Just a while our perfect love [part 2]

just a while our perfect love part 2

Author: Shadow

Main Cast: Kim Bum & Kim So Eun

Gendre: Romance, Family

Type: sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@@

Kim Bum

Satu jam kemudian setelah menikmati kue dan saling bercakap-cakap, mereka pun membubarkan diri satu per satu… termasuk orangtua eunnie dan orangtuaku… aku memutuskan untuk menginap menemani eunnie yang sedang mempersiapkan test rutinnya besok pagi..

Normal

“bum, kau mau menginap atau pulang bersama appa?” Tanya appa nya ‘jahil’ karena ia sudah tahu seharusnya…

“ne appa… aku di sini” jawab kimbum dengan pancaran wajah bahagia…

“appa akan suruh pak Jang untuk mengirimkan keperluanmu sekarang supaya kau bisa istirahat dengan nyaman nak…juga makan malam kesukaanmu akan appa kirimkan”

“gumawo appa..omma. atas perhatiannya… hati-hati di jalan…”

“bye eunnie sayang …” kata omma kimbum yang langsung jatuh hati melihat mantunya ini

“istirahat yang cukup… jangan hiraukan bummie kalau dia minta yang aneh-aneh ya… supaya pemeriksaan mu  besok bagus hasilnya”

“bye….  ommanim abonim….” kata soeun sambil  ‘menunduk hati-hati di jalan… “dan tersenyum manis….

”aigo… kau memang cantik eunnie…”…

”gamsahamnida ommanim… tapi Anda juga sangat cantik”… balas so eun

Setelah mereka tidak kelihatan baru kimbum menutup pintu. Ia menarik napas lega yang panjang lalu berguman… “sangat … sangat bahagia…rasanya…”  lalu ia melihat eunnie yang sedang bersiap-siap untuk mandi…

“bagaimana kalau kita berendam bersama??” Tanya kimbum polos… eunnie langsung melotot …

”apa maksudmu bum?”

“Aku ingin kita mengenal satu dengan yang lain lebih jauh… kita mulai mengenal kelebihan dan kekurangan kita, mengenal ‘fisik kita masing-masing disamping disposisi karakter kita tentunya…”

kimbum dengan senyum nakalnya… “yah tidak apa juga… dalam 3 hari kita juga pasti akan melakukannya… yak an eunnie?”… wajah eunnie yang sudah seperti kepiting rebus itu langsung diputarnya sekalian kearah kamar mandi…

kira-kira 15 menit eunnie sudah selesai dia mengenakan kimono mandinya dan sedang mengeringkan rambutnya….

“eunnie kau tahu sesuatu….?”

“tentang apa bummie…?

“seperti kata pria dewasa lainnya… ehm… apa yang sedang kau lakukan sekarang ini sangat menggoda ‘manhood’ ku…”

“Ommo!!!!’ soeun langsung berlari dengan maksud untuk kembali ke kamar mandi… terlambat…!

Kimbum sudah berdiri di sebelah kamar mandi… dengan smirk –nya….

“come on bummie… only less 3 days…can’t you wait…?… will you…. please? Ucap Soeun

Kimbum menggelengkan kepalanya… “no…no…no….” dengan telunjuk yang digoyangkan depan mata eunnie…. eunnie pun menelan ludah…. tampak sangat gugup…

“ta…pi…. bum…. ak..u….. be…..lum…. per….nah….me..la…ku…..kan…nya…..?!…..a..ku…..sa…ngat….ta…kut….” kata eunnie terbata-bata karena tubuhnya bergetar… sambil terus berjalan mundur   menjauhi kimbum…

“kena… !!”  kata kimbum sambil mencubit hidung eunnie… “kau sangat harum sayang,… sesungguhnya aku sudah tidak dapat menahannya… sekarang juga…. tapi karena pak Jang mau datang untuk membawa semua keperluanku maka… aku akan menundanya sesaat….”

“Eunnie… kau masih gugup denganku?”

Eunnie mengangguk… jujur dan polos itu lah ciri-ciri ekspresi wajah eunnie…

“why?” Tanya kimbum….

Eunnie menarik napas panjang dan tersenyum manis..”aku tidak pernah berpikir… apalagi berharap … bahwa hari ini akan pernah terjadi …. mengisi ….. hari-hari ku yang sunyi…kau tahu bummie…selama ini  kami merahasiakan semuanya…. semua orang mengira aku seperti yeoja umumnya…. mereka mengira aku yeoja yang selalu bergembira dan memberi kehangatan serta kedamaian….juga  aura yang positif di mana pun…. (menarik napas panjang..)semua itu karena aku tidak mau dipandang bebeda dan dikasihani oleh orang lain…  tapi sebenarnya aku berbeda … tidak lah demikian… bummie…. aku kesepian, sendirian, menelan semua permasalahan dalam kalbuku sebatang kara saja rasanya… akupun tidak bisa membebani omma dan appa lagi… mereka sudah cukup sedih menghadapi semua ini…” penjelasan eunnie dengan pandangan yang nanar ke arah vas bunga…. lalu ia menyunggingkan senyum di sudut bibirnya yang mungil….

“kehadiranmu hari ini mengubah semuanya  bummie…, tapi aku masih perlu penyesuaian… kau bisa memahami ku bummie???? Tentu kau tidak marah ….bukan?” Tanya eunnie dengan agak khawatir karena wajah kimbum yang tampak kecewa… “mianhe kimbumshi… tapi aku akan berusaha…”

Kimbum langsung megecup bibir eunnie… “kau kena… tipu…lagi….” kata kimbum penuh kemenangan

Eunnie yang kaget dan malu langsung mengitik-itik pinggang kimbum… sampai kimbum terdorong dan terlentang di atas kasur dan eunnie menindihnya…

Dada eunnie yang menekan dada kimbum tampak terlihat jelas di mata kimbum… karena kimono nya melonggar… kimbum bergetar hebat dan meneguk ludah…. mereka berdua sadar tapi seakan terpaku dalam berhentinya waktu…. mereka hanya saling memandang… ketika tangan kimbum menyentuh pipi eunnie… tiba-tiba…

“Tok… tok… tok….” terdengar seseorang datang…

Sontak mereka tersadar dan bangun lalu merapikan pakaian mereka…

“pak Jang  gumawo….” kataku sambil membukakan pintu…

Pak Jang memasukkan barang-barang termasuk 2 paket makan malam yang dijanjikan appa kimbum…

“apakah masih ada yang tertinggal tuan muda… anda boleh memeriksanya… “

kimbum membuka travel bag nya… pakaian tidur, sandal hotel yang baru, handuk , pakaian dalam , satu set perlengkapan mandi… satu set stelan jas pengganti berikut kaos kakinya…”sepertinya sudah semua pak Jang terimakasih…”

Pak Jang pamit diri ketika soeun keluar dari kamar mandi sudah tampak rapi dengan gown tidur malamnya yang tertutup…

“omo…. cantik sekali tuan muda… chukae… hanbukkake tuan Kim. Tadi tuan Kim sudah menceritakannya.”

Kimbum memeluk pak Jang yang sudah seperti appanya yang kedua… “jeongmal gumawo pak Jang..”

Eunnie yang melihat dari jauh tersenyum… sambil membungkuk ke pada pak Jang…

Kimbum melirik licik kearah eunnie…eunnie bingung …. dengan tatapan polosnya “aku salah apa bum… mengapa kau seperti itu???”

Kimbum diam saja… langsung ke kamar mandi. Seperti biasa dia keluar kamar mandi hanya dengan handuk kecil yang menutupi daerah sensitifnya itu… eunnie langsung pura-pura menghadap ke jendela melihat sinar bulan dan bintang yang bertaburan… kimbum tersenyum …”kau masih malu eunnie…?” sso sengaja tidak mau melihatnya dan tidak menjawabnya… jantung sso masih bergegup kencang …

“Arrasso… ayo kita makan sayang…”, eunnie tetap tidak membalikkan badan… ia takut kimbum membohonginya…

Terpaksa kimbum memeluknya dari belakang…. harum maskulin kimbum membuat jantung eunnie seperti mau meloncat keluar rasanya… dan membangkitkan hasrat yang tidak pernah ia rasakan, hasrat yang lebih dari sekedar dipeluk…. sebuah  hasrat yang liar…. tapi semuanya itu terhempas ketika…

Kimbum memperlihatkan kotak makan yang dibawakan appa … kau suka makanan ini?

Sso tersenyum… karena makanan yang disajikan adalah makanan favoritnya dari restoran favoritnya juga…

Akhirnya mereka makan… tapi eunnie tidak bisa makan sebanyak itu… ia men-share-kan bagiannya kepada kimbum. Setelah selesai mereka duduk di sofa sambil menonton TV…dari berita sampai komedi situasi kadang mereka tertawa bersama… eunnie sudah mulai lelah ia mengantuk dan tertidur di bahu kimbum…

Kimbum pun merasa lelah… mereka tidak boleh terlalu lelah membuat daya tahan tubuh menurun dan penyebaran semakin cepat…

Besok paginya eunnie sudah rapi, ia harus menjalankan pengecekkan scan kepala dan penyinaran…kali ini kimbum yang mendampinginya…

“pagi dok…”, kata kimbum kepada dokter utama yang merawat eunnie…

”wah calon pengantin baru… tampak serasi … pasangan tampan dan cantik… sungguh membuat iri…” goda dokternya… membuat mereka tertawa semua…

“sudah siap nona…eh salah… nyonya KIM? Suster akan mengecek tensi anda… lalu mengambil darah anda untuk lab.. lalu anda akan masuk ke dalam tabung ini…. setelah itu kau akan menjalani teraphy sinar pada titik nya secara langsung… mungkin terasa panas… berharap kau bisa bertahan…saya percaya anda  pasti kuat menghadapinya… tuan Kim anda mendampingi kan?”

“Silahkan… nyonya Kim mengikuti suster Lee..”

Tinggal kimbum dan dokter…

“boleh saya tahu kejelasan tingkat kondisi isteri saya dok? Seberapa parahkah dirinya…?”

Dokter tersenyum… “isteri anda stadium 3… tetapi jenis yang ganas… tuan Kim…peran anda secara emosional sangat dibutuhkan… oya penyinaran akan membuatnya tidak nyaman dan menyebabkan kerontokkan rambut kepalanya… saat itu harap anda tetap  bisa menumbuhkan rasa percaya dirinya” anda bisa membelikan dia wig yang terbuat dari rambut asli supaya merasa nyaman sebagai solusinya…”

“Lebih dari itu dia rutin meminum obat makan makanan  antioksidan yang tinggi, jaga kesehatan tubuh, ingat kalian berdua tidak boleh stress sama sekali… harus selalu bersukacita… gembira… berbahagia…”

Kimbum mendengarkan dokter sambil tersenyum, “saya akan berusaha dok… untuk mengikuti nasihat dan petunjukmu..”.

Setelah bersalaman kimbum masuk ke ruang dimana soeun dirawat… kimbum dipakaikan baju khusus anti radiasi seperti tim dokter dan perawat  lainnya…

Ketika penyinaran dilakukan selama 15 menit… kimbum jujur ingin menghentikannya… ia tidak sanggup melihat eunnie… menahan panas yang menyengat… tapi ia tahu ini semua untuk kebaikan mereka berdua…

Setelah selesai…semuanya…  mereka… kembali kekamar… eunnie tampak lelah…”eunnie sayang, apa kau lebih baik menginap 1 malam lagi disini?” Tanya kimbum…

Eunnie menggelengkan kepalanya… ia ingin pulang…

Pertama mereka menuju ke rumah eunnie… bertemu omma dan appanya yang baru hendak berangkat ke kantor…

“nak Kim… bagaimana apakah semua berjalan lancar?” Tanya omma soeun… kimbum tersenyum sambil menganggukkan kepalanya

“ne…” katanya

“oya, barang-barang eunnie sudah di pak semua… dan akan dibawa ke rumah kalian langsung… ajuma-ajuma yang akan menatakan barang kalian semua  sehingga nanti setelah pesta pernikahan kalian bisa langsung menempatinya… di sana kalian nanti ditemani 2 ajuma dan 1 ajushi selain itu pak Jang akan pindah tinggal di dekat kalian sehingga mudah dihubungi.”

Kimbum dan Soeun terbelalak kaget dengan semua yang mendadak…, “nah nanti sore kalian akan kami ajak fitting gown pengantin setelah itu kita akan makan malam bersama termasuk appa dan omma mu nak Kimbum.”

“sekarang apa yang ingin kalian lakukan?”

Kimbum berpikir…”kami akan ke kantorku saja ommonim, di sana soeun bisa istirahat dan aku bisa mengecek pekerjaanku.. nanti kita akan berkumpul di boutique” …

“jam 15:30 di sana on time…kalau begitu kita berpisah dulu.. sampai nanti sore… hati-hati di jalan…arrasso?”

“ne..” kata kami bareng

“oya kalian makan dulu di dalam ajumma masak bubur ikan kakap merah yang sangat lezat…!” kata omma sambil masuk ke dalam mobil…

Di kantor

Kimbum memeluk pinggang eunnie sepanjang jalan sehingga….

Kedatangan kimbum dan eunnie mejadi tontonan menarik semua mata yang ada di gedung itu… mereka semua bertanya-tanya… tetapi tidak ada satupun yang berani bertanya… langsung kepada Kimbum

Di kantor eunnie tidak bisa diam… dia membantu kimbum melihat berkas-berkas yang di meja…dan membantu mengerjakannya… mereka tekun dan asyik tenggelam dengan apa yang mereka lakukan … tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14:00.

“eunnie… sudah jam nya kita makan siang …”

“ne…” kata eunnie yang masih juga asyik menghitung dan menandai berkas-berkas itu…

Kimbum tersenyum lalu menggendong eunnie dari kursinya dan diletakkan di sofa… tangan eunnie melingkar di leher kimbum… tangan kimbum melingkar di pinggang eunnie… mereka saling menamdang mesra dan kissue….pun tidak terelakkan…

“kajja waktu kita hanya sebentar saja…kita harus makan siang lalu ke tempat boutique yang ommamu tunjukkan tadi..”

Hari yang dinanti

Hari ini adalah hari yang tidak pernah diduga, tidak pernah terbesit dalam benak mereka, yaitu kedua insan yang sedang ‘kasmaran’itu…

Segala sesuatu dilakukan dengan sederhana sesuai dengan permintaan kimbum dan kimsoeun… karena bagi mereka sendiri bisa sampai menemukan soulmate mereka di penghujung usia penghidupan mereka adalah sebuah berkat yang terindah…sepanjang usia hidup mereka…

Mereka melaksanakan acara pernikahan tersebut di kapel Rumah Sakit dimana mereka dirawat selama ini… kapel kecil dengan model bangunan klasik penuh dengan tanaman rambat dan bunga lily liar di antara patung cupid , patung perempuan dan anak-anak pada abad pertengahan…sekitarnya itu membuat tempat itu sangat indah tidak akan terlupakan… gown yang dipakai eunnie pun hanya broken white polos dengan sedikit lipatan tile lembut dan pita dari renda, rambutnya pun hanya digerai bergelombang… yang tertutup slayer transparent yang panjangnya sepinggang…dan disempurnakan dengan make up yang naturalis… kimbum pun mengenakan tuxedo dengan aksen satin hitam elegan dilengakapi dasi kupu-kupu berwarna senada…

Jumlah tamu undangan tidak lebih dari 50 orang, hanya keluarga besar masing-masing pihak dan tim dokter mereka masing-masing…

Ketika mereka sudah di depan mimbar…

“aku Kim Sang bum,  berjanji di hadapan semua saksi… bahwa saya akan selalu mengasihi dan mencintai pasangan hidupku nona Kim So eun dengan setulus hati… walau dalam keadaan suka maupun duka… dalam keadaan sehat maupun sakit … sampai maut akan memisahkan kami berdua…”.dan.”eunnie.. engkaulah matahariku yang menyinari hatiku yang kelam… engkaulah bintang harapanku yang membuatku terus berjuang untuk bertahan hidup… engkaulah napasku yang membuatku berjuang setiap hari untuk selalu membuka kedua kelopak mataku ini…you are  my real insipiration  in my whole life….Saranghae… eunnie… saranghamnida.” Kimbum tersenyum penuh arti membuat mata eunnie berkaca-kaca..

“Kim Sang Bum… engkaulah satu-satunya pria yang mampu memberikan diriku arti dari hangatnya sebuah cinta di dalam hatiku yang sudah membeku, memberikan kepadaku secercah harapan di dalam perjuanganku  untuk bertahan hidup, memberikan kepadaku kenangan kekal yang terpatri di dalam sanubariku… yang tidak akan pernah bisa terhapus dalam memoriku… karenanya  aku Kim so eun akan selalu berada bersamamu… dalam suka maupun duka… dalam susah maupun senang… dalam keadaan sehat maupun sakit… sampai dimana maut akan menjemput kita…Nado saranghae bummie..saranghamnida…”

Lalu mereka saling menyematkan cincin dan saling berciuman hangat… (muka soeun menjadi merah)

Suasana haru biru meliputi ruangan kecil tersebut… disusul dengan suara Tepukan tangan yang sangat meriah  memenuhi ruangan kapel itu disertai gerai air mata bagi saksi mata yang hadir saat itu…

Terlihat rangkaian demi rangkaian bunga chrysanthemum ungu memenuhi ruangan yang memiliki arti keinginan yang kuat untuk sehat dan berumur panjang diselingi bunga daisy yang berarti cinta mengalahkan segalanya… memperkuat aura romantic dan melankolis acara tersebut

Sedangkan hand bucket so eun adalah bunga anyelr pink dan putih yang bermakna aku tidak akan melupakanmu dan cinta yang tulus murni…

Suasana bahagia dan haru meliputi mereka… semua orang yang memberikan selamat kepada mereka  pasti memeluk mereka yang menunjukkan rasa support mereka pada kehidupan pernikahan mereka…dan perjuangan umur hidup mereka.

Pak Jang dan para ajumma dan ajushi… yang turut menyaksikan semuanya itu menangis haru… bagaimana tidak mereka telah mengabdikan diri mereka sudah sejak kimbum lahir dan soeun bayi…

Mereka pun menikmati hidangan istimewa di taman Rumah sakit yang sudah dibuatkan tenda yang indah… di sekitar kapel itu

terdengar teriakan suara… “Chukae Kimbum dan Kim so eun… hanbukkake…” disertai dengan

hujan bunga mawar berwarna peach dari langit berjatuhan di sekitar tenda-tenda duduk mereka yang sedang menikmati hidangan siang itu…(mawar peach yang memiliki arti mengapresiasi ). Akhirnya  para tamu undangan semua menjadi penasaran… (karena ini tidak termasuk dalam acara maupun dekorasi…mata mereka semua menatap ke atas..). ketika mereka menatap ke atas… semua pasien, dan para suster yang melemparkannya dari lantai teratas bahkan terdapat spanduk yang besar… “we love you both Kimsangbum+Kimso eun happy family ever after..”.

Soeun sangat terharu…kimbum langsung memeluk pundak sso lalu  mereka berdua  melambaikan tangan kepada mereka semua yang menyaksikan dari atas sambil tersenyum gembira..

Appa dan omma kimbum langsung memesan aneka cupcake bagi semua yang memberikan dukungan pada acara pernikahan anak mereka ini…sedangkan appa dan omma kimbum memesankan catering bagi mereka (catering khusus bagi mereka menderita kanker) untuk makan malam mereka… jadi mereka menikmatinya bersama-sama…

Mereka sungguh bahagia sekali baik yang menikah, yang menyelenggarakan maupun para tamu undangan… sangat puas.

Kim Bum

Pak Jang dan ajumma langsung membawa kami ke airport, karena kami akan berbulan madu ke eropah.

“selamat menempuh hidup baru tuan muda… kami sangat bersyukur dan merasa sangat bahagia… selamat jalan… have a nice trip… take care” kata pak jang sambil mengeluarkan koper-koper kami dari bagasi…

“terimakasih pak Jang dan ajumma… sampai jumpa 10 hari lagi…”

Pak jang dan ajuma memberi salam dan pamit… aku menggenggam tangan eunnie kami masuk ke dalam.

Di pesawat…

“bummie… aku ingin sekali mempunyai anak… bagaimana menurutmu?”

“eunnie… kau tahu…. ? apa… kau sudah memikirkannya baik-baik…? “

“aku sudah memikirkannya sejak hari pertama kita bertunangan… apa kau berkeberatan bum?”

“unnie… tentu saja tidak… aku sangat….sangat … bahagia… sangat berterimakasih… kau mau mengorbankan  dirimu bagi benih cinta kita… apa yang bisa aku katakan… lagi… “

kimbum menatap eunnie yang tersenyum manis padanya… kimbum tidak tahan rasanya untuk melumat bibirnya yang mungil itu rasanya…tapi ia harus menahan diri karena walau ia duduk di kelas super VIP pramugari bisa datang kapan saja untuk melayani mereka…

aku hanya memegang pipi eunnie,… “betapa besar cintamu padaku eunnie… bisakah kau katakana bagaimana cara aku membalasnya?” menarik napas panjang… “eunnie… ketika kau mengandung anak kita… maka kau harus berhenti dalam semua pengobatanmu…itu berarti…. berarti… nyawamu … nyawamu eunnie … akan menjadi taruhannya… bagaimana aku bisa… dengan tega membiarkanmu…sayang?”

“kau tahu betapa aku takut kehilanganmu… betapa aku takut kau meninggalkanku… betapa aku takut berpisah denganmu eunnie sayang…?”

“bummie… itulah sebabnya aku ingin sekali memiliki mereka… bummie dan eunnie kecil… supaya kau bisa menemukan diriku di dalamnya dan aku bisa menemukan dirimu di dalamnya… mengapa ? Karena aku juga sangat takut kau meninggalkanku bummie… aku sangat takut…” eunnie pun mengangis…

Hancur hati kimbum bagai makan buah simalakama… situasi yang membuatnya terjepit..menghimpit yang membuat jiwanya sakit ingin meledak rasanya…tapi ia tahu. hanya mampu  berserah kepadaNYa sang Maha Kuasa yang berhak atas setiap jengkal langkah hidup mereka…ia menarik tubuh eunnie ke dalam pelukannya… dibenamkannya ke dalam dadanya yang bidang… ia mengelus rambutnya menenangkannya…

“bummie… hanya itu permintaanku yang paling berharga darimu… ijinkan aku melewatinya… bummie kumohon… kabulkan permintaanku…”

Semakin eunnie berbicara semakin sesak rasanya hati ini…

Mereka pun akhirnya tertidur…

Sampai di Paris kota pertama,  mereka langsung menuju hotel termewah… omma dan appa memang sudah mengaturkan paket tour untuk mereka. Jadwal mereka sampai besok siang adalah tidur istirahat… sekali lagi mereka harus ingat tidak boleh terlalu capek … berbahaya bagi tubuh mereka.

Tiba di kamar yang sangat luas seperti layaknya apartment yang sangat mewah… mereka merapikan koper mereka masing-masing… betapa malunya eunnie melihat semua pakaian tidurnya… yang dibelikan omma,ommonim dan ajumma!!! Omo bagaimana ini!!!, mengapa semuanya transparent dan warnanya sangat menantang… enunnie berkali-kali meneguk ludah…demikian juga underwarenya!!!alam hati eunnie masih sibuk berpikir..

“Bagaimana eunnie… aku sudah selesai … apa perlu aku membantumu?? “Tanya kimbum sambil menutp bagian lemarinya dan memandang ke arah eunnie…

“Kya!!! Jangan lihat ke sini aku malu sekali … ayo pergi kau hus… hush us…” soeun mengusir kimbum ke luar kamar…

Kimbum memutar tubuhnya dengan cepat sehingga dia kembali masuk ke kamar dan membuka koper eunnie… matanya langsung terbelalak… tersenyum gembira… eunnie yang melihat itu cepat-cepat kabur dari kamar… tapi… hup… tangannya ditangkap kimbum…

“mau lari kemana sayang… aku mengerti perasaanmu …. kau masih malu padaku… tidak apa eunnie… itu hal yang wajar… karena kau belum pernah melakukannya… demikian juga aku… coba kau lihat… tatap wajahku… aku sama gugupnya… dengan dirimu… tapi karena kita saling mencintai… bagaimana kalau kita memulainya bersama-sama… dengan perlahan-lahan… kalau kau tidak siap mala mini masih ada besok malam, minggu depan, bulan depan… selama masih ada waktu untuk kita berdua… “

Sontak sso tersadar mendengar kalimat kimbum… “andew… andew… soeun menagis dan memeluk kimbum… mian… aku lupa waktu kita sangat singkat bummie….saranghae…”

“nado saranghae eunnie jeongmal saranghae…”

“Mari kita mandi … kajja”… eunie pun menurut mengikuti langkah kimbum…

Mereka saling berhadapan dan mempersatukan bibir mereka dengan dalam, semakin lama semakin intens semakin panas, semakin ingin lebih dan lebih lagi…tanpa sadar mereka sudah tidak lagi berpakaian… dan mereka melanjutkannya di dalam bath tub… tangan kimbum mulai menjelajahi tubuh eunnie… semua berjalan berdasarkan insting dan kata hatinya…. sedangkan eunnie melingkarkan tangannya ke leher bummie dan telapak tangannya menekan kepala bummie supaya lebih menempel pada tubuhnya… seakan meminta lebih dalam dan lebih intens… rasanya mereka sudah tidak ingat dimana keberadaan mereka saat ini… soeun mendesah teratur namun berkesan liar pada saat kimbum memasukkan jari-jarinya itu…yang membawa soeun akhirnya berhasil mencapai puncaknya! Sungguh Tidak pernah ia bermimpi sebelumnya bahwa hal ini akan dia alami sendiri…selama ini ia berpikir bahwa ia hanya bisa membayangkannya hal-hal semacam ini dari cerita teman-temannya atau beberapa film drama yang ditontonnya… tanpa akan  pernah merasakannya di sepanjang hidupnya ini… tapi ternyata semuanya itu salah besar… malam ini apa yang menjadi fantasinya dulu kini merupakan hal yang riil baginya…

Kimbum menggendong sso dan mengeringkan tubuhnya sambil terus mencumbunya… “kau sangat harum sayang… menggairahkan manhood ku… “… lalu mereka melanjutkannya di atas ranjang sampai pada puncaknya…dimana kimbum menanamkan benih-benihnya ke dalam milik soeun dan mereka mencapai klimakanya bersama-sama…

Sementara mereka mengatur napas… telepon hotel pun bordering… kimbum terpaksa mengangkatnya walau napasnya masih agak memburu saat ini… untunglah ternyata pihak hotel hanya memohon ijin untuk mengantarkan makan malam diruang makan kamar mereka…

Kimbum memeluk eunnie…”apa kau masih malu padaku? Apa kau bisa menikmatinya sayang? Kau puas?” Tanya kimbum bertubi-tubi… membuat pipi soeun semakin merah saja dibuatnya…

“aku masih sedikit malu denganmu… tapi … aku…. menikma…ti…nya… walau aku merasa aneh karena ada sesuatu ‘benda asing yang memasuki tubuhku…dan aku… pu…as…” kata sso sambil menutup wajahnya dengan bantal karena malu

Kimbum mengitik-itik soeun sampai soeun menyerah dan pasarah dalam permainan mereka yang kedua…

Setelah hasrat mereka terpuaskan… kimbun dan soeun mandi kembali  dan mengenakan pakaian tidurnya… mata kimbum yang nakal terus melirik tubuh soeun yang benar-benar sexy… membuatnya  meneguk ludah berkali-kali… “kau sungguh sexy sayang… membuatku bergairah lagi” mata soeun langsung terbelalak dan menutupi bagian vitalnya dengan kedua tangannya… yang mungil… membuat kimbum tertawa geli melihatnya…

Malam itu mereka benar-benar menikmati hidangan yang disajikan … begitu mewah dan nikmat rasanya…

Hari-hari bulan madu mereka begitu berharga dan merupakan kesempatan untuk menanamkan benihnya ke dalam Rahim soeun… walau sebenarnya kimbum sangat kuatir dengan kesehatan soeun… tapi soeun selalu memohonnya untuk tidak memakai pengaman saat kami melakukannya berkali-kali… aku memiliki firasat… bulan depan….

Genap sudah 10 hari…

Mereka tiba kembali di Seoul

Tentu kedua orangtua mereka sangat penasaran dengan cerita-cerita romantic mereka…malam ini di acara makan bersama keluarga…

Pokoknya eunnie sampai permisi ke kamar mandi karena rasa malunya… omma terus menggodanya dengan lingerie yang mereka bawakan … demikian juga kimbum… makan malam itu mereka adalah korban ‘percakapan sexual’ dari appa, omma dan hyung serta unie mereka…masing-masing…

Semua kebali berjalan normal… seperti yang sudah dibahas sebelumnya kimbum dan soeun menempati rumah sendiri di bawah pengawasan ajumma-ajumma dan ajushi juga ditambah pak Jang…

Mereka menikmati hari-hari seperti bulan madu yang tidak pernah berakhir… setiap pagi soeun pergi bersama kimbum ke kantor dan membantu kimbum sebagai sekretaris pribadinya…

satu bulan kemudian setelah bulan madu

di kantor

sso  melihat kimbum tiba-tiba memutarkan kursinya kearah jendela… dan mengambil banyak sekali tissue… jantung eunnie berdegup kencang… ia langsung menghampiri kimbum… betapa shock ia melihat baju kimbum bersimbah darah akibat mimisan hebat yang dideritanya…

eunnie langsung panic walau kimbum menahannya dan berusaha menenangkannya… ia  langsung menelepon pak Jang dan 15 menit mereka sudah menuju rumah sakit…

dokter langsung menangani kimbum dengan cepat…

1 jam kemudian kimbum sudah di kamar SVIP dan sedang transfuse darah… sambil berbaring lemas di ranjang RS.

Soeun menemui dokter kimbum…

Sambil bergetar… sso mendengarkan setiap kalimat yang di ucapkan … dengan tatapan kosong… hatinya begitu sesak dan sakit sekali rasanya…

Setelah selesai sso pamit..dokter sekali lagi memberi dorongan, nasihat dan hiburan kepadanya… tapi senyum soeun sudah tidak lagi mengembang di wajahnya … dan ia pun keluar dari ruang dokter itu setelah mengatakan terimakasih tentunya…

diluar dipandangnya  lorong RS yang sedang dilaluinya dengan tatapan kabur… sambil melangkah pelan tiba-tiba sakit kepala yang sangat hebat menyerangnya… melandanya dengan sangat hebat..dan didalam batinnya menjerit… .

So Eun

”daripada aku ditinggalkan lebih dahulu… alangkah lebih baik… aku yang meninggalkannya lebih dahulu… karena aku tidak akan sanggup hidup tanpa dirinya…di sampingku …!”

dan semua menjadi gelap… gelap gulita… dan… tunggu kulihat cahaya putih … cahaya damai… apakah aku sudah waktunya.???..

“kimbum-shi… mian… aku bukan istri yang baik… aku tidak bisa menepati janjiku padamu… gumawo… saranghae … jeongmal saranghae… omma, appa, oppa, unie, abonim, ommanim… saranghae … titip kimbum jagalah dirinya… gamsahamnida semuanya… untuk semuanya…”

To Be Continue

Posted on Oktober 9, 2013, in fanfiction. Bookmark the permalink. 71 Komentar.

  1. Apa yg terjadi sma kim bum ya dan apa yg akan sso lakukan

  2. Itu so eun eonni knp …..??
    Smoga akhir.y mreka nnti happy ending ….

  3. akhirnya mereka pun menikah juga🙂
    aigoo rupanya diam-diam bumppa yadong juga ternyata hahaha😀
    kasihan mereka berdua di tengah kebahagiaan yg mereka rasakan mereka harus menelan kesedihan karna tidak akan dapat bersama2 dalam waktu yg lama😥

  4. akhirnya mereka pun menikah juga🙂
    aigoo rupanya diam-diam bumppa yadong juga ternyata hahaha😀
    kasihan mereka berdua di tengah kebahagiaan yg mereka rasakan mereka harus menelan kesedihan karna tidak akan dapat bersama2 dalam waktu yg lama😥
    lalu bagaimna jika so eun hamil ? apakah ia akan dapat melahirkan dan melihat tumbuh kembang anaknya kelak dengan bumppa ?😦😥

  5. apa yang akan terjadi pada kim bum dan so eun ?

  6. kim bum knp ?? smoga kim bum baik” ajh. apa yg trjadi sma sso apa benar sso akan pergi ?😥 smoga bumsso bisa hidup bahagia selamanya🙂

  7. Akhir’y bumsso nikah ^_^
    Wlupn prnikhan mrka diliputi haru biru dri msing2 Kluarga & org yg mnyaksikn’y😥
    Aigoo apa yg sbnar’y trjdi dng bumppa???
    Kok sso eonni bilang gtw c????
    Apa yg sbnar’y trjdi????
    Aduh smoga aj bumsso blum mninggal😦

  8. akhirny nikah jg meski dg suasana mengharukan…
    smoga hidup bahagia..

  9. Pernikahan sderhana namun romantis. Dan bunga bertebaran dmn2 yg memiliki makna masing2.
    Gws bumsso :*

  10. mengharukan, mudah2han happy ending

  11. Hadeuuh….lg seneng2nya kim bum sakit lagi, tuh so eun knp? Mg2 cuma pingsan…:-(

  12. Sad story euy…..

  13. Wah ngeri pas baca bumppa mimisan banyak

  14. apa yg terjadi sama kim bum dan kim so eun yaa??

  15. Walau lagi sakit bum oppa tetep mesum juga, kasihan banget sama mereka harus memperjuangkan penyakit mereka supaya sembuh dan hidup panjang penuh cinta dan bahagia😦 , apa yang terjadi sama bum oppa, kenapa so eonni ngomong gitu?

  16. Cinta dalam takdir, menunggu keajaiban datang, waktu sebagai jawaban….

  17. hiks..andwaeeeee!!jgn scpat ni bumsoo prgi!!

  18. andweee…sso eonni ga blh mnggl…hixhix

  19. mudah”an berakhir debgan happy ending

  20. Sama2 gk ingin di tinggal duluan kondisi kimbum menurun bgtu dgn sso tanpa kimbum maka mempercepat usianya. Wuaaa sedihhhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: