The Best Holiday in my Life [part 3]

THE BEST HOLIDAY in My Life

Author: Shadow

Main cast: Kim Bum & Kim So Eun

Genre: Romantic, family

PG: 17+

Type: FF

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@

Kimbum kembali ke hotel nya yang pertama untuk check out dan mengambil seluruh barangnya untuk dibawa ke hotel tradisional bersama sso…

Sampai di Hotel

“sso kau mandi dan pakai pakaian cocktail party yang simple apakah kau bawa di koper?”

Sso berpikir sebentar… “ne…. aku bawa untuk perjalanan pulang harusnya… tapi tidak apa … memangnya kita mau pergi ke mana Bum? “ …

“lihat saja nanti…” kata kimbum sambil tersenyum…

Dua puluh menit kemudian mereka bertemu di lobby hotel… kimbum sangat terpesona dengan kecantikan eunnie… kalau melihat dirinya seperti ini maka seharusnya usianya sama dengan diriku… batin kimbum… kimbum semakin penasaran… Am I falling love with her?

Kimbum langsung naik ke mobil disusul sso …

“Karena sudah pukul 18:00 kita pergi makan malam dulu okay, nona sso??”

“ne… aku juga sudah lapar rasanya…”

Mereka tiba di Tokyo bay Dinner River Cruise, di sana ada berbagai kapal pesiar untuk makan malam yang tersedia Sumida sungai dan Teluk Tokyo

“wah… gumawo bum… ini sangat special… ini pasti mahal sekali…”kimbum hanya tersenyum… ia memanglah seorang gentlemen sejati.

Mereka menikmati hidangan eropah

“Ehm… ini masutha bum, yummy… I like it …”

“makan lah yang banyak sso… sedari pagi kau selalu bilang ‘ini masutha’ tapi aku perhatikan baik=baik kau hanya selalu makan 1 porsi kecil saja… ayo makan yang banyak palli!”

“ne,… kimbumshi…”…ehm… bummie… mengapa kau baik sekali padaku? Padahal Kita kan…baru berkenalan paling-paling baru 28 jam yang lalu dan tidak lebih dari itu…apa alasanmu? Apa kau tidak tahu kalau aku ini pemangsa namja kaya… kau lihat kan belanjaanku kemarin malam…” pancing eunnie

Kimbum memandang sso dengan lurus sambil tersenyum menggoda… “aku suka kamu sso, Choaheyo” tantang kimbum.

“oya… kau akan menyesal nanti… lihat saja!” balas eunnie santai dengan smirk nya.

“bagaimana jika tidak? Kau berani terima konsekuensinya?” balas kimbum dengan smirk-nya… jujur jantung sso sudah tidak terkendali geraknya… tapi ia terlalu gensi untuk mengaku kalah di depan namja ini yang baru dikenalnya I hari lebih itu.

“siapa takut…?? namja ‘play boy’” sahut eunnie keceplosan…

“playboy… menurutmu aku playboy?” “Ne… tapi …”

“kau ragu kan… karena kau tertarik dengan pria playboy begitu sso??”

“omo… “…. (aku salah bicara jadi kejebak sendiri deh…!)

“bummie… setelah ini kita akan pergi kemana lagi ya? Sso mengalihkan permasalahan playboy itu.

“kenapa kau menghindar nona? Apa kau terlalu gengsi untuk mengakuinya? Jujur kalau kau suka padaku, aku sama sekali tidak berkeberatan hati, bahkan aku akan menerimanya dengan senang hati, kok jinjja…”

Wajah Sso langsung bersemu… tidak berani menatap kimbum… kimbum tersenyum penuh kemenangan…. dalam hati nya begitu yakin ia bisa menaklukkan sso dalam dua hari ini….

“oya … setelah ini kau mau belanja, melihat museum, beli souvenir, atau nonton KABUKI?

“aku boleh memilihnya???? Jinnja?? “ kimbum menganggukkan kepalanya…

“bagaimana kalau nonton Kabuki, makan sushi yang lain (sso malu… ia suka sekali sushi) itu saja… belanja souvenir juga boleh… tapi nanti terlalu malam…. terserah aja deh…”

“siap laksanakan nona… apapun yag kau mau akan ‘hamba’ laksanakan…”

“bummie kau tidak harus….” kimbum menarik tangan sso menuju mobil..

Mereka pergi belanja souvenir lebih dahulu di asakusa.

Sepanjang perjalanan mereka bercakap-cakap… “kau tahu tentang kuil asakusa sso?”

Sekian kalinya sso menggelengkan kepalanya….. “memangnya ada cerita menarik apa bum?”

“kau mau mendengarkannya sso?”

“tentu bum, kau tahu kan… aku suka sekali jika kau bercerita… sepertinya semua itu menjadi hidup dan nyata di hadapanku…” sso memuji kimbum dengan tulus… bisa dilihat dari matanya yang berbinar-binar itu… kimbum tersenyum manis… “gumawo nona sso… aku sangat tersanjung dengan pujianmu itu” lalu kimbum mengedipkan matanya… langsung sso salah tingkah dan mengipas=kipas wajahnya… yang terasa panas… kimbum tertawa kecil melihat kelakuan sso itu…

“Baiklah aku mulai.. ya….dengarkan baik-baik … naneun ”

“Kuil Asakusa adalah kuil yang  tak pernah berubah sejak beberapa ratus tahun silam. Dan Kuil Asakusa  ini ternyata menyimpan cerita yang  menarik.
Sekitar abad ke tujuh Masehi, dua nelayan Desa Asakusa menemukan patung yang tersangkut jaring. Sesepuh desa menyebut itulah patung Kannon, Dewi Kemakmuran. Warga desa membuat bangunan untuk menyimpan patung tersebut dan lama kelamaan desa nelayan itu hidup makmur. Rumah tempat penyimpanan patung Kannon lambat laun menjadi kuil yang besar. Meskipun, patung Kannon sudah tidak lagi diperlihatkan kepada umum.

Di tempat ini, tradisi terus dijaga dalam suasana kuil yang tetap tempo doeloe. Bangunan kuil dipertahankan sesuai aslinya.

Wisatawan akan melewati beberapa bangunan dengan pintu-pintu yang sangat besar. Semua dipertahankan seperti aslinya, hanya ditambah lampion-lampion yang juga selaras dengan bangunan kuno di sekitarnnya. Sehingga memasuki Kuil Kannon di Asakusa, seolah memasuki lorong waktu menuju arus balik Jepang di masa lalu.”

“di tempat  ini banyak sekali souvenir dengan harga yang lebih murah daripada ti tempat lain di Tokyo,  apakah kau berkeberatan?

“tentu saja tidak bukankah lebih menguntungkan bagiku??? Kimbum tertawa melihat kepolosan sso ini…

Sso berbelanja di sana dengan sangat antusias… tidak terasa sudah jam 20:30, kimbum mengajaknya makan sushi lagi di tsukuji market…

“kajja sso.. nanti lusa aku bisa mengajakmu lagi ke sini lagi jika kalau kau mau, nah sekarang ini bagaimana kalau kita makan sushi lagi di Tsukiji  market…. sekalian kau bisa melihat pasar traditional ikan terbesar di Jepang sekalian kau bisa membeli sushi take away atau makanan laut lainnya jika kau tidak suka suasananya, bagaimana? Ataukau mau ke restaurant sushi saja?” sso berpikir … ini sungguh menarik tapi pakaian dan sepatunya???

Kimbumpun baru sadar… “aigo… aku lupa… ya sudah kita cari kedai sushi.. kajja…” sambil menggandeng sso ke mobil… sso jadi tersenyum malu…  namja ini sungguh sangat baik… dan sabar terhadapku… apakah dia??? Jangan GR sso… hati-hati dengan pria tampan…!!!

“Sso , karena sudah malam restoran sushi nya aku pilihkan Roppongi Fukuzushi, saja ya… ini termasuk yang mendapat rating tinggi di Tokyo… kita coba…yuk?”

“setelah itu kita akan menonton KABUKI, di Teater Kabuki-za  yang merupakan teater utama di Tokyo akan menampilkan drama tradisional Kobuki. Teater yang berada di Harumi-dori ini sebenarnya bukan bangunan aslinya karena pada tahun 1921 teater ini hancur akibat kebakaran, namun kemudian dibangun kembali dengan material yang tahan api. Kabuki-za yang asli mempunyai arsitektur dari kayu dan dibangun tahun 1889. Kabuki-za awalnya dibuka oleh seorang jurnalis pada era Meiji bernama Genichiro Fukuchi. Setelah Fukuchi pensiun teater ini diambil alih oleh Shochiku Corporation di tahun 1914.”

“kimbum kau amazing… kau sangat sempurna… pasti yeojachingu-mu sangat bahagia…” sso tersenyum bahagia… sso sangat bangga bisa berkenalan dengan kimbum… “aku sangat mengagumimu, kau pria hebat…!!! tidak heran kau sangat sukses…”

Kimbum memandangi gadis di sebelahnya ini dengan perasaan bahagia, … dengan yeoja ini hatinya terasa hangat sekali… damai, nyaman… ia tidak bisa membayangkan kehilangan pesona yeoja ini dari kehidupannya… ia sepertinya tidak rela melepaskan yeoja ini… tapi bagaimana mengatakannya? Sedangkan ia sendiri … apakah ia jatuh cinta padanya??

Sampai di restaurant untuk menghemat waktu sso memilih take away sushi dalam kemasan khusus sehingga tetap fresh dalam 2 jam ke depan… demikian juga kimbum…

Sso merasa sangat berhutang pada kimbum… ia tahu pasti bahwa kimbum memutari kota Tokyo bersamanya denga route yang semerawut alias bolak-balik sepanjang hari ini tentu menghabiskan biaya yang sangat besar disamping semua traktirannya untukku

Untuk mengisi percakapan dalam perjalanan…kimbum bercerita tentang sejarah Kabuki pada sso

“Kau pasti ingin mendengar tentang Kabuki kan sso???” “ne… kimbumshi “ sso bersemangat dan mempersiapkan diri berkonsentrasi untuk mendengarkan cerita kimbum…

“Kabuki itu muncul pada awal tahun 1600an. Seni teater Kabuki diciptakan oleh seorang wanita dari kuil bernama Okuni dan dipertunjukkan di atas sungai yang kering di ibukota Kyoto jaman dahulu. Pada saat itu, Kabuki merupakan terobosan yang menarik minat masyarakat Kyoto yang akhirnya mengakibatkan timbulnya semakin banyak perkumpulan Kabuki lain. Kabuki di jaman itu berbeda dengan Kabuki yang dapat kita lihat masa kini, perbedaannya adalah dulu Kabuki isinya kebanyakan adalah grup penari perempuan. Para penari perempuan ini kebanyakan bekerja sebagai pelacur di luar panggung. Melihat kenyataan bahwa pelacuran berakibat buruk kepada nilai moral di masyarakat waktu itu, akhirnya pemerintahan Kyoto memutuskan untuk melarang wanita untuk naik ke atas panggung. Namun ternyata pelarangan itu memiliki efek yang positif bagi perkembangan Kabuki, karena penekanan Kabuki menjadi lebih kepada skill dan bukan kecantikan fisik belaka dan menampilkan lebih banyak drama daripada tarian. Hal ini meletakkan Kabuki ke jalur seni drama. Perkembangan selanjutnya adalah munculnya profesi baru yaitu yang disebut dengan onnagata, atau aktor pria yang memerankan wanita.

Lalu pada Abad 17 ( periode genroku). Saat memasuki abad ke 17, Kabuki telah menjadi bentuk baku hiburan teatrikal bagi masyarakat umum dan hal ini memicu perkembangan pesat Kabuki. Pada masa ini juga hubungan Kabuki dengan pertunjukkan boneka Bunraku menjadi erat dalam arti saling mempengaruhi perkembangan masing-masing.

Sedangkan pada Abad 18, penulisan drama bunraku maju secara pesat, membuat Kabuki seakan tidak lagi aksis pada masa itu. para aktor Kabuki bereaksi dengan mengadaptasi pertunjukkan bunraku ke dalam pertunjukkan mereka. Pada abad ini pula, pusat kebudayaan dari Kyoto dan Osaka pindah ke Edo, di mana karakter wanita Edo lebih kuat dibandingkan dengan Kyoto. Hal ini mengakibatkan peran onnagata yang pada awalnya adalah peranan yang lemah lembut menjadi kuat dan tegar.

Kemudian Pengaruh barat pun mengambil bagian terhadap seni Kabuki ini sehingga pada tahun 1868, Jepang membuka diri terhadap masuknya dunia barat. Hal ini berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan Kabuki. Salah satunya adalah banyak peraturan pemerintah yang menekan Kabuki dihapus. Namun selain hal ini, Kabuki juga harus beradaptasi dengan dunia yang telah berubah. Pada masa itu, simbol kesuksesan aktor Kabuki adalah untuk dapat melakukan pertunjukkan di depan kaisar Meiji. Kabuki sempat sulit berkembang pada masa perang dunia II karena harus banyak kehilangan aktornya dalam perang. Selain itu, seni Kabuki berhadapan dengan rival terbesarnya dalam dunia hiburan, yaitu film dan televisi. Namun hingga kini, Kabuki tetap menjadi salah satu bentuk seni teater yang masih dapat kita nikmati hingga saat ini.”

Tiba di lokasi Kimbum membeli tiket dan mengajak sso masuk dan meyaksikannya dengan terpesona… sambil menonton pikiran kimbum pergi melayang … sehingga ada  satu hal yang baru disadari kimbum tentang diri sso… ternyata sso adalah yeoja yang memiliki selera yang sama dengan dirinya … seni, budaya, dan makan… itulah yang membuatnya cepat akrab dengan pesona sso. Pertanyaan yang masih mengganjal di hati kimbum… siapakah sso dan apakah pekerjaannya??? Seingatnya semalam ia mengatakan kalau ia baru selesai pameran di Jepang… pameran apa??? Itu yang dipikirkannya saat ini sambil menyaksikan teater KABUKI di depan matanya….

Tidak terasa acara pun selesai… mereka bertepuk tangan dengan semangat,… sso dan kimbum tidak lupa berfoto dengan para pemain Kabuki itu untuk kenangan -kenangan mereka nanti…

Waktu sudah menunjukkan pukul 22:30, kimbum ingin mengajak sso ketempat yang seharusnya sedari tadi dikunjungi yaitu ONSEN. Kimbum diam-diam tetap ingin membawa sso ke Onsen… karena ia ingin sso terbuka pemikirannya tidak berpandangan negative…

Sehingga di dalam mobil, ketika sso sedang menikmati sushi nya itu, kimbum berkata pada sso,

“sso aku tetap membawamu ke tempat onsen, aku mengajakmu ke tempat ini supaya kamu melihatnya sendiri bahwa onsen itu tidak selalu seperti yang kau bayangkan tadi sore, melainkan ada banyak jenisnya

Ada “onsen” yang dibuat di dalam ruangan, ada juga “onsen” yang dibuat menyatu dengan alam atau secara khusus disebut dengan “rotemburo”. Pemandian “rotemburo” disebut maskot pemandian air panas di Jepang. Hal ini dikarenakan sambil berendam di air panas, kita bisa melihat langsung dan menikmati pemandangan alam. “rotemburo” ini baru mengharuskan setiap orang untuk naked. Dan untuk bisa menikmati “onsen” dengan nyaman tentu ada tata cara dan tata kramanya. hal ini untuk menghindari perbuatan tidak senonoh di tempat pemandian air panas.

Ada yang terkenal di Jepang dan bisa kita kunjungi kapan saja kau mau (kimbum smirk … sso pura-pura tidak memperhatikan), seperti :

Takaragawa Onsen Onsenkaku terletak di prefektur Gunma, Minakami-Machi. Onsen ini onsen paling terkenal dengan kelebihan pemandangannya yang sangat indah dan bangunannya terbuat dari kayu pinus tua. Takaragawa memberikan berbagai fasilitas diantaranya fasilitas penginapan dan banyaknya kolam onsen terbuka ataupun tertutup.

Azabu-Juban Onsen Pemandian air panas ini terletak di kota Tokyo. Onsen ini tidak berasitektur mewah tetapi letaknya dekat dengan daerah Roppongi atau daerah dimana banyak tinggal diploma luar negri.

Jinata Onsen Pemandian ini terletak di Shinkinejima, Pulau Izu. Onsen ini memiliki keunikan tersendiri dengan memberi pemandangan laut, onsen ini berada di bawah tebing. Sehingga untuk mencapai onsen ini kita harus menuruni tebing dengan ratusan anak tangga. Tempat ini pernah tersapu badai pada tahun 2002. Maka dari itu untuk ganti baju hanyak bisa di sela-sela tebing.

Kusatsu Onsen Pemandian ini terletak di prefektur Gunma sama seperti Takaragawa. Menurut salah seorah doktor asal Jerman, berendam di pemandian ini sangat sehat untuk tubuh. Saat musim semi, pemandian ini penuh oleh para wisatawan.

Sso mendengarkan sambil menganggiukkan kepala tanda mulai mengerti…”O seperti itu rupanya… mian bummie… aku tidak pernah ke onsen sebelumnya” sso dan kimbum tersenyum bersama… “ sso, Aku berharap kita bisa pergi lagi bersama-sama ke tempat-tempat dimana onsen itu berada” kimbum tersenyum dan… oya  Nanti kau ingat ya soo”

1. Begitu masuk ke “onsen” kau akan melihat bilik yang memisahkan antara kamar mandi pria wanita.

2. Setelah masuk kau akan menemui rak-rak kayu tempat kita menanggalkan baju kita. dan kita baru naked

3. baru kau bisa masuk ke ruang mandi dengan menggunakan handuk kecil ataupun tidak. Kau pasti tahu Guna handuk kecil tentu saja untuk menutupi .. (kimbum tersenyum sedangkan sso melotot) Namun ada ataupun tidak menggunakan handuk kecil tidak berpengaruh. Kita bisa menggunakan tangan kita.( Sso langsung mengalihkan pandangannya ke tempat lain..).”Oya….”

4. Sebelum masuk ke bak air panas, kita harus membersihkan seluruh badan kita terlebih dahulu. Biasanya kita akan membersihkan badan kita dengan posisi duduk di depan shower.

5. Setelah bersih dan membilas semua sisa sabun, barulah kita boleh masuk ke bak air panas. Perlu diingat bahwa ketika masuk kita tidak diizinkan membawa handuk ke dalam bak mandi.

6. Setelah merasa cukup kita bisa membilas badan kita ditempat shower tadi atau segera keluar ruangan untuk mengeringkan badan dan kembali berpakaian.

“Kau sudah memiliki bayangan???” Sso menganggukkan kepalanya…”ne arrasso…”

“kajja kita sudah sampai…” sso sudah seperti kepiting rebus…

Ternyata sampai di dalam Onsen sudah sepi karena malam hari…

”Oya sso kita hanya 45 menit saja okay… kita harus beristirahat … karena besok kita akan pergi lagi…arrasso?” sso Nampak bingung… tapi ia menganggukkan kepalanya…

Di dalam sso melakukan semua prosedur yang hampir sama seperti yang dijelaskan oleh kimbum… dan sso ternyata tidak merasa malu atau canggung karena ia hanya sendirian… tidak ada pengunjung yang lain… sso merendamkan dirinya…”Omo” ini benar-benar segar… sso pu terhanyut dalam kenikmatan kelegaan sungguh nyaman, rileks, santai, seakan semua otot yang menegang selama ini menjadi kembali normal… kalau tahu seperti ini maka dari dulu sso akan selalu mampir ke onsen malam hari jika ia berada di Jepang…

Sso nyaris saja lupa … waktunya hanya 45 enit saja!!! Benar dugaannya kimbum sudah rapi menunggunya dengan senyum kemenangannya… sebenarnya aku gengsi untuk mengakuinya… tapi untuk namja yang satu ini… ia memiliki perasaan yang berbeda… perasaan yang dalam… lebih daripada sekadar menghargai… apakah ia mengharapkan lebih… dirasakan jantungnya berdegup kencang, dadanya terasa sesak… haruskah semuanya kuhentikan??? Sebelum semuanya menjadi lebih rumit dan terlambat…. sebelum semua ini menjadi hanya sekadar mimpi di siang bolong saja… aku tersadar dari lamunanku… aku bisa merasakan jika matanya terus memandangi gerak-gerikku tanpa lengah sedikitpun… seandainya ia…???? Omo aku selalu saja! STOP IT! Kata batinku

“mian, kimbumshi… aku nyaris lupa waktu…” kataku jujur… ia tersenyum sangat manis… membuat yeoja manapun akan jatuh cinta padanya… karenanya aku tidak boleh terbius olehnya…

“tidak apa aku senang karena kau ternyata menyukainya bukan?” aku tersipu malu karena ketahuan olehnya bahwa aku menikmatinya!!!

Di dalam mobil… “besok aku mau mengajakmu ke luar kota, kita akan berangkat pagi siap jam 6:30 kau bisa kan… apa perlu aku yang membangunkanmu?” Tanya kimbum sambil serius enyetir mobilnya itu…

“tidak perlu aku juga punya alarm, gumawo… tap besok rasanya aku tidak bisa…”

Kimbum langsung menghentikan mobilnya… dan mengarahkan ke bahu jalan… ia sangat kecewa… ia mengatur napasnya… ia tidak bisa marah karena yeoja yang satu ini… penolakkan sso membuat hatinya sangat sakit… mengapa???? Ia bukan siapa-siapaku… tetapi mengapa aku takut … sangat takut kehilangan dirinya…? kimbum menarik napa panjang ia mencoba untuk menyususn-kata-kata… ia pun mencoba untuk mengendalikan emosinya… ketika dirasanya sudah cukup ia memandang kearah sso…

Mata mereka pun saling terkunci… masing-masing memandang dengan intens… mencari tahu perasaan apakah yang terkandung dalam diri mereka masing-masing…

Sampai satu titik mereka tersenyum sendiri… “kau takut padaku sso?” Tanya kimbum… sso menggelengkan kepalanya… “kau meragukanku?” sso bingung… meragukan ??? damal hal apa batinnya… dalam hal penampilan, ekonomi, tanggungjawab??? Sso tidak bisa menjawab… pertanyaan itu terlalu sulit dan sangat menjebaknya…

Untung saja tibalah mereka di hotel dimana mereka menginap…. kimbum mengantarkan sso sampai ke depan kamar hotelnya… untuk memastikan semuanya baik-baik saja… lihat betapa gentle-nya dirinya??? Sebelum sso dan dirinya berpisah… kimbum memegang tangan sso… “aku sangat berharap kau menemaniku 1 hari lagi… “ kata kimbum dengan nada datar… “bolehkah aku memintanya darimu? Meminta waktumu 1 hari lagi…”

Sso bingung … ia sangat ingin, tapi kalau seperti ini terus…. hatinya… bagaimana dengan perasaan hatinya… perasaannya… tidakkah ia akan sangat menderita??? Tidakkah ia akan merasakan sakit nantinya karena bertepuk sebelah tangan?  Walau ia tidak tahu… apakah ia sudah jatuh ciinta padanya…

Tanpa sadar kimbum memegang tangan sso dan tidak melepaskannya… ia menatap lantai hotel itu dengan napas panjang… melihat hal itu sso pun tidak tega… dan sebenarnya ia pun sangat senang menghabiskan waktu bersama namja loyal, tampan, baik hati ini…

“baiklah bum… besok hari terakhir aku menemanimu bersama-sama menikmati liburan kita… “ sso menyerah… perasaanya yang lembut itu selalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri..

Kimbum memandang sso seketika dengan tatapan begitu bercahaya, begitu hidup, begitu bahagia, begitu cukacita… jujur sso sulit untuk menggambarkannya…

“gumawo sso, jeongmal gumawo…” boleh aku menyentuh pipimu?” sso terblalak atas permintaan kimbum yang tidak terduga itu…. sso  meremas kedua tangannya… ia tampak ragu dan bingung… membayangkan dan merasakan sentuhan tangan Kimbum di pipinya??? ‘OMO’ seperti mimpi saja batinnya… entah keberanian dri mana sso menganggukkan kepalanya…

TBC

 

Posted on Desember 17, 2013, in fanfiction. Bookmark the permalink. 72 Komentar.

  1. Mereka berdua terlalu gengsi untuk mengakui perasaan mereka masing2 ckckck

  2. Pdhal udh sma” sling jth cinta,tp mrka kya’y agk gensi bwt ngkuin’y.. Kim bum org’y so sweet bngt yaa hehe🙂

  3. so sweet bngt

  4. kimbum wikipedia berjalan, apa2 tau sejarah t4 tsb…😀

  5. Wawasan kimbum luas bngt…
    Kimbum knpa gx blng jha klo emg ska mh, nah lo nnti klo sso pergi bru nyesel secara sso kan smpe tnggl 18 d jepang’a
    cie… Yg pngn mgng pipi’a sso… Knpa pke acara ijin sma sso gla sh kan sso’a jdi mlu…

  6. bumppa mau ngajak sso eonnie kmana ?.
    mreka udah jatuh cinta.smoga bisa brsatu

  7. so sweet bgt. mreka berdua udh saling jatuh cinta, tapi malah gengsi buat mengakuinya🙂

  8. hah.. knp gk saling mengakui sj klw saling suka…

  9. Apa mereka udh sama2 jatuh cinta??

  10. Yhh,,, tryta pkran neti sso tntng prmndian onsen gga bner,,

  11. Kapan sih kim bum nyatain cinta ke Sso ???

  12. So itu sebenarnyaa suka sama bum begitu pun sebaliknyaaa, cuman mereka itu tengsin…… ih gemes banget kalau gitu teh, tar coba kalau udah ilang aja nyesel hehe

  13. Sebenarnya bumsso udah saling jatuh cinta..,bumppa kapan ngungkapin perasaanya ke sso onnie

  14. ehemmm..bumpa bs j modus nya..

  15. Wah…krn blm yakin perasaan masing2 hingga buat gensi satu sama lain untuk berkata sebuah kejujuran

  16. Sso masih ragu kek a sama kim bum dan juga gengsi dgn perasaan a sendiri

  17. Wahhh eunni sampai sekarang masih belum diketahui identitasnya sebenarnya siapa dia??? Bummie ga mau pisah nie yah ma eunni

  18. Ada yg mulai jatuh cinta kira kira siapa itu!

  19. q dah ykin bgt klo bummpa tu sbnr’y bkn hya skdr rsa suka n kgum tp cnta hya z bummpa blm mnydri’y trbkti dri skp bummpa yg tkut khlngan n mrsa nyman…hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: