan memperhatikannya dari atas sampai bawah seperti menyelidik.

“Apa kita pernah bertemu sebelumnya?” Tanya Kim Bum.

“Sepertinya begitu,,, dunia ini memang kecil” ucap Joong Ki.

“Dimana? Aku lupa” ucap Kim Bum.

“Mungkin di jalan, di restauran atau bahkan di aparteman seseorang.. Ma’af aku juga lupa” ucap Joong Ki pura-pura. Kim Bum hanya mengernyitkan keningnya. Setelahnya Joong ki dan So Eun keluar kamar.

“Pria itu seperti nya aku memang pernah bertemu dengannya, tapi dimana yah? Haaiiisss” keluh Kim Bum yang berusaha mengingat-ingat tapi nihil, tak mau ambil pusing, ia pun pergi mandi.

Sementara So Eun mengantar Joong Ki sampai pintu depan. “Oppa, ma’af kan atas sikap Kim bum Oppa yah” ucap So Eun.

“Tidak apa-apa, aku mengerti” ucap Joong Ki.

“Oppa masih mau kan main kesini?” Tanya So Eun.

“Tentu saja” ucap Joong Ki.

___

Kim Bum mengguyur tubuhnya dengan air di bawah shower, sekelebat bayangan wajah So Eun yang tengah tersenyum tadi saat bersama Joong Ki, membuat diri nya mendidih, entah kenapa ia seakan tidak rela jika So Eun tersenyum pada Joong Ki.

“Haisshhh” kim Bum memukul pelan tembok kamar mandi. Namun dia masih harus menyelesaikan mandinya.

Selesai mandi, ia melilitkan handuknya untuk menutupi tubuh bagian bawahnya, ia keluar kamar mandi dan mendapati So Eun yang tengah memasang seprei, membelakangi dirinya. Kim Bum smirk dan berjalan mendekati So Eun.

Tubuh So Eun membeku saat merasakan dua lengan kekar Kim Bum memeluk nya dari belakang, “O…Oppa biarkan aku menyelesaikan ini, agar Oppa bisa cepat istirahat” kata So Eun gemetar.

“Ini masih sore sayang, aku belum ingin istirahat.” Ucap Kim Bum menciumi pundak dan leher So Eun. So Eun tertegun, mengapa kim Bum tiba-tiba bersikap lembut padanya.

“Hn Oppah kau ingin apah..”

“Aku ingin bermain-main dengan tubuhmu sayang” kata Kim Bum sambil membalikkan tubuh So Eun agar menatap dirinya.

“Oppa jangan” takut So Eun saat tangan Kim Bum membelai tubuhnya.

“Kenapa? Apa kau takut denganku? Jangan takut sayang, aku ini suamimu, apa kau tidak mencintaiku” kata Kim Bum.

“Oppa kenapa bicara seperti itu, tentu aku mencintaimu.. Asal Oppa tau kalau aku ini sangat mencintaimu” jujur So Eun.

“Benarkah itu?, kalau kau mencintaiku, bisa kah kau buktikan itu, berikan seluruh tubuhmu untuk aku suamimu” ucap Kim Bum membelai wajah So Eun lalu langsung mencium bibirnya.

“Oppah.. Jika kau menginginkanya aku akan memberikannya, karena aku istrimu dan aku mencitaimuh” ucap So Eun diiringi desahan karena Kim Bum tengah menciumi leher dan telinganya.

Kim Bum kini menatap So Eun, “kau memang istri yang berbakti..kau cantik” ucap Kim Bum. So Eun tersenyum tipis. Tangan Kim Bum melepas kaos yang So Eun pakai. So Eun hanya bisa menutup matanya, ia tak berani melihat apa yang akan Kim Bum lakukan selanjutnya pada tubuhnya. Yang pasti saat ini So Eun merasakan tangan Kim Bum menarik pinggangnya lalu memelukya.

Kemudian tangan Kim Bum kembali mejalar ke bokongnya dan meremasnya lembut, sementara bibir Kim Bum tengah melumat bibir nya. Lalu ciumannya beralih ke leher dan dada So Eun. Satu tangan Kim Bum sudah meremas sebelah payudara So Eun. So Eun tak mampu menahan desahannya.

Kim bum tak mau menunggu lama, ia melepas handuk yang dipakainya lalu membaringkan So Eun di tempat tidur dan menindihnya.

“Bukalah matamu, kau harus melihat dan menikmati apa yang akan kita lakukan malam ini… Kau tak perlu malu ataupun takut, aku tidak akan menyakitimu” perintah Kim Bum.

So Eun mau tak mau ia pun membuka matanya, ia bisa lihat dengan jelas lengan Kim Bum yang berotot dan dada nya yang Sixpact, So Eun memberanikan dirinya untung meraba lengan dan dada Kim Bum. Kim Bum tersenyum.

“Kau menyukainya?” Tanya Kim Bum, So Eun tersipu malu.

Kim Bum kembali menciumi So Eun dengan intens sampai ke permainan proses bercinta yang selayaknya dilakukan oleh pasangan suami istri dan malam ini benar-benar menjadi malam pertama sepenuhnya bagi mereka, dimana Kim Bum menumpahkan benihnya ke rahim So Eun.

PUAS, yah mereka begitu puas dengan apa yang mereka lakukan. Mereka seperti melupakan semua permasalahan yang mereka hadapi, yang mereka tau saat ini ada perasaan lega.

Keduanya saling berpelukan dengan berbagi selimut. Kepala So Eun sepenuhnya tersembunyi didada Kim Bum. Mereka tidur sangat nyenyak sampai pagi kembali, dan matahari menapakkan sinarnya.

Pagi itu So Eun bangun terlebih dahulu. Ia mendudukkan dirinya dan merenggangkan kedua tangannya, senyum cerah tampak dari wajah cantiknya pagi itu. Dipandanginya wajah damai suami nya yang masih tertidur. Sangat tampan.

“Suamiku Kim Sang Bum hihi” senyumnya sambil mendekatkan wajahnya menatap wajah Kim Bum. Setelah nya So Eun segera berajak masuk kekamar mandi membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.

Beberapa menit kemudian So eun selesai mandi dan ia melihat Kim Bum sudah bangun. “Oh oppa kau sudah bangun, cepat mandilah aku sudah menyiapkan air hangat untukmu” kata So Eun. Kim Bum menatap wajah So Eun yang menurutnya bersinar pagi ini. Kim Bum tidak mengerti dengan diri nya saat ini, ia benar-benar sudah melakukannya bersama So Eun, wanita yang menurutnya harus dia benci. Mesti secara tidak langsung So Eun tidak bersalah dalam masalahnya.

“Hemm” hanya itu jawaban yang keluar dari bibirnya. Ia melihat So Eun yang tanpa malu-malu keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk, Lalu ia mengambil handuknya.

“Setelah ini aku akan menyiapkan sarapan, Oppa sarapan dirumah kan. Pagi ini Oppa mau pakai kemeja warna apa?” ucap So Eun sambil mengeringkan rambutnya.

“Ne,,, terserah kau saja,” jawab Kim Bum lagi segera masuk kamar mandi.

“Oppa kau sudah selesai makannya” ucap So Eun saat mereka tengah sarapan dan Kim Bum sudah menghabiskan makanannya.

“Ne” jawab Kim Bum.

“Kalau kau sudah selesai makan, kenapa tidak bergegas berangkat ke kantor” ucap So Eun.

“Cepat habiskan makananmu, aku akan mengantar mu ke kampus” ucap Kim Bum cool

“Heh?” Bingung So Eun.

“Aku tidak mau terlambat masuk kantor, cepat habiskan makananmu atau aku akan meninggalkanmu” ucap Kim Bum lagi dengan gaya cool nya. So Eun pun dengan cepat memasukkan makanannya ke dalam mulutnya sampai penuh

“Kkk” Kim Bum yang melihatnya terkekeh, hal itu membuat Kim Bum merasa So Eun lucu. Tak mau So Eun melihat tingkahnya, Kim Bum pun berdiri.

“Aku menunggumu dimobil,, ingat kau harus cepat” ucap Kim Bum terkekeh.

Dalam hitungan menit setelah Kim Bum menunggu di mobil, So Eun langsung menyusulnya, mulutnya masih mengunyah makanan.

“Cepat masuk” suruh Kim Bum. So Eun menunduk dan masuk kemobil, ia duduk disamping Kim Bum. Kim Bum bisa melihat So Eun masih mengunyah-ngunyah sisa makanannya yang masih dimulut, lalu dia meminum air mineral di botol yang ia bawah.

“Hahh selesai juga,,” ucap So Eun sambil mengelus dadanya. “Ayo oppa jalankan mobilnya, kenapa diam saja” ucap So Eun pada Kim Bum.

“Weo?” Tanya So Eun karena Kim Bum masih diam dan menatapnya. Kim Bum mengangkat tangannya menyentuh bibir So Eun.

“Jangan menyisakan makanan dimulutmu” kata Kim Bum membersihkan bibir So Eun. So Eun tertunduk malu.

***

So Eun berjalan memasuki kampus nya dengan tersenyum. “Hei So Eun, kau terlihat senang pagi ini” ucap Joong Ki yang tiba-tiba merangkul So Eun. So Eun berhenti berjalan.

“Benarkah? Apa aku terlihat seperti itu?” Tanya So Eun terus tersenyum.

“Ne, wajahmu tampak ceria dan terus tersenyum, ada apa?” Tanya Joong Ki penasaran.

“Oppa mau tau?” Ucap So Eun. Joong Ki mengangguk. “Ne, cepat beritahu aku” penasaran Joong Ki. So Eun mengangkak tangannya. Menyuruh agar Joong Ki mendekat padanya.

Joong mendekatkan telinganya didepan mulut So Eun. Dan…

“Rahasia wek” ledek So Eun dan langsung lari.

“Yaakkkk Kim So Eun!! Haisshhh” kesal Joong Ki yang melihat So Eun sudah menjauh. “Aku senang melihatmu seperti itu, terus lah seperti itu Sso, semoga kau selalu bahagia” Gumam nya.

***

Di Ruang kantornya, Kim Bum duduk di meja kerjanya, ia tengah melihat hasil pemotretan yang dilakukan A Ra.

“Bagaimana Tuan,,” tanya karyawannya.

“Hasil nya memuaskan, kerja yang bagus” puji Kim Bum.

“Itu karena nona A Ra, model yang berpengalaman, saya juga yakin kalau klien pasti akan menyukainya”

“Ne,, dimana dia sekarang?” Kim Bum menanyakan keberadaan A Ra.

“Dia masih melakukan pemotretan”

“Oh baiklah,,, kalian boleh kembali ketempat kalian. Dan nanti tolong panggil A ra kesini, jika pemotretannya sudah selesai” Suruh Kim Bum.

Satu Jam kemudian A Ra masuk ke ruangan Kim Bum.

“Kau memanggilku?” Ucap A ra yang langsung sedikit mendudukan dirinya di meja depan Kim Bum. Kim Bum sama sekali tidak merasa risih dengan tindakkan A Ra.

“Apa kau sudah melihat hasilnya?” Tanya Kim Bum.

“Apa aku masih perlu melihatnya?, kau saja sudah cukup” ucap A ra.

“Tentu saja, bagaimana pun juga kau berhak menentukan foto mana yang bagus dan mana yang tidak,” ucap Kim Bum.

“Tidak perlu… Aku percaya padamu, kau saja yang memilihnya” ucap A ra sambil tangannya membelai wajah Kim Bum. Kim Bum memengang tangan A ra yang berada di wajahnya.

“Baiklah jika itu mau mu” ucap Kim Bum.

“Apa kau ada acara malam ini?” Tanya A ra.

“Tidak, memangnya kenapa?”

“Aku ingin mengundangmu makan malam di rumahku,, bagaimana? Apa kau mau?”

“Ne,,, dengan senang hati” jawab Kim Bum tersenyum. Kini wajahnya dan A ra semakin mendekat.

***

“So Eun, kau belanja sebanyak ini, memangnya ada perayaan apa?” Tanya Joong Ki yang mengantar So Eun berbelanja.

“Ne, aku memang ingin merayakan sesuatu karena hati ku sedang senang” ucap So Eun tersenyum sambil memilih-milih sayuran.

“Apa karena suamimu?”

So Eun mengangguk. “Aku mau menyiapkan makan malam special untuk suamiku ehehe”

“Bagus,,, teruslah seperti ini.. Kau semakin cantik jika tersenyum” puji Joong Ki sambil mengelus rambut So Eun.

“Ne, Oppa” ucap So Eun.

Mereka pun melanjutkan acara berbelanjanya. Setelah itu, joong Ki masih mengikuti So Eun pulang, ia juga membantu So Eun memasak dan menata makanan di meja makan.

“Oppa sudah selesai semuanya, Oppa boleh pulang sekarang” kata So Eun.

“Aku akan menemani mu menunggu sampai suami mu pulang” jawab Joong Ki

“Ani,, tidak usah… Oppa harus pulang, Oppa juga kan butuh istirahat” paksa So Eun.

“Jangan memaksaku, terserah aku, aku mau pulang kapanpun itu terserah, aku tidak butuh persetujuanmu, pokoknya aku mau menemanimu titik” kekeh Joong Ki lalu ia berjalan keluar dan duduk di teras. So Eun hanya geleng-geleng pasrah dengan tingkah Joong Ki, ia pun mengikuti Joong Ki dan duduk disampingnya.

***

“Masakanmu enak, aku tidak menyangka kalau kau bisa masak makanan seenak ini” puji Kim Bum. Setelah ia menghabiskan makanannya. Ia sedang berada di Aparteman A ra.

“Sebenar nya aku baru satu bulan yang lalu lulus kersus memasak. Dan ini untuk pertama kalinya masakanku dimakan orang lain selain aku” kata A ra.

“Benarkah, jadi kau menjadikanku sebagai kelinci percobaan untuk mencipipi makananmu” kata Kim Bum sambil bercanda.

“Anggap saja seperti itu ehehe”

“Kenapa kau mau repot-repot kursus memasak? Kau kan bisa cari koki pribada” kata Kim Bum.

“Karena aku ingin saat aku sudah menikah, aku ingin memasakkan makan sendiri untu suamiku” kata A ra sambil menatap Kim Bum.

“Pria yang menjadi suami kelak, dia pria yang sangat beruntung”

“Benarkah?,, kalau kau mau kau bisa menjadi pria beruntung itu” kata A ra menatap dalam Kim Bum dan menggenggam kedua tangan Kim Bum. Lalu wajah nya semakin mendekat ke wajah Kim Bum. Kim Bum tak bergeming. Hingan bibir A Ra hampir menyentuh bibirnya.

“Ahh A Ra-yya, sepertinya aku harus pulang sekarang” ucap Kim Bum sambil berusaha melepas kan diri dari A Ra.

“Kenapa buru-buru, bukannya kau sangat tidak suka berada dirumah karena istri mu yang selalu membuat kesal.. Hemmm bagaimana kalau kita menonton film saja, aku ada film baru” tawar A Ra.

Kim Bum pun mengurungkan niatnya untuk pulang. Dan menonton film bersama A ra.

***

“Hoaammm… Kenapa Oppa belum pulang juga yah?” Keluh So Eun yang sudah mengantuk. Ia bangun dari duduk nya dan melihat kiri dan kanan kearah jalan.

“Apa suamimu sering pulang pulang selarut ini?” Ucap Joong Ki

“Ne, maklumlah dia kan orang sibuk” bela So Eun.

“Sesibuk itukah dia? Sampai melupakan istri nya dirumah, dia bahkan tidak menghubungimu” sindir Joong Ki

“Oppa lebih baik Oppa pulang lah sana” usir So Eun. Ia tetap fokus melihat ke jalan.

Joong Ki menjauh dari tempat So Eun. Ia seperti akan menelpon seseorang.

A ra terus memeluk lengan Kim Bum selama mereka menonton, beberapa kali HP nya berbunya namun ia enggan mengangkatnya. Saat tau siapa yang menghubunginya.

“Angkatlah, seperti nya itu penting” suruh Kim Bum.

“Ne” dengan malas A Ra berdiri mencari tempat untuk mangangkat telepon agar tak didengar Kim Bum.

“Ada apa kau menghubungiku” ketus A Ra pada si penelpon.

“Apa dia ada disitu?”

“Dia? Dia siapa?”

“Kim Sang Bum,”

“Kau mengenalnya?”

“Ne, aku sangat mengenalnya. Bahkan aku mengenal istri nya”

“Kau??.. Yak kenapa kau selalu mencampuri hidupku?!!”

“Jauhi pria itu, dia sudah beristri dan kau pun masih bersuami,,, aku suamimu!.. Apa kau tidak kasihan dengan istri nya heoh”

“Yakk kenapa aku harus kasihan pada orang yang tidak aku kenal,, aku menyukai Kim Bum. Dan Kim Bum juga menyukaiku.. Dan kau jangan campuri urusanku!!” Emosi A Ra. Dan langsung mematikan teleponnya.

“Oppa kau berbicara dengan siapa?” Tanya So Eun yang melihat Joong Ki kembali mengantongi HP nya.

“Oh tadi salah seorang mahasiswa ku” bohong Joong Ki

“Oh”

“Masih belum ada tanda-tanda kalau suami mu akan pulang” ujar Joong Ki. So Eun menggeleng dan menunduk, ia kembali duduk di kursi. Joong Ki yang melihatnya merasa iba, ia hanya diam dan menemani So Eun.

2 jam kemudian waktu menunjukka pukul 23:20. Terdengar suara mobil dan sinar lampu mobil yang mendekati rumah So Eun. Sudah pasti itu mobil Kim Bum. So Eun dan Joong Ki langsung berdiri begitu mobil Kim bum berhenti di depan rumah, Kim Bum keluar dan melihat So Eun dan Joong Ki dangan pandangan tidak suka.

“Oppa kenapa baru pulang?” Tanya So Eun.

“Aku banyak kerjaan dikantor” jawab Kim Bum dingin.

“Oppa sudah makan?, ayo Oppa kita makan, aku memasak banyak makanan malam ini” ajak So Eun.

“Aku tidak lapar, aku mau istirahat” sinis Kim Bum langsung melangkah masuk.

“Apa seperti itu kau memperlakukan istrimu!!” Seru Joong Ki menghentikan langkah Kim Bum.

“Apa maksudmu?” Tanya Kim Bum menatap tajam Joong Ki.

“Oppa sudahlah” ucap So Eun pada Joong Ki

“Aku harus mengatakan ini pada nya Sso. Agar dia sadar dan bisa memperlakukanmu layak nya seorang istri” kesal Joong Ki menatap Kim Bum.

“Jangan urusi rumah tanggaku, kau orang asing. Atau jangan-jangan kau mencintai So Eun?” Marah Kim Bum.

“Ne, aku mencintai So Eun, aku menyayanginnya layak nya seorang adik bagiku,, dan aku tidak terima jika ada seseorang yang menyakitinya” balas Joong Ki

~bugggg~

Joong Ki memukul wajah Kim Bum, “ini untuk So Eun, karena kau selalu membuatnya menangis, menyakiti hatinya” ujar Joong Ki

Kim Bum yang tak terima, ia langsung membalas pukulan Joong Ki.

~bugggg~

“Dan ini karena kau sudah mencampuri rumah tangga ku” balas Kim Bum.

Terjadi adu jotos antara Kim Bum dan Joong Ki. Membuat So Eun semakin panik. “Hentikan…aku mohon hentikan!!! Hiks…hiks…” So Eun mulai menangis dan berusaha melerai Kim Bum dan So Eun. Tapi….

~Bugggg~

Tanpa sengaja wajah So Eun terkena pukulan dari Joong Ki, bibir nya langsung mengeluarkan darah. Joong Ki langsung berhenti. “So Eun,, ma’af aku…” Ucap Joong Ki yang ingin memegang dan melihat kondisi wajah So Eun.

“Pulanglah Oppa,, aku mohon jangan campuri rumah tanggaku hiks…” Tangis So Eun sambil memegang wajahnya dan langsung berlari masuk rumah.

“So…”

“Pergi kau dari rumahku!!!” Usir Kim Bum dengan sinis dan langsung masuk rumah lalu menutup pintunya.

Joong Ki berdiri mematung. “Ma’af kan aku So Eun..” Sesalnya merasa bersalah.

TBC

Akhirnya setelah sekian lama gak di lanjut, bisa juga aku bikin lanjutannya.. Dan seperti nya cerita ini makin gaje.. Kalau pun pendek yah terima aja lah,, Author udah berusaha.

Dan mulai sekarang seperti reader harus membisakan diri dengan FF saya yang mungkin, alur nya berasa cepat… Ne, Author mau cepet-cepet selesai in FF author yang tertunda.

Terima kasih masih mau mengikuti FF2 saya yang ancur2😀

Posted on Februari 3, 2014, in fanfiction. Bookmark the permalink. 185 Komentar.

  1. Kirain bummpa udh brubah, tapi ternyata engga😦 sabar ya so eonnie, pasti sakit bgt deh kena tonjokan.

  2. , kalau beby bleh memilih so kmu tinggalin aja kimbum biar nyesel… sumpah gak tega bngt lihat so..

  3. Tuuuh kan kimbum mulai kasar lagi
    mendingan sso pergi ajah dri kehidupan kimbum
    biar kimbum tau rasa

  4. Joongki baik banget mau melindungi ssoeunn.. Kayanya mulai ada benih2 cinta nihhh. Bumppa cemburruuuuu sso tersenyum sma joongkioppa. Wkwkwk

  5. Apa kim bum mulai cinta ama sso..knp ia tk suka ama jongki..apa hubungn jong ki dng ara.woa sso kasian bnget kena pukulan jong ki….
    Next next

  6. Ahhhh kim bum masih gengsi ja yaaaaa

  7. seruuuuu bangetttt cerita’a

  8. makin seruuu.
    sso tinggalin bum aja sekalian.
    biar bum tau rasa.
    heheheee tapi nanti balik lagi ya ke bum
    kasian nanti bum sedih
    hehhee

  9. bum kok dingin lg sih sm sso😦 ,wajah sso kena pukul joongki kasian

  10. kimbum banyak gengsinya

  11. Bumppa kayak.y cemburu pas liat ssoeon ber2 aj sama joong ki d’kamar bumsso padahal kn mereka cuma pasang foto
    berarti joong ki n ara sepasang suami istri
    aigo ssoeon kena pukul
    kasian banget😦
    apakah ssoeon akan marah sama joong ki ?
    Apa yg akan terjadi sama bumsso ?

  12. herlinda setiawan

    Ceritanya semakin bgus chingu…
    Tapi kpn kim bum bisa bersikap baik sama sso??

  13. kapan sihh kim bum berubah sifatnya ke ssoeon ??? semoga aja cpt berubah dehh ..

  14. Sbnr.a prasaan kim bum tu gmna cieh??

  15. Ninda Putri Aulia

    Mendingan soeun pergi dari kehidupan kimbum ,dan sama Joonki , biarin ARa sama Kimbum .. gk peduli 😜

  16. Kpan si bumpp berubah jdi baik ma sso

  17. walaupun aku ga bca dri awal tpi ni keren bikin penasaran,kaya’a kimbum mulai suka deh sma soeun tpi knpa kim bum mlah dekat ma ara???yg sabar ya soeun

  18. wlaupun ga baca dri awal tpi ni ff benar”seru&keren,kaya’a kim bum udah mulai ada rasa sma soeun
    ..next nya d tunggu penasaran

  19. yahh bumppa kasar bgt sihh,dket2 sama ara juga aishhhh

  20. Hmm ff nya makin seru ni

  21. Ke_2 kalinya aq baca ff ini, tetep bagus dan nggak ngebosenin

  22. makin seru nih cerita, aduh itu gigi soeun rontok kaga yaa ??

  23. kasiannya so eun kna pukulan, pasti sakit bgt

  24. Kyaa akhirx malam pertama pun terjd..
    Ga sabar baca slanjutnya…^^

  25. makin penasaran ma lanjutannya

  26. Kim Sang Eun Bumsso

    Bener2 sru ,,,,
    knpa sso gk ning2alin kim bum ja biar kim tau rasa

  27. bumsoo mlakukan ny jg..mang tu shrs nya,,bumpa msh lom sadar klo dy udh pny rsa m so eunnie.ara g th malu..napeum yeoja..

  28. kyaa jd tyra joongki ntuch suami’y ara?
    haishhh…mga hub. bumsso m’baik nee

  29. Ya so eun kena pukul sma jong ki
    😭😭😭

  30. makin seru aja ffnya

  31. Perlahan kimbum mulai tertarik ke sso namun sikap kasar kimbum kmbli
    curiga aku klo joongki adalah suami dari ara???
    kasihan sso kena pukulan atas pertengkaran kimbum dan joongki

  32. Ughh!!! So eun kena pukul.. Itu bumppa kenapa marah2 mulu ke sso sih!! Sso sbr ya, suatu saat bum bakal baik dan cinta ke kamu. Kalian kan soulmate baik di ff maupun dunia nyata..

  33. Next makin greget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: