A Little Wish [part 3]

A Little wish part 3

Author: Shadow

Main Cast: Kim Bum & Kim So Eun

Other cast: Kim Ki Bum

PG: 17+

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@@

Sso berjalan menuju mesin ATM untuk mentransfer sejumlah uang yang dibutuhkan eomma dan adik semata wayang yang dicintainya itu…

Matanya terbebelalak tidak percaya… tabungannya saat ini sudah… mencapai 400 juta lebih!!! Pria itu!! Pria tampan itu membayar service nya dengan begitu mahal!! Jantung sso berdegup kencang… napasnya memburu… ottokeo??? Batinnya.

Tidak ada kata lain yang bisa ia ucapkan selain ‘gamsahamnida’ untuk pria tampan dan baik hati itu… rasanya mungkin sulit baginya untuk melupakan pria ini di dalam hidupnya… lebih daripada itu… bahkan hatinya terus berharap untuk mendapatkan pria tampan itu menjadi kekasihnya.

Tapi itu tidak akan mungkin!!!

Sso mengambil ponselnya, lalu menyalakannya dan menelepon adiknya..kim Ki bum

“hi, bagaimana… kabarmu bummie?”

“baik, noona… bagaimana?”

“baik… ehm… sebenarnya aku ada kabar gembira…”

“oh ya, apa itu? Noona dapat pacar kaya dan tampan lebih daripada aku?”

“ani…, kau itu pikirannya… ehm.. aku berhasil bekerja dan mendapat keuntungan besar beberapa bulan terakhir ini, sehingga … rasanya cukup jika kita membeli rumah kecil dengan cicilan ringan bagaimana menurutmu?”

“wah itu kabar gembira noona… aku sangat setuju… mengingat eomma yang perlu rumah yang lebih sehat…”

“baguslah kalau kau juga setuju… noona berpikir… kita berdua harus bekerja keras… untuk membanting tulang demi melunaskan sisa cicilannya… ehm… pertama aku akan DP rumah di pinggiran kota Seoul yang cocok untuk kebutuhan kita, lalu kau menjual rumah lama kita untuk meringankan cicilannya… setelah itu kau dan aku harus bekerja keras… ehm… bagaimana kalau kau buka les-lesan di rumah baru kita nanti, maka aku rasa penghasilanmu akan meningkat pesat… demikian  juga eunnie akan melakukan hal yang sama untuk kebutuhan hidup kita sehari-hari….”

“apapun itu, nasihatmu selalu yang terbaik dan bijaksana noona… aku akan memberi tahu eomma kabar gembira ini…”

“ehm.. oya uang berobat eomma dan uang pangkal kampusmu sudah noona transfer… kau tinggal mengambilnya”

“gamsahamnida noona… kau selalu berkorban untuk kita semua… mian… aku adik yang tidak berguna…”

“sudah, jangan jadi sentimental seperti itu… noona percaya kau juga akan sukses lebih lagi daripada noona… arrasso! Karena itu belajar lebih keras lagi! Fighting!!!”

“gamsahamnisa noona… jaga dirimu… fighting!!”

Sso langsung menutup teleponnya dan air matanya mengalir keluar… ia tidak tahu apakah ia sedih atau senang… apakah ia duka ataukah bahagia… semua itu menjadi kabur…!!

Sso meneruskan perjalanannya… menuju ke tempat tinggalnya… “Omo!!  Ia lupa sesuatu yang penting!! Biaya kuliahnya sendiri… walau ia dapat beasiswa untuk belajar di luar negeri ia perlu sedikit uang untuk persiapannya! Tapi uang yang ditabungannya itu sudah tidak dapat  diambil kembali, semua sudah pasti untuk membeli rumah… supaya eomma lebih sehat… bagaimana ini???

Kimbum

Malam hari di  apartement

Kimbum tidak bisa tidur… sedari tadi ia hanya bisa berguling-guling di atas ranjangnya  saja sambil tersipu-sipu…

banyangan gadis cantik yang sudah ditaklukannya malam  itu terus menerus memenuhi pikirannya… membayangkan senyumnya saja sudah mampu membuat  junior kimbum tegak berdiri secara  langsung… apalagi jika kimbum mengenang setiap proses bercinta yang telah dilaluinya itu! “damn! Ia bisa masturbasi dibuatnya!!”

‘gawat… ini sungguh-sungguh gawat… biasanya ia membutuhkan proses bercinta lagi paling tidak 4 bulan ke depan… tetapi setelah ia melakukan dengan gadis cantik itu… satu minggu pun sulit untuk dilaluinya… “ach!!!” bagaimana ini??? melakukan dengan wanita lain??? Damn! Aku tidak mau! Aku hanya mau dengan gadis cantik polos dan lugu itu!! Tapi bagaimana ia mencarinya!! Pabo!! Itu semua karena kimbum tidak mengantarkannya pulang ke tempat tinggalnya! Nama, no ponsel, alamat tinggal, tempat kerja… semua data tidak ia miliki!!! Bagaimana ia yang selama ini paling lihai bisa sebodoh itu!! Ini sungguh tidak masuk akal!!!

Kimbum mengelus-elus juniornya yang sepertinya berusaha minta jatah…itu sambil menerawang hampa… seandainya….

Tiba-tiba…”tingtong…”

“damn! Siapa lagi yang datang??? Sudah malam seperti ini!! masih juga mengganggu istirahatnya. Kimbum sekarang sedang kebingungan…bingung tujuh keliling… bagaimana caranya ia menutupi juniornya yang sedang berdiri ini!!! “damn!! Damn!! Damn!!” teriaknya

“tingtong…” terdengar lagi bel pintu itu berbunyi… tidak ada jalan lain kimbum memakai kimono tidurnya dan pasrah melangkahkan kaki menuju ke pintu apartemennya itu…

Melihat CCTV di samping pintunya itu… mulut kimbum langsung ternganga…karena tidak percaya dengan apa yang dilihatnya di depan matanya itu…dikucek-kucek matanya itu… dan dicubitnya pipi kanannya sendiri..”awww”… lalu ia pun tersenyum lebar….

benar-benar pepatah ‘pucuk dicinta ulam tiba… tidak ada akar rotan pun jadi!’ kimbum pun memencet kode pintunya itu

‘lho…lho…lho’ hei jangan pergi dulu!!… jinjja…mengapa lagi pintunya jadi error seperti ini!!! ‘Omo’… akhirnya berhasil juga ia membuka pintu apartemennya itu…

“hei nona…!!! kembali… aku ada di rumah… mian… aku tadi sedang mandi…” dustanya

Gadis itu menoleh dan memandangku dengan takut dan bingung… mungkin RAGU lebih tepatnya. Ia diam kaku berdiri di tempat ia berada sekarang seakan sedang berpikir kembali… dan ia tiba-tiba membungkukkan badannya ke arahku… lalu membalikkan tubuhnya yang mungil itu berjalan semakin  menjauhi pintu apartemenku ini dan menuju ke lilf!

Untunglah satu lantai gedung apartemenku ini hanya ada satu yaitu rumahku saja… sehingga tidak ada yang memperhatikanku atau mendengar suaraku bukan?

Aku berlari mengejarnya… dan ‘ hup’ aku langsung menggendongnya, lalu membawanya kembali ke untuk masuk ke dalam apartemenku…ehm jangan khawatir juniorku sudah kembali normal saat ini.

Aku kehabisan kata mengungkapkan perasaanku… karena rasa gembira yang hampir membuat jantungku seakan mau meledak saat ini… aku hanya bisa tertawa bahagia dan mengelus-elus rambutku… ini benar-benar amazing! Bagaimana mungkin??? Gadis yang aku impikan barusan dan,yang selalu aku bayangkan itu saat ini sedang duduk di sofa di hadapanku!!

Aku berlari ke dapur dan kembali dengan membawa 2 kaleng soju yang beralkohol tinggi tentunya untuk dia dan diriku. (sambil tersenyum-senyum nakal)

“Minumlah gadis cantik…coba rasakan…betapa  dinginnya tangan dan pipimu ini!” kataku sambil menyodorkan minuman kaleng yang sudah aku bukakan itu untuknya. Dan aku menyentuh pipinya yang putih mulus dan chubby itu.

“gamsahamnida … Tuan kimbun…” katanya dengan lembut nyaris tidak terdengar.

Kalau kalian tahu… Betapa bahagianya hatiku saat ini! Bayangkan rasanya…Ia masih mengingat dengan jelas nama dan alamat apartemenku ini! Bukankah ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi diriku ?? itu berarti setelah diriku belum ada namja kaya dan tampan lainnya yang menyentuh tubuh moleknya itu! Memang dia itu hanya tercipta untukku semata! …ehm… dan yang pastinya aku sudah bertekad tidak mau kehilangan dirinya lagi… sungguh aku benar-benar membutuhkannya!!! Apalagi juniorku ini, yang selalu minta jatah service dari tubuh raga mungilnya itu!!

Aku menarik napasku dalam-dalam lalu duduk di sebelahnya… aku menunggu responnya…

Ia hanya diam menatap lurus meja yang ada di depannya… sambil meminum soju yang kuberikan sedikit-sedikit… seakan tidak sadar kehadiranku yang begitu dekat dengannya.

Berada di dekatnya beberapa saat  saja sudah kembali membuat juniorku bangun berdiri! Dengan napasku yang sudah mulai memburu itu… Tidak kuasa aku langsung membelai rambut hitam panjangnya…lalu mengikatnya dengan jariku sehingga tampak kelihatan tengkuk mulusnya di depan mataku… dan akupun menciuminya… ia tidak menolaknya sama sekali! Bahkan kurasakan desahan lembut di telingaku.

“kau menginginkannya juga bukan?” bisikku dengan suara bergetar karena menahan nafsuku yang sudah tidak  terbendung… ia tidak menjawabku langsung tetapi mendesah nikmat.

Tanpa banyak cakap kugendong dirinya menuju ke kamarku… kubuka helai demi helai pakaiannya itu sampai ia polos bag toples yang sangat indah di depan mataku. Wajahnya pun bersemu merah… dengan aba-abaku aku memintanya untuk membukakan pakaianku.

Dan ia melakukannya!!! Sampai dimana ia tanpa sengaja menyentuh juniorku yang besar dan keras itu… “ach…” aku mengerang nikmat… kuambil kedua tangannya dan kugesek-gesekkan pada juniorku itu… kurasakan ia bergetar hebat… dan wajahnya pun mulai memanas… ia terangsang!!!

Tidak mau kalah aku selipkan tangan kananku diantara kedua pahanya… dan kupijat lembut daerah Miss-V-nya… Omo… basah dan lengket sekali… apakah dia sedang???

Aku berpikir keras!!! Haruskah aku melakukannya saat ini??? jujur jika mengikuti nafsuku, aku sama sekali tidak peduli… apapun yang akan terjadi aku tidak mau memikirkannya saat ini, yang penting adalah kebutuhan utamaku ini terpenuhi sempurna…

Tapi bagaimana dengan karier dan masa depanku dan bagaimana dengan nasibnya kelak???? Akankah ia menjadi istriku??? Apa hubungan antara aku dan dirinya??? Cintakah??? Suami istrikah??? Atau hanya sepasang insan yang saling membutuhkan kebutuhan biologisnya??? Bagaimana jika perasaan kami yang menggebu ini hanya sesaat saja??? Oh…Sungguh kompleks….Wahai Maha Pencipta sebenarnya apakah maksud dan kehendakMu dengan mempertemukanku dengan dia ini??? sungguh aku tidak mampu untuk memahaminya, sebuah misteri di dalam setiap insani.

Semakin kami saling meremas organ intim kami, semakin nafsu menggila itu menguasai jiwa dan raga kami!!! Tak kuasa otakku berpikir, aku langsung mendorongnya kuat-kuat ke atas ranjangku yang besar dan putih bersih itu. Langsung aku mengambil posisi kness to chess dan kumasukkan juniorku… sambil kumainkan dengan cepat… desahannya semakin memenuhi ruangan kamarku ini, membuatku semakin tergoda untuk membuatnya semakin ekstrim dalam kenikmatan ragani ini.

Lalu aku memainkan posisi classic rear entry kneeling, yang membuatnya harus membalikkan badannya… meremas dan memainkan kedua buah dadanya…  lagi-lagi inilah kelemahannya… ia langsung mencapai klimaksnya… sedangkan aku tentu saja belum…

Aku membalikkan kembali tubuhnya dan melakukan x position dimana salah satu kakinya berada di atas pundakku, demikian salah satu kakiku di sebelah pundaknya yang sedang berbaring itu… setelahnya aku melalukan posisi scissor lock…pada posisi ini, sso tidaklah bisa  pasif, ia memegang tangan kimbum kemudian kaki nya menjepit belakang punggung kimbum, sso  dituntut harus sambil ikut bergoyang. Sehingga dengan posisi ini terasa lebih nikmat rasanya bagi kimbum. “Gumawo sso, ini sungguh hebat…dan ach… aku rasa aku akan segera….” kimbum langsung dengan cepat mengganti posisi G-Force untuk mengakhiri permainan ‘hot’ dan nikmat ini…. dengan menumpahkan  semua cairan semen itu lagi-lagi ke dalam miss-V sso.

‘ini hebat!!! Sungguh luar biasa” desah kimbum sambil kembali terlentang karena lelah….” kau hebat nona cantik… aku ‘salut’ padamu… sungguh… aku selalu akan merindukan tubuhmu itu…”

Setelah kembali tenang, kimbum langsung memeluk sso… entah mengapa ritual ini sungguh membuatnya nyaman dan semakin dekat saja rasanya dengan gadis pemuas nafsunya ini.

“kau merindukanku sayang?” Tanya kimbum yang tangannya sedang asyik merapikan rambut sso, sedangkan bibirnya sedang memulas bibir sso yang merah dan tipis itu.”

Sso hanya tersenyum…

“aku pasti akan mentransfermu, jangan khawatir… aku tahu kau membutuhkannya…sayang”

Tanpa sadar sso menangis setelah mendengar kalimat kimbum itu! Ia membenci dirinya! Ia tidak lebih dari seorang pelacur yang menyodorkan dirinya hanya karena uang dan uang… kini ia menyadari bahwa dirinya tidak kalah ‘bejadnya’ dibandingkan dengan sahabat-sahabatnya. Bahkan mungkin ia lebih bejad dari pada mereka semua..itu  tentu ada alasannya… yaitu karena… kalau teman-temannya melakukannya by request… sedangkan dirinya justru datang ke lokasi tanpa diminta dan langsung menyerahkan dirinya…sungguh  wanita tanpa harga diri… wanita tidak bermoral!!! Itulah dirinya di pandangan masyarakat!!!

Tapi jujur ia membutuhkan uang ini untuk terakhir kalinya… karena uang ini adalah masa depannya yang sesungguhnya… cita-cita dan harapannya!!! Yang membuat dirinya bisa keluar dari lingkarang ‘setan’ yang tidak berujung  ini, mana ada wanita yang ingin mendedikasikan dirinya terus dalam permainan dosa ini??? dan bukankah jika ia terus datang, maka ia akan menguras kantong pria tampan di depannya ini??? ini tidak boleh terjadi… ia harus meninggalkan laki-laki ini… bukan berarti habis manis sepah dibuang… melainkan justru karena ia mulai jatuh hati, bahkan  mencintai pria ini!

Ia tidak pantas mendapatkan diriku sebagai pasangan hidupnya kelak… ia harus melupakan diriku… masa depannya sungguh cemerlang… tidak sama denganku… walau aku pun ingin mencapai masa depan yang gemilang juga.

“berikan aku nomor rekeningmu lagi chaggy” kata kimbum dengan senyum penuh kebahagiaan

Aku menggelengkan kepalaku.

“maksudmu kau memberikan service ini secara gratis?” selidiknya

Aku pun menggeleng lagi dengan berat hati dan sambil mengepalkan tanganku… ‘aku seorang pelacur! Aku wanita bayaran!’ jerit batinku ini

“jadi kau mau…”

“cash” jawabku singkat, cepat dan padat

Dia memandangku dengan seribu pertanyaan… tapi kemudian ia tersenyum dan menganguk-anggukkan kepalanya.

“baiklah … tidak masalah nona cantik… apalagi jika dibandingkan dengan servicemu tadi yang sangat memuaskan dan semakin lihai saja, apapun  tidak masalah bagiku” jawab kimbum santai sambil smirk ke arah sso.

Tanpa rasa malu kimbum turun dari ranjangnya tanpa sehelai benangpun berjalan di depan sso, dan membuka laci berkode… yang ada di samping sso

Mata sso terbelalak… melihat uang cash sebanyak itu… membuatnya menjadi sangat malu…

Ia memalingkan wajahnya… sungguh tidak sopan! Melihat rahasia orang lain! Omel hati sso memarahi dirinya itu.

“berapa yang kau butuhkan sayang? Tentu tidak sebesar yang kemarin kan?!” Tanya kimbum sambil mengernyitkan… dahinya … seperti ingin menguji nilai diri sso…

Sso kembali meneteskan air mata tanpa disadari kimbum tentunya… sebenarnya ia datang hanyalah ingin meminjam sejumlah uang saja, bukan untuk melakukan  pelayanan yang terhina ini!!! sungguh perih, pedih dan malu sekali sso saat ini. harga dirinya terinjak makin dalam saja… sso mengepalkan tangannya kembali… ia sudah bertekad… ia akan pergi sejauh-jauhnya… dan melupakan semuanya ini!!!

“aku membutuhkan …. “ sso tercekik… rasanya untuk mengatakan sejumlah nominal… ia seakan sedang menjual dirinya sendiri!!!

Sso mengambil selimut… menutupi tubuhnya… dan ia berlari meninggalkan kimbum menuju ke ruang dimana sofa tadi berada…  ia mengambil semua pakaliannya dan masuk ke dalam kamar mandi yang ada di luar

Dalam kamar mandi sso menangis di bawah pancuran air… ia tidak bisa memaafkan dirinya sendiri… ia berdiri lama di bawah air pancuran itu seakan ingin menghapus semua dosa-dosanya itu… membersihkan dirinya dari lingkaran hitam yang menjijikan ini!!!

Kimbum yang terkejut dengan tingkah sso itu, langsung menyusulnya… dengan menggunakan kimono tidurnya

“nona… buka pintunya!!!! Anda dengar??? Tolong buka pintunya sekarang juga, nona!!! Maafkan aku jika aku berbicara yang menyakitkan hati anda… maafkan aku, nona…!!! aku tidak pernah memandang hina dirimu… bahkan aku selalu merindukanmu… sungguh!!!”

Sso tidak membuka pintunya sampai ia merasa telah siap meninggalkan segala-galanya ini.

35 menit kemudian… sso sudah tampak kembali seperti sebagaimana tadi ia datang…

Kimbum yang menunggunya di luar kembali terpesona untuk kesekian kalinya melihat kecantikan diri sso…ketika keluar dari kamar mandi itu. Gadis itu bukan hanya cantik… ia manis dan indah di pandangan kimbum. Sulit… sangat sulit untuk mencari penggantinya… batin kimbum.

Kimbum menelan ludahnya… “mian… aku menyakitimu nona…”

Sso hanya menggelengkan kepalanya lalu menundukkan badannya, ia kemudian berjalan ke sofa untuk mengambil dompetnya dan menuju ke arah pintu apatement kimbum.

“berhenti nona… ini uang yang kau butuhkan… pelayananmu sungguh memuaskanku” kata kimbum sambil menyodorkan sebuah amplop coklat yang berisi sejumlah uang yang tidak kecil jumlahnya.

Sso menahan tangan kimbum sambil menggelengkan kepalanya… lalu dengan sigap ia membuka pintu apartement kimbum … dan berlari meninggalkan kimbum.

Tentu kimbum tidak bisa mengejarnya lagi… karena ia hanya menggunakan kimono tidurnya tanpa apapun di dalamnya.

Lagi-lagi ia kehilangan gadis cantik pemuas nafsunya itu.

Tiga bulan berlalu…

Sso tidak lagi pernah muncul di hadapannya… sebagaimanapun ia melacak… ia tidak dapat menemukannya… gadis itu telah lenyap tanpa bayaran darinya.

Kimbum sudah berusaha mengingat nomor rekening Bank sso, dan meminta pihak Bank untuk melacak datanya bagi kimbum… tapi gagal, karena tanggal dimana sso meminta uang cash padanya atas service malam itu adalah tanggal sso menutup rekening bank-nya itu…

Tiga bulan kimbum masih belum bisa melupakannya… gadis lugu, cantik dan baik hati… mudah meluluhkan pria tampan manapun… kemanakah ia pergi??? Apakah ia tidur dengan pria kaya lainnya??? Jantung kimbum berdegup kencang …. bila kembali mengingat gadis itu.

End of flashback.

Tiga Tahun Kemudian…

Kimbum

Kantor

“bum… Ki bum…masuk kedalam”

Tidak lama terdengar pintu kantor terbuka

“ada apa sanbae? Ada yang bisa saya bantu…?”

“dudukah… aku sedang bosan dan jenuh rasanya…”

“sanbae… bagaimana kau bisa berkata seperti itu? Sanbae memiliki usaha yang demikian maju, hampir tidak ada saingan yang berarti, sanbae memiliki hampir semua yang diimpikan oleh namja muda seperti aku ini… tapi kok malah mengatakan bosan dan jenuh… aneh…bagiku”

Kimbum tertawa lalu mengacak-acak rambut ki bum sekretaris mudanya yang pintar, diplomatis dan cekatan. Entah mengapa, ia merasa sangat cocok untuk curhat dengan sekretarisnya ini, dalam segala hal bahkan semua rahasianya… kecuali gadis cantik itu yang hilang dalam kehidupannya.

“kau tahu apa sih… kau itu masih hijau tahu??? Belum seumurku”

“aish sanbae ini, sok menua-nuakan diri… padahal umur sanbae dengan noonaku hanya berbeda 2 bulan saja!”

“huh dasar anak bawang! Yang ada di otakmu itu hanya dua perempuan itu…itu saja… noonamu dan eommamu… jinjja… bagaimana kau mau punya pacar, ho???!!!”

“sanbae sendiri… belum punya pacar, ada saja alasannya… yang tidak cocoklah, yang begini, begitu… entah… eh… sanbae… mungkin kau harus menikah dengan malaikat baru sempurna, tahu?”

“kau sendiri… menikah dengan noonamu saja… selain dia seakan tidak ada wanita yang sempurna bagimu!”

“aish … sanbae, kalau aku dipanggil hanya untuk berdebat aku masih banyak pekerjaan nih… sudah ya…”

“aish… anak ini… tunggu… kau itu satu-satunya hiburanku di kantor ini tahu?!”

“tahulah… sanbae kalau ada apa-apa juga carinya aku… bahkan sampai urusan keluarga sanbae… noona sanbae sakit perut mau melahirkan bukan telepon ipar sanbae… kok malah cari aku… huh… buat aku cuti dan dipotong gaji saja waktu itu!”

“hahahahaha…. tampaknya kau masih kesal juga dengan peristiwa itu… jangan begitu… aku kan sudah menggantinya dengan oleh-olehku dari Inggris waktu itu!”

“iya… sih… tapi kesel aja… masak noona sanbae yang mau melahirkan… kepalaku yang disodorkan untuk dijambak-jambak karena sakit perut!!!”

“hahahahaha…. benar-benar… waktu itu kau lucu banget bum… wajahmu itu… hahahaha… sudahlah…sudahlah hentikan …  kau membuatku tertawa sampai menangis karena lucu!”

“sambae… sebenarnya kau ada apa sih sampai memanggilku masuk… pasti masalah yeoja lagi deh…”

“kau itu sok tahu… tapi kau benar sih…”

“ach… tuh.. kan… sudah kuduga!!! Siapa lagi kali ini sanbae?”

“lihat ini bum, apakah menurutmu cantik?”

“coba aku lihat dulu..”

“coba menurutmu bagaimana?”

“ehm… lumayan sih… daripada yang kemarin-kemarin… sanbae suka?”

“kau ini jijjja!! Aku Tanya kau, bukau kau malah bertanya padaku!!”

“Oh,… begitu maksud sanbae… tidak suka… noonaku masih tetap lebih unggul, sorry Tuan Kim , alias sanbae…. tugasku disini sudah selesai… aku permisi dulu”

“hei, tunggu! Kalau begitu kenalkan aku pada noonamu!”

“jangan sampai…”

“awas ya… kau, berani-beraninya…!!!”

“da,…. sanbae samapai nanti!!”

Kimbum menarik napas panjang… dan kembali ke kursinya… foto tadi langsung masuk ke dalam tong sampahnya. Memang aneh… mengapa ia selalu setuju dengan apa yang dikatakan ki bum si anak pupuk bawang itu?? Entahlah… tapi hatinya seakan mengatakan bahwa apa yang dikatakan ki bum itu selalu benar adanya.

Sikap kibum itu sungguh mengingatkan pada gadis cantik itu… lugu, polos, baik hati, tidak apa politik atau manipulasi… bahkan mencintai keluarganya… ia [un rela mengorbankan segalanya bagi orang yang dikasihinya…. aneh bukan???

Satu lagi… semakin hari semakin aku penasaran dengan noonanya itu… secantik apakah dirinya??? Apakah ia seperti bidadari??? Tapi mengapa ia tidak terkenal? Bukankah dengan kecantikan dan kepribadian seperti itu ia bisa menjadi seseorang yang hebat… seperti artis, foto model, model pakaian branded, dll…. ach… untuk apa aku memikirkan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan diriku dan tidak mmberikan keuntungan apapun padaku…

Satu minggu kemudian

“ki bum… masuk!”

“ada apa bos?”

“kau pergi makan malam bersamaku malam ini!”

“tidak bisa sanbae,maaf… aku ada acara keluarga… noonaku datang dari jauh… kami sudah laaaammmmmaaaaaaa sekali tidak bersua… jadi kami mau makan malam bersama… sorry ya Bos”

“tidak bisa! Kau harus menemaniku bertemu dengan bos besar sainganku Choi Si won hyung, ia ingin mengadakan kerjasama… kau harus memeriksa semua dokumennya… apakah ada kecuragan di dalamnya!!”

“sebenarnya itu adalah keahlian noonaku… ia lulusan hukum dagang international dan ahli pajak yang sudah diakui beberapa perusahaan besar baik di Jepang maupun di eopah dan amerika sepertinya… bagaimana dong sanbae???”

“kakakmu??? Noonamu itu???”

“ne… kenapa sanbae… sanbae tidak percaya???

“Apa kau bisa mengundangnya datang malam ini untuk pergi bersama-sama kita”

“No…no… seperti yang aku katakan tadi aku tidak bisa malam ini, apalagi noonaku!! Sanbae ini… lucu”

Tanpa sengaja Kimbum memukul meja kerjanya… ia sedang kalut saat ini… ia tidak menyalahkan ki bum sama  sekali… ia marah pada dirinya sendiri… karena ia tidak bisa melupakan gadis cantik malam itu!! Dan ia sangat membutuhkan jiwa dan raganya bahkan saat ini juga! Sungguh ia tidak tahan lagi dengan semua kepenatan ini.

Memang kimbum setelah malam itu… dimana sso meninggalkannya, ia tidak pernah lagi menemukan pengganti sso… jujur ia masih 3-4 x melakukan ‘itu’ dengan perempuan lain, yang tidak diketahui asal usulnya… yang ia tahu para gadis itu organ sensitive nya itu sudah diperiksa secara medis sehat tidak mengandung bibit penyakit. Lagipula kimbum melakukannya dengan double proteksi, juga tidak pernah menggunakan bibirnya sama sekali!! Persis seperti sebelum bertemu dengan sso tentunya.

Dan apa yang dilakukannya itu terakhir kali adalah 1,5 tahun yang lalu sebelum memilih kimbum sebagai sekretarisnya. Bayangkan selama 1,5 tahun… kimbum tidak menyentuh satu gadispun. Ki bumlah tempat curhatnya.

Tapi malam ini… bagaimana???

Ki bum yang melihat kegelisahan kimbum menjadi iba…

“sudahlah bos, tidak apa … aku akan bilang kepada noona untuk mengganti harinya saja.aku rasa ia akan sangat mengerti, seperti yang  aku katakan ia sangatpengertian,  baik, lembut, ia sempurna… ialah  calon istri idaman para pria…”

“jangan promosi, kalau tidak mau mengenalkannya kepada orang lain, tahu!! Memperkenalkan dirinya pada bos-mu ini saja kau tidak mau!”

“bukan seperti itu Bos…, noonaku memang tidak ada duanya… ia sempurna bagiku khususnya dan beberapa namja tampan yang kaya. Tapi bukan itu maksud saya… maksudku adalah kalau sanbae benar-benar jatuh cinta pada noonaku, aku harus bagaimana?? Aku pasti akan membencimu sanbae… karena kau hanya akan menyakiti hatinya… sanbae harus sadar jika status sanbae dan saya adalah berbeda… tentu ada garis bayangan pemisah antara zona sanbae dengan zona hidup saya. Sanbae harus memikirkan hal itu.”

Kimbum seperti tertemplak saja mendengar penjelasan ki-bum itu

“mian… ki bum … aku selau lupa… akan hal itu…”

Mereka terdiam sesaat…

“ada lagi yang bisa saya bantu, sanbae?”

“tidak ada selain malam nanti kita akan ke restoran di Hotel Grand Le Meridien Hotel, jam 19:00. Dress code adalah jas dan dasi kupu-kupu…hitam, jangan lupa”

“ne, sanbae…aku kembali dulu”

Kimbum yang masih membutuhkan saluran untuk melampiaskan semua kepenatannya itu, memutuskan untuk mengalihkannya dengan berjalan-jalan di taman  yang letakknya di antara kantor dan apartemennya.

‘aneh rasanya jika berjalan sendirian di taman … dimana kebanyakan dari mereka adalah pasangan-pasangan muda ABG, atau ibu-ibu dengan anak-anak mereka tentunya… selain itu ia pun selalu dipandangi oleh banyak yeoja muda… benar-benar tersiksa’

Kim so eun

Sso tersenyum nanar… lalu menarik napas panjang…rasanya ia sudah siap… dan memang sudah waktunya ia melupakan semua harapannya yang ada di masa lalu… dan mengejar harapan sesungguhnya yang menantinya di depan. Selamat tinggal kenangan… aku berharap kau bahagia Tuan Kim Sang Bum… masih banyak gadis cantik ‘perawan’ yang kaya yang tentu lebih layak bersanding denganmu…

Sso melangkahkan kakinya menuju mobil VW Beetle convertible Coupe terbaru yang berwarna putih itu… dan ia menabrak seseorang yang berlawanan arah dengannya…

“mianhe… ajushi…. saya tidak berhati-hati”

Kimbum

Sedangkan Kimbum sekarang melangkahkan kakinya lebar-lebar… ia putuskan untuk pulang saja ke apartemennya yang ada di seberang  taman yang dilaluinya ini.

Dan selagi ia hendak menyeberang ia tertabrak seorang yeoja yang juga berjalan cepat berlawanan arah menuju ke arah parkiran mobil.

“mianhe, ajushi… saya tidak berhati-hati…”

“ kau… “

Sontak sso mengangkat kepalanya dan… “Anda…”

Bagai mimpi… hati kimbum seperti meloncat-loncat … antara rindu, senang, bahagia, bercampur menjadi satu. Tanpa banyak kata kimbum langsung menarik lengan sso itu.

Sso berusaha menahan tangan kimbum… “tunggu kimbunshi…Apa yang Anda mau?”

“kau harus ikut denganku sekarang juga!”

“ Lalu bagaimana dengan mobilku??”

“kau membawa mobil?”

“ne…”

“mana kuncinya?”

“ne???”

“kemarikan kuncinya… palli!!”

“ne” sso menurut dan langsung memberikan kuncinya.

Kembali kimbum menarik lengan sso untuk menuju parkiran di taman itu.

“ternyata seleramu terhadap mobil sangat bagus, nona cantik…”

“gamsahamnida…”

Hanya dalam waktu tidak sampai 10 menit, kimbum sudah sampai di parkiran apartement pribadinya. “turunlah!”

“ne…” jawab sso gugup…

Sampai di dalam apartemen kimbum, sso melihat sudah banyak perubahan…furnitur yang ada bergaya lebih minimalis industry kombinasi kayu dengan selera maskulin tentunya…

“Bukalah pakaianmu!” kata kimbum sambil membuka jas, dasi dan kemejanya juga ban pinggang dan celananya…

“apa yang Anda inginkan kimbunshi???”

“Aku menginginkan dirimu, tubuhmu, ragamu… !” kata kimbum sambil mencium bibir sso dengan ganas… “aku merindukan dirimu…. kau tidak berubah sama sekali, tubuhmu… harummu, bahkan kau semakin padat, berisi… dan kau semakin cantik sayang”dengan penuh gairah kimbum menciumi daerah sensitive sso pada telinga, leher, pundak dan tengkuknya itu, sedangkan tangannya bebas melepaskan satu persatu apa yang sso pakai saat itu.

Kimbum seperti sudah lupa segalanya, ia hanya tahu gadis yang sangat dirindukannya itu sudah ada di dalam pelukannya.

Sso pun tidak menolak perlakuan kimbum, ia pun merasakan hal yang sama… bahkan lebih lagi! Ia mencintai pria ini… seluruh dirinya, jiwa dan raganya… ia pun rela menderita hanya untuk kebahagiaan  pria tampan yang dicintainya ini.

TBC

Posted on Januari 28, 2014, in fanfiction. Bookmark the permalink. 139 Komentar.

  1. .waa ceritanya seru bgt unnie
    lanjut!!

  2. sso eonni ketularan kim bum…. ki bum benar benar mengagumivsso eonni ya.. sampai sampai sampai kalaiubicarain tentang yeoja pasti nma eonninya selalu di bawa bawa

  3. Ki bum fans bingitzzz sma noonaX (sso)…..

  4. Omii adiknya so eun bekerja pda kim bum ..sngat menakjubkan …ckckck

  5. Ah bener keren nih. Tapi ngga bisa baca part 2nya nih huhuhu T.T
    Kalau ada yang mau berbaik hati kirim pass wp nya keemail aku ya
    auliahanifa55@yahoo.com. Makasih🙂
    Berkaya terus author🙂 Hwaiting🙂

  6. Huuhuuu,, tambah keren aja nih critanya,,
    g p2 deh g bca part 2 nya,,
    mudah2 an part selanjutnya g mnta pswd lg,,,😀
    daebak Thoor……………………….

  7. hmm,.kim bum blm berubah aja y,.tp mdh2n dia serius sama so eun..

  8. aku sangat penasaran dgn kelanjutannya jadi aku baca part 3 dulu sebelum baca yg part 2 karena author blm memberikan pw kepadaku, aku berharap author mau membalas inbox’ku..😦

    wah wah, jadi ki bum sekretarisnya kimbum? walaah~~ dunia begitu sempit rupanya.
    setelah 3th tdak bertemu dgn soeun, kimbum langsung meminta “itu” kpd soeun?? oemji~ kimbum bener bener keterlaluan -_- dia tidak memikirkan perasaan soeun yg sudah lama mencintainya ckckck

    ijin baca kelanjutannya ya thor😉

  9. ternyata sso ga hamil ya pdhl udh lwt 3 tahun…

  10. Akhr’y mrka ktmu kmbali🙂 mrka kya’y udh kangen bngt,main lngsung aza ga pke ba bi bu dlu hahaha smoga ja bum tu bner” jth cnta ma sso,bkn cnta ma tbuh’y doank..

  11. waaah crita nya makin seru

  12. Ceritanya seruuuuu bgt minta pw Ώyå donk yg part 2 author м̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊κ̣̝̇ά̲̣̣̣̥ƨ̣̣̣̇̇̇̇ɪ̣̝̇

  13. Ki bum promosi mlu th…
    Kimbum kya’a frustasi bngt sh gx k’tmu sso, mngkn skng rindu’a…
    Kibum sma kimbum secara gx sadar s’bnr’a slng b’hubngan…
    Tpi gmna y klo kibum tau s’bnr’a kimbum sma noona’a p’nah b’hbngn…

  14. langsung loncat part 3 sebab part 2 tdk bs dibuka
    Hehehehe

  15. Aurellia michelle

    Bagusss :3

  16. Omo omo, jadi adiknya sso kerja di perusahaannya bum? trus bum dan sso ketemu lagi? bahkan sampe nglakuin “itu” jadi penasaran sama klanjutannya!!
    Chingu aku minta pw part2 yaa karna aku penasaran banget sama part 2nya gomawo!!^^

  17. yeaaaah bumsso bertemu lg kk^^ bumppa sprtinya sngtt merindukan sso.
    Bumppa belom tau klo ki bum adiknya sso rupanya..
    Waaaah makin seru deh,, apa sso hamil wktu itu ??
    Terus sso menghilang kemana selama ini ??
    Sso skrg sdh jauuuh lbh baiik kah kehidupannya ??
    Penasaran

  18. marthatina vita vienna

    Aduh,ternyata ki bum adiknya so eun kerja ditempatnya kim bum,hem jodoh memang tidak kemana,tapi kasihan sso waktu akan pinjam uang pada kim bum,harga dirinya seakan runtuh seketika saat kim bum mulai menyebutkan angknya dan membayar kurang dari kemarin,kasihan banget,dan sekarang setelah 3tahun tidak bertemu,mereka dipertemukan kembaliii,wah kim bum serassa mendapatkan durian maniissss,.

  19. Sukaaaaa bgt deh ff Ώyå setiap baca detail bgt bikin deg“an gmanaa gituuu seruu abisss feel Ώyå dpt dan sesuai yg diharapkan si pembaca GÖÖÐ job ◦°◦:D:D◦°◦нέнέ˘°˘нέнέ◦°◦:D:D◦°◦.

  20. Wahhhh semakin seru saja ceritanya….hehe

  21. Ihhh ko sso jadi ketularan yadongnya kim bum sih. Kayanya ki bum bner” mngagumi sso, krna setiap membicarakan wanita pasti deh slalu bwa” sso. Aku seneng akhirnya skarang sso udh lumayan sukses, ki bum juga jadi mereka ga harus susah” dapetin uang buat berobat ibunya, krna mreka ber2 udh kerja skarang.

  22. Mreka ketemu lg stelah 3 th…

    Eh, tunggu dulu apa mungkin pas trakhir bum lakuin ‘itu’ pas sso dlm masa suur ya…?? Klw iya brarti sso n bum pny anak donk…¿¡

  23. Wow,,, gimana tuh kalo kimbum tahu nuna nya kibum itu sso ea… Ahha kim bum kelewatan banget maen seret sso z… Sso juga harus’y gx nurut z ma kim bum..!!!

  24. ceritanya bgus thor lanjutkan.

  25. Marthatina vita vienna

    Apa yang menjadi harapm so eun sepertinya akan terkabul.

  26. Seru…. Senengny mereka ketemu lagi

  27. omo bagaimana ini, senang sih kimbum dan sso bertemu lagi, tpi knapa langsumg spertii ituuu .

  28. Apa itu yang jadi sekertarisnya kimbum itu kibum adiknyaa soeun eonni?
    Wah kimbum nafsu banget ngga sabar banget, ngeliat soeun kaya kuci ngeliat ikan hehe
    Yang sabar oppa ntar juga dapet kok hehe

  29. Ya ampun dunia itu memang sempit sekertaris kim bum merupakan adeknya sso

  30. Waaaaah ki bum da hubungan ma kim bum kek na crita slanjut a

  31. Owowowowowow….. baru ketemu langsung nancap ke apartemen ckck

  32. Owowowowowow….. baru ketemu langsung nancap ke apartemen ckck

  33. Ada apa dgnmu sso knp tdk menolak wkwk keenakn Bumpa

  34. sudah 3 thn mereka gak ketemu & ternyata Kim Bum rindu berat & gak bisa melupakan Sso. Sayangnya dia jg gak bisa melacak data Sso krn dia gak pernah tanya ttg diri Sso

    Gak disangka kl adik Sso adalah karyawan Kim Bum. Dia gak rela kl kakaknya dimiliki Kim Bum krn dia tau reputasi Kim Bum yg gak bisa serius dg satu wanita

    Waw…mereka bertemu!!! Bumsso akhirnya bertemu lagi

  35. astaga jadi adiknya so eun kerja di perusahaan kim bum. dan ki bum enda mau mengenalkan so eun ke kim bum, tpi dia enda tau klo noona nya dan bosnya udh prnh ketemu

  36. yeayyyy akhir’y mrk brtmu kmbli stlh skian lma sso eonni mnghlang…duh bummpa nfsu bgt eoh pas ktmu sso eonni msin trik n nysor z wkwkwk
    OMG dnia bg2 smpit tyta kibum jd skrtris bummpa? klo mpe bummpa tau kbnrn ttg kibum yg tyta adik dri org yg d cri n drindukn’y llu gmn rspon’y yah?

  37. Yeee,,, akhirnya mereka ktmu lg, yadong lagi…
    Kwkwkwk….Ki bum serius gak bakalan suka klo kom bim suka sm Sso??
    Aduhh, apa nnt dia bkl jd prnghalang hubungnnya BumSso???

  38. Tambah seru nih ceritanya… ki bum bener” mengidolakan kakaknya.. dan bumppa akhirnya bertemu kembali dgn sso.. saking rindunya bumppa maen nyosor aja hihihihi

  39. lama ga ktmu skalinya ktmu lngsung d ajak ke aprtment bumppa nakal bnget..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: