The Conqueror [part 2/2 end]

The conqueror (2/2)

Author: Shadow

Main Cast: Kim Bum & Kim So Eun

Genre: Romance, Family

Type: TwoShoot

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@@

Kim Bum

“nona soeun… apakah kau…..” tanyaku lagi dengan lembut namun belum selesai aku bicara…

“ne… aku bersedia tuan Kim…” sambil mengembangkan senyumnya, yang sudah membuat ‘milik’ku saat ini membesar… dan  menegang…

Aku begitu bahagia sampai… “boleh kau katakan sekali lagi nona soeun?”

“Ehm…ehm….nado saranghae tuan Kim…” katanya lebih keras dan pasti…

Sontak aku langsung memeluknya dan menciun bibirnya dengan lembut yang lama-kelamaan menjadi panas, penuh hasrat dan menjadi nafsu yang ‘liar’ yang tereksplor keluar dari disposisiku selama ini… yang mungkin kupendam dalam alam sadarku yang tidak pernah kusadari… seperti sebuah lubang tak berdasar… seperti pula rasa kehausan yang tidak pernah terpuaskan …

kami melakukannya di belakang mobilku dimana tubuh soeun ini  bersandar sepenuhnya pada pintu belakang mobil land rover terbaruku… aku tahu dia terpaksa demikian karena kakinya tidak mampu lagi menopang tubuhnya yang lemas dari sensasi yang  baru kami lakukan…  kami terhenti untuk mengambil napas…

Langsung ku tarik tangannya ku dudukkan dirinya di dalam mobilku… dan kami langsung meluncur ke apartemenku yang tidak jauh dari parrish bakery ini… kutelepon pak Jang untuk menungguku di apartemen… untuk mengambil kunci mobil eunnie dan memarkirnya di apartemenku…

Dalam waktu 15 menit kami sudah tiba dan pak Jang sudah di depan apartement ku…

”mana kunci mobilmu?” tanyaku…

“ini….” jawabnya ….  langsung kuambil kunci  itu dari tangannya dan memberikan pada pak Jang… dan ia langsung melaksanakannya…

Kubuka pintuku dan …”kapan tanggal lahirmu?” ….

”6 september 1989”…..jawabnya  “ada apa bum?”tanyanya tanpa ku jawab…

“691989…. ok… thanks….kajja masuk ke dalam”

Jujur aku masih tersiksa untuk menahan bagian bawah tubuhku yang mengeras ini… maka aku tidak mau banyak berbicara aku sedang dalam usaha yang berat… langsung kubawa eunnie ke kamarku … dan kucium lagi dirinya… langsung dengan nafsu yang besar… anehnya…. ani… untungnya eunnie tidak menolakku… but why? I don’t care… ever more…

kubuka kemejaku … dasiku… blezzer-ku… kemejaku… kaos dalamku… ban pinggangku dan celana panjangku semuanya sudah berhamburan di sebagian lantai kamarku… lalu aku membuka baju eunnie yang simple hanya dengan satu hentakan setelah membuka resultingnya sudah meluncur mulus ke lantai….

kuhentikan mulutku dan kupandang tubuhnya… tentu ia sangat malu… sekali… ia berusaha melepaskan kedua tangannya dari  genggaman tanganku… tapi sayang tenaganya tidak lebih kuat dari ku, bukan????

Ku tuntun dirinya dengan aba-aba gerakan tubuhku sampai ia rebah di atas ranjangku yang berukuran besar 2×2 m itu yang putih bersih…. kutindih tubuhnya dan aku tatap wajahnya yang sudah bersemu merah…

“naneun saranghae… saranghamnida…nona  kim so eun… setelah ini (sambil smirk…) kita akan membeli cincin…. lalu sore harinya kita akan langsung ke rumahmu…karena  aku akan berbicara dengan appa dan ommamu… lalu aku akan membawamu ke salon dan ke boutique langgananku terakhir kita ke pesta ulang tahun hyungku… arrasso?”

So eun

Aku berpikir sejenak …”ne…” jawabku singkat… dan kami melanjutkannya…

aku pun merasakan hal yang sama… kehausan… yang  tidak tertahan…. sentuhan-sentuhannya benar-benar membuatku hanya mengikuti setiap gerakan irama permainannya yang ‘panas’ tubuhku hanya menikmatinya saja dengan sendirinya… sampai ia memasukkan jari-jarinya ke daerah teritorialku yang selama ini kujaga dengan ketat… dan dia berhasil membuatku mendesah hebat seperti terlepas dari belenggu bertahun-tahun lamanya… karena klimaks yang kualami ini… dia tersenyum puas… ayo.. . kita mandi dan pergi… katanya mendesah

Kulihat ‘miliknya’…. lalu tanpa sadar kutarik tangannya… ia langsung memandangku dengan heran… “kau membutuhkanku bukan?” Tanyaku dengan memandang lurus ke matanya… dan I mean it aku bersungguh-sungguh… aku tidak merasa canggung lagi tapi aku merasa seperti sebuah keharusan kebutuhan… dia tampak syok …

“aku percaya padamu bummie…. sebagaimana kau percaya padaku…” kataku jujur… sambil ku elus dadanya yang bidang dengan elusan yang lembut … sungguh aku bukan yeoja perayu… apalagi yang bisa merangsang seorang  namja… tapi dalam kasus ini aku bisa  merasakan betapa  dirinya dalam penderitaan yang sangat hebat… dia membutuhkan ku… itu yang ada dalam naluriku…

“apakah kau yakin padaku eunnie… ?“ tanyanya sambil memajukkan tubuhnya dan menarik pinggangku dari depan dengan tangan kirinya… sedangkan tangan kanannya memegang lengan kiriku… gerakan ini membuat tubuh kamipun menempel tanpa batas apapun… dan melekat padu… kurasakan napasnya memburu hebat demikian juga diriku yang merasakan sensasi tidak tertara….

“sekali lagi kukatakan… apakah kau mau melakukannya saat ini eunnie… sayang..” dia sudah sulit untuk berbicara dengan normal…

“ne… bummie… aku tahu kau sangat menderita selama ini… apakah karena diriku?”

Langsung aku menjerit kesakitan… dengan tertahan… kuremas rambutnya… dengan keras kurasa… tapi itu tidak mempengaruhinya  sama sekali dan sekali lagi bibirnya sudah melumat bibirku, membuatku melupakan jeritanku beralih ke kenikmatanku yang sempurna…

“gumawo eunnie… jeongmal gumawo  … aku tahu sejak awal kita bertemu., di.saat kau menyentuh bagian tubuhku  yang sensitive ini ,…. aku sadar bahwa   tubuh  aku ini tidak pernah  salah dalam  memlih kan pasangan hidup … soul mate…ku… eunnie… ya… kau benar…sejak hari itu aku sangat menderita… kau sungguh … pesona mu sangat hebat eunnie… hanya kau yang mampu membuka kunci hati dan tubuhku… ya Cuma… dirimu… 3 bulan… 3bulan lebih lamanya kutunggu hadirmu… dalam penderitaan yang seperti ini…. tapi syukurlah… akhirnya saat ini aku sudah menemukannya… aku sudah mendapatkannya… gumawo jeongmal gumawo eunnie…” dan …kami pun berteriak bersamaan …. lemas sudah baik diriku maupun dirinya… kami terlentang bersama … kuselimutkan tubuh kami  sambil menunggu semua kembali normal…

Aku bangun lebih dahulu, aku memandangnya…” mau mandi bersama ?”… ia tersenyum malu seperti tomat… its okay… soon or later you are mine actually…. don’t push too hard… its okay… aku mandi dan berpakaian rapi bergantian dengan drinya…

Seperti janjinya padaku…. kami langsung ke toko perhiasan langganan.

“Omo ini toko perhiasan ommaku juga (bathinku)… gawat kalau mereka mengenaliku”…

“silahkan Tuan dan nyonya… mau mencari cincin couple?’” Tanya pramuniaga toko tersebut…

“ne… ada model terbaru?”

“aigo… tuan muda Kim tampaknya mau segera menyusul  oppa Joon ya? Baguslah… silahkan dilihat ini adalah model terbaru… silahkan dipilih…”

Kim bum

Aku memeluk pinggang eunnie … dan..” pilihlah sayang … yang mana kau suka… aku pun menyukainya… aku tidak membatasi harganya… semua terserah padamu… “ lalu aku berjalan kearah yang lain untuk melihat cincin khusus untuk melamarnya malam ini setelah acara ulangtahun hyungku selesai…

aku menanyakan pada pramuniaga yang lain untuk model yang terbaru…

“sebelah sini model terbaru limited edition tuan muda Kim…silahkan dilihat…”

Aku perhatikan satu persatu …dengan seksama… aku membayangkan  tangannya yang mungil itu dan mempertimbangkan apa yang cocok di jari manis kanannya nanti…ah sebuah kombinasi mutiara dari tiram alam yang bulat sempurna dikelilingi dengan mata diamond yang bercahaya indah… sempurna…

“aku yakin yang ini ajumma… bungkus dengan terlebih dahulu di ukir inisial K&K dan tanggal hari ini… bisa segera ajma?”

“ne…Anda perlu  tunggu 15 menit tuanKim… “

Aku kembali ke tempat eunnie… “bagaimana sayang kau sudah memilihnya…?” Kataku. aku suka sekali harum wangi rambut dan tubuhnya… membuatku selalu berbisik setiap kali ingin berbicara kepadanya…

Ia sudah memilih model yang sangat indah dan simple aku pun langsung setuju dengan pilihannya … yang sungguh menunjukkan kepribadian kami berdua… “perfect”  kataku memuji hasil  pilihannya…

Kami pun tersenyum satu dengan yang lain….

“oya ajumma tolong diukir inisialku dan inisialnya dulu… nanti kalau sudah ditentukan tanggalnya aku akan meminta ajumma untuk menambahkannya …”

“tidak masalah tuan Kim … Anda adalah langganan tetap kami… kami sangat bangga bisa selalu melayani setiap kebutuhan keluarga Anda…”

“Omo … Kim sang bum… putra kedua dari pemilik Kim’s corp… selamat… selamat… akhirnya Anda menemukan pasanganmu … omo… ommamu selalu khawatir dengan dirimu… dikiranya kau tidak mau menikah …. hahaha…ajuma ikut bergembira… oya ajumma diberitahu kau datang dengan calonmu… dimana dia… kau harus memperkenalkan nya pada ajumma … supaya bisa mendapatkan potongan harga ho….? Kata Ajhuma pemilik toko

“ajumma bisa saja… tapi ide itu boleh juga” godaku… dan kami tertawa… lho kok eunnie-ku hilang  aku celingak celinguk.. kutelepon iphonenya… ternyata dia sembunyi di balik balkon …

“babo Soeun …. kenapa tidak matikan ponsel!!!” Gumam soeun mengetuk-ketuk kepalaku…

“kenapa kau di sini soeun… apakah kau malu menjadi calon istriku???!!!!” tanyaku penasaran… dia menarik napas panjang dan menggelengkan kepalanya…  aku  menatapnya… lalu aku  tersenyum sambil menggandeng tangannya… untuk keluar… belum lagi kami berjalan 1m…

“OMO…. Aigo….ternyata…  awas ya … keponakanku tercantik dan tersayang  ini… KIM SO EUN..sini kau!!! Kau berani mengumpat…di depan ajumma-mu  ya????” Ucap ajhuma tiba-tiba saat melihat soeun

Giliran aku yang bingung apa yang sebenarnya terjadi di sini??? Kulihat ajumma pemilik toko langganan ommaku ini memeluk eunnie dengan erat…

“diam-diam kau kau cabe rawit ya Eunnie… kau bisa mendapatkan Kim Sang Bum primadona yang dilirik  di dunia bisnis semenanjung Korea hari ini… aigo… selamat eunnie… selamat…oya… jangan bilang kalau ommamu belum tahu?? Ayo jujur….!!!”

“ne… “kata soeun jujur….

“aaigo kau backstreet rupanya ho?! Sudah cukup umur kok pakai malu segala dan harus back street segala…” eunnie tersenyum malu… ia tidak membela diri… walau kejadianya tidaklah seperti itu…

Aku mendelik ke arah sso dengan maksud “ada apa ini.?.. kau kenal baik dengan ajumma ini rupanya?” Sso hanya menatapku dengan senyumnya yang manis….

“aigo…. masih aku kaget rasanya tidak percaya dengan apa yang terjadi ini… tuan muda Kim… mian…mian… kau sepertinya belum mengenal siapa gerangan sebenarnya nona manis imut, bersahaja ini bukan?”

Aku tidak menjawab ajumma itu… memang benar juga apa yang dikatakannya… aku hanya berpikir aku jatuh cinta padanya. Cocok dengannya dan seharussnya dia  memiliki status ekonomi yang sama denganku actually….

“tuan Kim. nona soeun ini adalah keponakan kandungku… anak dari adikku tersayang… kalau kau mau tahu lebih detail…”

“ajumma stop pleaseeeee…” kata eunnie merengek…

“saya ulangi kalau anda ingin tahu ia adalah putri pertama dari tiga bersaudara pemilik Shinwa group…kenalkan…”

“aigo… aku terasa mau tercekik rasanya… gila benar … tidak main-main gadis yang aku cintai ini… omo… aku sudah mengambil “kegadisannya…” Gila!!! Ini benar-benar Gilla!!!! Mimpi apa aku tiga bulan ini!!! Gawat… apakah keluarganya menerimaku….????” huh kutarik napas ku panjang-panjang…

Akhirnya cincin pesananku tiga-tiganya selesai dan sudah diwadahi dengan sangat bagus… dan kami pun pamit..

“Tunggu…”, kata ajumma

“eunnie coba kau ke dalam dulu ambil dan buat sendiri minum sana untuk calon suamimu… ajumma mau bicara dengan bummie… arrasso???…

“oya, nak kimbum kau mau menemui calon mertuamu sekarang ini benar? Sini… kau tentu ingin  membawa sesuatu benar? Kau belikan ini saja” ucap ajhuma menunjuk salah satu perhiasan… “ini adalah pesanan calon mertuamu seminggu yang lalu dan baru datang 1 jam yang lalu, apa kau keberatan…ini adalah 1 set perhiasan blue safir dengan rancangan khusus…tentu  aku memberikan  potongan harga atas rasa terimakasihku padamu … karena kau mau menikahi keponakanku ini… bummie… kau harus mencintainya arrasso? Dan ini hadiah kalung dariku untuk soeun…. untuknya kalung ini senada dengan cincin mutiara yang akan kau berikan untuknya… jadikan ini kenangan terindah dalam hidupnya…” kata ajumma sambil menepuk-tepuk punggungku…

“gumawo ajumma… jeongmal gumawo…kau sangat membantuku… “ kataku dengan penuh rasa terimakasih…

“satu lagi bummie… kau pergi ke toko jam tangan langka, aku akan pesankan merk kesukaan calon abonim –mu itu  yang baru datang minggu lalu… oya kau perlu tahu abonim mu itu kolektor jam tangan limited edition …dan pemilik toko jam itu adalah ajushi… nya eunnie… suami ajuma sendiri… so dia pasti memberikan harga khusus”

“sungguh aku dibukakan jalan… supaya mulus ke calon mertuaku…!!! aku sangat gembira sekali…”

“Tambahannya kau belikan aneka bunga mawar warna pink, peach, putih dan merah semua warna itu memiliki arti yang membantumu ke jalan yang mulus… kau paham… juga pergilah ke restaurant oriental di atas, pesan kan soup kimchi pedas paprika dan bulgogy  specialnya itu adalah makanan favorit keluarga eunnie… itu saja… semoga berhasil… ajuma mendukungmu…”

“ajumma kau sangat-sanagt baik … aku sungguh berhutang padamu… sungguh…” kataku sambil membungkukkan badanku…

“sudah-sudah…sana cepat beli  nanti eunnie keburu datang … jaga rahasiamu surprise…”

—-

Di toko ajushi soeun, aku pun di godanya… mereka pasangan yang sangat baik dan cenderung heboh… aku langsung dibungkuskan hadiah untuk calon abonimku… dan sungguh harga barang yang kubelanja hari ini semuanya… mendapat diskon luar biasa…  dari mereka… ditambah aku dibelikan sepasang jam tangan couple merk cartier dengan empat berlian di pukul 3,6,9. Dan 12… sangat indah limited edition dan baru datang…. aku sangat terharu..

“gumawo ajushi ,jeongmal…” kataku membungkuk…

Selesai semua… makanan pesananku akan datang setelah aku sampai di rumah eunnie nanti… restaurant itu tahu persis makanan kesukaan keluarga eunnie sehingga aku tidak perlu repot memesan satu-satu… cukup paket dan aku tinggal membayarnya… bunga mawar pun sudah kubeli…

Lengkap…semuanya…

Kujemput eunnie ku tersayang … lalu aku mengedipkan mata ke ajumma sambil melambaikan tangan…

Rumah Sso

Luar biasa…rumahnya tidak kalah dengan rumahku besarnya elitenya… benar-benar… kacau… mungkin kalau aku tahu siapa eunnie sebenarnya, aku tidak mungkin sok gaya dan berani melalui jalur ini,… sungguh… aku akan memakai jalur appaku dan ommaku yang tampaknya lebih pantas… Gawat!!! Gawat!! Bathinku…

Eunnie tampaknya tahu aku gugup dan bingung… ia menggeggam tanganku erat-erat… dan mencium lembut bibirku… cukup dengan dua cara penyembuhan itu aku langsung merasa keberaniaku  sudah pulih kembali seperti sedia kala….

So Eun

Rupanya ajumma yang ribut itu sudah menelepon omma atas kedatangan kami… baguslahh jadi kami tidak perlu bersusah-susah untuk menjelaskannya…

Ketika aku masuk…

“selamat datang eunie… Dia….?” Tanya appa

“naneun Kim sang Bum imnida, ajushi….mannaseo bangapseummnida ajushi, ajumma” kata kimbum sambil menunduk

“o… sepertinya wajahmu aku kenal dengan baik apakah kau ini…?”

“ne… ajushi aku Kim sang bum putra kedua  dari keluarga besar perusahaan Kim’s corp”

“aigo… aigo… luar biasa… ternyata benar-benar seperti yang diberitakan orang-orang, kau ini kecil-kecil cabe rawit ya … tampan, mempesona… silahkan masuk… silahkan masuk…”

“silahkan duduk nak Kimbum…”

“terimakasih ajumma”

Kim bum

“Ajuma..tolong  snack nya tamu sudah datang” omma eunnie menelepon dapur dari ruang tamu khusus yang indah …

Ternyata appa dan omma soeun jauh lebih sederhana dan lembut dari yang aku bayangkan… semua pemikiran dan rencanaku diterimanya dengan baik sekali… bahkan ketika aku memberikan hadiahku untuk mereka,… mereka memelukku…

“bummie-a… abonim sebenarnya tidak perlu ini semua… abonim tahu ini sangat mahal… kau membuang banyak sekali uang untuk kami… kau kan perlu untuk masa depanmu sendiri… tapi  abonim, ommanim sangat berterimakasih demikian juga dengan makanan yang kau pesan itu… “

“bummie… bagi kami… asal kau setia mencintai eunnie sampai ajal memisahkan kalian sudah lah cukup bagi kami… karena kami tahu,… yang membuat sebuah rumah tangga itu bertahan adalah cinta sejati…”

“jadi kalau kau sudah bercerita sedemikian cara menemukan dan mendapatkan eunnie… pertahankanlah itu dengan segenap jiwa dan ragamu… segenap hatimu dan kekuatanmu… itulah yang paling berharga bagimu kelak..kami selalu mendukungmu.”..

“kami mengenal baik sekali appa dan ommamu… beritahu mereka supaya mereka cukup menelepon kami tidak perlu repot-repot datang ke tempat ini… kami tahu mereka lebih sibuk dari kami,….”

Dan kami pun tertawa bersama-sama…

Kami pun pamit … kulepas dasiku di perjalanan menuju rumahku… lega rasanya…

“eunnie… kau  sekarang benar-benar milikku … aku sangat bahagia… gumawo eunnie… jeongmal gumawo… saranghae eunnie…saranghamnida…”

“nado jeongmal gumawo kimbumshi… nado jeongmal saranghae bummie…”

Aku pinggirkan mobilku dan aku mencium bibirnya dalam dan intens… lalu aku mereruskan perjalananku ke rumah….

Lagi … Ternyata ajumma eunnie juga sudah menelepon ke rumah dan mengabari appa omma ku…

Aku turun membawa semua belanjaanku… tart besar kesukaan hyungku, bunga… untuk eunnie… juga jam tangan limited edition sebagai hadiah pribadiku untuk hyungku tersayang kim joon… sampai di rumah semua sudah berkumpul…

“aigo … siapa gadis manis… cantik, mungil dan imut ini bummie?’ Tanya omma…

“silahkan masuk nona … jangan malu angap saja rumah sendiri… kami sangat akrab terhadap tamu-tamu kami… silahkan…kalau ajushi boelh tahu…?

“ naneun kim So eun imnida ajushi… mannaseo bangapseummnida ajushi… ajuma” sam bil membungkukkan badan…

“tunggu… kau jangan bilang kalau kau anaknya…seharusnya putri pertama dari  tuan dan nyonya Kim pemilik Shinwa group benar???“ Tanya appaku…

semua satu rumah hyungku dan isterinya, juga myung sso adikku dan pacarnya semua terbelalak kaget… menunggu respon eunnie

“ne… ajushi dan  dan ajumma benar…” kata eunnie tersenym manis…

“aigo… “omma langsung memeluk eunnie dengan erat…

“yaebo akhirnya kita dipersatukan juga dengan sahabat lama kita ….aku sungguh bahagia…” sambil berkaca-kaca mata omma… sungguh serius omma sangat-sangat bahagia… aku mendapatkan eunnie sebagai calon mantunya….

Appa langsung menelepon abonim demikian juga omma langsung menelepon ommanim… mereka asyik membicarakan lamaran kami dalam mimggu ini juga… mereka tampak sudah tidak sabaran ingin pinang mantu …. segera mungkin

Setelah semua acara ritual ulang tahun hyung selesai … aku dan eunnie sudah tidak berbentuk… seperti tepung berjalan …pasalnya kami berdua dikerjain abis oleh 3 pasangan lain…

Kami langsung pamit dan masuk ke kamar yang sudah disiapkan ajumma sejak kedatangan kami…

Di kamar… kubiarkan eunnie mandi di kamarku dan aku mandi di kamar tamu yang di dekat kamarku…

Selesai  mandi aku memakai pakaian tidurku…kulihat eunnie sedang berdiri di balkon kamarku sedang memandang kolam renang dan bukit kecil di belakang rumahku itu… ia dipinjamkan  baju unnie-ku yang tampak agak kepanjangan untuk ukuran tubuhnya yang mungil…itu…

Aku memeluknya dari belakang… sontak ia kaget dan membalikkan badannya… lalu aku berlutut di depannya…” will you marry me, nona Kimsoeun… eunnieku tercinta…?” dengan sebatang mawar merah yang indah…  dia memandangku dengan intens…

“ne.. kimbumshi… I’ll marry you bummie…”

Aku berdiri dan memakaikan cincin mutiara yang bertaburkan berlian di sekelilingnya…

“gumawo bummie… jeongmal… ini sangat  indah… aku menyukainya…” matanya pun berbinar-binar… lalu aku memakaikan kalung yang senada pada lehernya …

Kamipun berpelukkan… tepat pukul 12:00 tengah malam aku melamarnya… benar-benar moment yang tidak terlupakan bukan???

***

Setelah pesta pernikahan kami yang sangat meriah di pulau Jeju dengan… dihadiri 3000 undangan … kami pun langsung berbulan madu keliling eropah selama 3 minggu… tentu dengan harapan omma dan appa juga ommanim dan abonim segera terkabul…yah… apalagi kalau bukan minta cucu dari benih cinta kasih kami berdua…ini…

Kurang lebih setahun lewat sebulan aku melamar eunnie…  putra sulung kami kim so bum lahir ke dunia ini… dengan berat 4,1 kh dan panjang 53 cm membuat eunnie tidak mudah melewati setiap prosesinya karena dengan kelahiran normal…

tentu aku mendapinginya dengan setia… dari bukaan jalan lahir yang pertama kami masih sempat jalan-jalan keliling mall terdekat dengan rumah sakit sampai sobum  benar-benar keluar dari kamar bersalin untuk diperlihatkan ke abonim dan ommanim serta omma dan appaku diluar…

“gumawo eunnie… kau hebat… kau benar-benar istriku tersayang… saranghae … jeongmal saranghae…”

Eunnie tersenyum lemas sambil manatapku …”nado saranghae…” nyaris tidak terdengar…

Tapi yang paling  mengherankan … aku adalah peristiwa perkenalan kami yang  unik itu… ternyata  hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh omma dan appa soeun sebelumnya… dan hal ini baru aku ketahui setelah so bum  kami lahir… dan yang menjadi saksi dari peristiwa itu adalah appaku sendiri yang saat itu berada di likasi di kantor itu…

dan… apakah peristiwa ini akan menurun atau terjadi lagi dengan anak kami berikutnya ??? Who knows…. ???? no one knows … just heaven knows…

END

Author SHADOW sudah mengirimkan banyak FF_nya ke Saya, tapi ma’af, saya PENDING dulu, juga ff_ku yg lain. karena masih banyak READER yg bandel, gak mau ninggalin komentarnya setelah baca ff disini. OKE yg ke sulitan komen karena masalah jaringan saya maklumi, tapi diusahakan kalau sempet/bisa yah tolong tinggalin jejak(komentar) kalian.

Posted on Oktober 26, 2013, in Two Shoot. Bookmark the permalink. 152 Komentar.

  1. jd trharu…bummpa gantle… lngsung mlmr sso eonni d prtmuan k2 …mrip sxlee dgn kjdian ortu sso eonni…;)
    dnia bg2 smpit tyta lngganan tko prhiasan bummpa adlh bi” sso eonni sndri…wkwkwk …mrk pda hboh bgt mngthui bumsso da hub.hehe

  2. Anyeonghaseyo. Mian, kalau selama ini cuma jadi silent reader. Aq udah baca beberapa ff disini, dan semuanya bagus. Tetep semangat dan terus berkarya ya. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: