How to make you falling love With Me [part 2/2 end]

HOW TO MAKE YOU FALLING LOVE WITH ME

Author: Shadow

Main Cast: Kim Bum & Kim So Eun

Gendre: Romance

Type: Two Shoot

Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produser dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

@@@@@

Kim Bum

Sso, sangat sibuk sekarang… sampai aku nyaris dilupakannya … ia hanya bisa memasakkan aku makan pagi saja, lalu kami makan bersama… setelah selesai,  kami pergi ke tempat tujuan kami masing-masing bekerja.. tapi aku bisa merasakan bahwa rasa percaya dirinya telah bangkit lagi dari keterpurukan karena peristiwa yang merenggut harta keluarganya… serta  appanya yang tercinta…

Seperti kata sso… semua bahan baku yang terbengkalai itu semuanya secara perlahan menjadi produk-produk yang menakjubkan yang bisa dijual 10 x lipat dari harga modalnya… semua itu tak lain karena kreatifitasnya yang sangat memukau… kuacungkan ke dua jempolku… aku semakin bangga dengan diriku sendiri… bahwa aku tepat memilihnya sebagai istriku, pendampingku…

Dalam kesibukkanku … aku juga masih meluangkan sedikit waktu untuk teman, sobat serta rekan bisnisku yang seumuran… dengan latar kehidupan kami yang berbeda ini … maka teman-temanku itu cenderung lebih rusak pergaulannya… seperti halnya pada malam ini…

Aku diundang ke sebuah ruangan mewah  yang sudah disiapkan oleh rekan bisnisku untuk merayakan keberhasilannya mencapai target tahunan perusahaan  yang jumlahnya harusnya sangat memuaskan. Di dalam ruangan itu di desain untuk memenuhi kesukaan dan kesenangan mereka… aku melihatnya sangat menjijikan… wine mahal tersaji dengan bebas… bahkan obat-obat terlarang juga disajikan bebas… pakai dan ambil semaumu  … tapi yang paling mengerikan adalah gadis-gadis toples itu berjumlah 20 bebas berkeliaraan mengelilingi kami… tidak malu mereka langsung memeluk kami… menyentuh daerah sensitive kami… membisikkan kata-kata yang dapat langsung memicu gairah kami. Gerakan dan tarian yang sangat seductive bagi kami laki-laki normal… dan mereka memliki body yang sangat sexy… gawatnya mereka semua dipastikan perawan… bukan wanita jalang yang disewa dari club malam…

Kulihat beberapa dari mereka sudah ‘bermain’ secara terbuka di depan mataku… entah aku terangsang atau malah aku muak dengan semuanya ini…

Jujur aku tergoda juga untuk melakukannya… betapa tidak 8 bulan aku menikah dengan sso… dia sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda untuk melayani hasratku… aku ini namja normal… yang banyak tekanan dan membutuhkan kebebasan dan pelampiasan untuk hasratku ini… batinku bergejolak… otakku bekerja sangat keras antara menikmati dan menolaknya…

Dua gadis cantik sedang memasukkan tangannya ke dalam bajuku untuk menyentuh dadaku yang bidang dan bibir mereka yang sexy sedang asyik dengan bibirku dan leherku… mereka sangat kompak…

So Eun

Malam ini kutunggu kimbum-shi… belum pulang juga… biasanya dia pulang pasti tepat waktu… kalaupun telat biasanya ia menelepon atau mengirin test massage ke hp ku… aku menjadi cemas…

Ku periksa ruang kantornya… mejanya… mungkin ada sesuatu yang bisa kujadikan petunjuk keberadaannya saat ini… pelan-pelan kubuka lacinya…. sampai aku menemukan… sebuah undangan yang sangat indah… yang sangat menarik perhatian… aku membukanya… aku membelalakan mataku… jantungku bergerak cepat… dadaku terasa memburu…

Kuambil kunci mobil kuarahkan mobilku menuju alamat yang tertera…

Setibanya … bermodal kartu undangan itu aku dengan mudah diijinkan masuk… bau alcohol yang menyengat dan obat-obatan terlarang bercampur asap cerutu berbaur menjadi satu membuatku begitu mual dan sesak… kulangkahkan kakiku perlahan namun pasti kea rah ruang yang ditunjukkan penjaga pintu di luar tadi…

aku sampai … dan …. aku melihatnya sendiri apa yang sedang ‘mereka’, ya suamiku dengan kedua gadis sexy itu… aku putuskan untuk langsung kembali … terlambat…

“hoi… siapa yang mengundang gadis cantik ini ho???? Hei teman-teman …. coba lihat ke sini… masih ada satu gadis cantik.”..

Aku sangat kaget memandang seorang pria mabuk dengan telanjang berteriak-teriak sangat menjijikan aku yang memang memakai pakaian lengkap dan formal serta tertutup…

Sontak semua orang memandangku… semua pebisnis muda dan semua gadis sexy sontak berhenti dengan semua kegiatannya hanya memandang ke arahku…

Aku memandang ke tembok yang jauh di depanku… karena aku sudah mau muntah dengan semua keadaan di ruangan ini…

“maaf aku salah masuk ruangan …” kataku dengan sisa keberanianku berusaha untuk menjelaskan…

Laki-laki yang tidak kukenal itu memaksaku untuk masuk dan membuka bajuku… tentu aku melawannya.. sekuat tenaga…

Untung seseorang menolongku… dia melindungiku … dan membawaku keluar dari ruangan itu… tubuhku masih bergetar hebat… tidak ada satu katapun yang bisa kuucapkan… pada namja yang baik hati ini kupikir…

Setelah aku mulai bisa berpikir jernih… aku membebaskan diriku dari pelukan namja itu…

“kimbum-shi… “ ucapku lemah sambil terbelalak karena kaget…

Kami saling memandang penuh arti tanpa satu katapun terucap… apa yang aku lihat dengan kedua mataku tadi sepertinya sudah cukup menjelaskan semuanya sehingga tidak lagi perlu dijelaskan oleh mulutnya…

…”jeongmal mian… kimbum-shi…aku mengganggu… acaramu… aku pastikan hal ini tidak akan pernah terulang lagi” ujarku lembut nyaris tak terdengar…”ingat jangan kau menyalahkan dirimu… aku tahu semua ini bersumber dari kesalahan diriku sendiri…mianhe… aku tidak pantas… tidak layak… menjadi istrimu… memang sudah kuduga dari awal nya… kau lebih pantas dengan gadis seperti mereka…” aku menarik napas… “kimbunshi gamsahamnida untuk semuanya… delapan bulan bersamamu… memberikan aku banyak hal yang tidak bisa kuungkapkan..dengan kata-kata tapi bisa kurasakan… aku sangat berbahagia… sekali lagi gamsahamnida… jaga dirimu… hanbukkaeo…”

Dia menarik tanganku… dapat kurasakan emosinya terbakar… antara marah, kesal, menyesal, malu, sakit, harga diri… semua tercampur baur di dalamnya… kami kembali saling berpandangan…. “jangan tinggalkan diriku sso…” ujarnya lirih… tanpa alasan

Tapi hatiku sudah sangat terluka… walau aku sendirilah penyebab dari semuanya ini terjadi… karena aku tidak pernah memenuhi kebutuhan hasratnya selama ini… tapi aku ini seorang  yeoja yang normal yang masih memiliki harga diri… yang tidak mau dihianati… tidak mau dikecewakan… ataupun  disakiti…oleh seseorang yang penting di dalam hatinya…

Sayang sekali … padahal … aku sudah mempersiapkan diriku untuknya… malam ini ironis bukan…?…

Hari ini adalah hari ulang tahunnya… aku ingin memberikan hadiah yang sudah pasti diinginkannya … tubuhku… jujur aku juga menginginkannya… beberapa kali ketika tubuh kami bertaut… di dalam diriku ada hasrat yang sepertinya tidak bisa terbendung yang tidak hanya bisa dipuaskan dengan ciuman yang panas dan bergairah… tubuhku menginginkan sesuatu yang lebih panas dan lebih menantang… emosi dan pikiranku…

Tapi nasi sudah menjadi bubur… mungkin memang kami tidak berjodoh…

Kulepaskan tanganku dari genggamannya yang mulai melemah… kujabat tangannya… kukatakan “kau namja yang paling hebat yang pernah kukenal seumur hidupku… kau namja yang paling kuat yang pernah kuketahui… kau namja yang paling tangguh… dan ini… sudah kubuktikan sendiri…kau sempurna kimbum-shi” kutarik napasku dalam-dalam… “kimbum-shi ingat… kata-kataku… kau pasti bisa hidup tanpaku.. .kau harus selalu  percaya kalimat itu…  kau hanya membutuhkan seorang yeoja yang sedikit berbeda denganku… dan kau pasti akan mendapatkannya…cukup buka hati dan pikiranmu… kau akan menemukan dirinya segera… seseorang yang lebih baik dariku… percayalah…perkataanku… hanbukkakeo kimbumshi…” kutarik napasku dalam-dalam..

Aku menundukkan badanku dan berpaling meninggalkannya… air mataku mengalir menutupi hari yang sempurna… .genap …selesai sudah.. kudengar bunyi jam bandul besar di sudut jalan… berbunyi 12 kali… mengiringi setiap langkahku… sempurna bukan????

@@@@@

Kim Bum

Sampai di rumah… aku melepaskan jasku dan dasiku… kulihat ada bayang-banyang nyala lilin di tembok ruang makan …

Aku langkahkan kakiku menuju ke sana… mataku terbelalak sempurna… melihat semua sudah rapi tersaji dengan rapi… semua makanan favoriku… masakannya sendiri beserta sebuah tart berbentuk hati yang mungil untuk kami berdua…

Aku tidak sanggup lagi untuk menatapnya lama-lama… terlalu sakit rasanya…

Kumasuk ke dalam kamarku… kulihat kelopak Bunga mawar merah bertaburan di atas ranjangku yang luas… satu botol wine dan dua kelas pun sudah tersedia di meja sebelah ranjangku… kutengok ke sofa kamarku… ada sepasang baju tidur… yang sexy terlipat rapi di atasnya….

Kulangkahkan kakiku… ke kamar mandi… air bath tub yang penuh bertabur aneka bunga harum di atasnya…

Aku tertawa… tertawa bebas seperti orang gila… sempurna bukan???? Aku menghancurkan impianku sendiri….. aku tertawa lebih dan lebih lagi bahkan lebih kuat… tetapi akhirnya aku menangis meraung-raung… dadaku sakit… jantungku seperti ingin meledak… sakit… sangat sakit… jauh lebih sakit daripada… segala perlakuan kasar… penyiksaan yang pernah aku alami seumur hidupku… terlambat sudah

3,5 bulan kemudian…

Tiga setengah bulan tanpa hadirnya membuatku menjadi namja yang dingin, tertutup… dan keras… sebenarnya semua karyawanku bertanya-tanya mengapa aku menjadi seperti ini… tapi mereka tidak bisa menemukan jawabannya sama sekali…

Hari ini di meja kantorku aku melihat sebuah undangan khusus bagi pebisnis… the invitation for asia inspiring businessman and woman of the year yang akan diadakan minggu depan di sebuah hotel termewah di Jepang… hotel dengan fasilitas bintang 7 yang terkenal itu… undangan yang dikirim termasuk tiket pp di dalamnya… berarti aku tidak dapat menolaknya…

Aku tahu saat itu aku harus mempersiapkan satu dua patah kata yang bisa mendorong para pebisnis baru… aku menutup mataku sambil mencari inspirasi …

Hari itu pun tiba

Aku sudah  duduk di sebuah meja bundar yang sudah disiapkan untuk pebisnis dari Negara Korea Selatan…dan jepang dengan nama yang sudah tercantum di setiap kursinya…

Karena aku belum ada kegiatan maka aku melirik ke kanan dan kiriku… untuk mengetahui siapa sajakah yang diundang dari Negara korea selatan… betapa kagetnya diriku… ketika kubaca sebuah nama yang tertera di bagian meja yang letakknya 2 kursi dariku… nona KIM SO EUN Korea Selatan…

Entah dari mana rasa licikku itu datang… kutukar kursiku dengan yang sebelah kiriku nanti dan aku minta ijin dengan pihak penyelenggara yang tidak ada masalah dengan permintaanku itu… aku tersenyum sendiri… aku tidak sabar berjumpa dengan dirinya lagi…

Lima belas menit kemudian ruangan sudah dipadati para peserta undangan… dan dari jauh kulihat sosoknya yang anggun memasuki ruangan ini dengan seorang namja tampan di sebelahnya…

Hatiku sangat panas… mendidih… senyumku langsung menjadi mendung kelam…

Dia menuju ke arahku dengan takjub… mata kami saling bertaut… terkunci… perasaan-perasaan selama 8 bulan itu tiba-tiba muncul kembali seperti film dalam bayanganku…

“hi sso…” kataku membuka percakapan sambil menarik kursinya supaya ia duduk di sebelahku…

“hi kimbum-shi…” sahutnya dengan elegan… tiga setengah bulan… luka yang dideritanya dari aku membuatnya lebih tegar dewasa dan menawan hati…

“bagaimana kabarmu sso?”

“seperti yang kau lihat kimbum-shi…”

“ kau semakin cantik” kataku sambil menatap matanya intens…

“gamsahamnida … kau juga semakin tampan dan dewasa …. kimbum-shi…” sambil tersenyum..

Kulirik tangannya yang masih polos tanpa cincin dan lehernya yampa kalung… aku menarik napas lega…aku ingin merebutnya kembali ke tanganku… dan kali ini aku pasti memiklikinya seluruhnya jiwa dan raganya… tekadku… dia napasku, udaraku, sinar terangku… berada di sampingnya saja sudah bisa membuatku sangat nyaman dan positif…

“ siapa laki-laki yang bersamamu tadi sso… jujur aku sangat cemburu…” kataku jujur dan spontan…

Dia memandangku dengan membulatkan kedua matanya… sungguh imut… dan menggemaskan… “kau mau tahu…kimbum-shi… sungguh?” tanyanya serius…

Jujur aku jadi ragu… aku takut tidak bisa menerima kenyataan kalau itu calon suaminya… aku berpikir sejenak sebelum menjawabnya… “ne… sungguh” jawabku serius…

Dia menarik napas… tersenyum manis… sambil memandang vas bunga yang ada di tengah meja …”ehm.. bukan siapa-siapa…” katanya berbisik di telingaku… sambil tersenyum…

dia hanya menunjukkan tempat duduk yang searah denganku… “dia sedang menunggu tunangannya yang juga diundang dalam acara ini sebagai pendampingnya…” …

“kau sudah berubah sso… aku sangat menyukai style mu yang sekarang… sebagai penggoda…” kataku di telinganya sambil tanganku mengelus pahanya yang  mulus di balik gownnya yang mini itu…

Kudengar desahannya lembut…”ach…hoem…hoem…” lalu tangannya berusaha menghentikkan kegiatanku yang hampir sampai di titik itu…tapi tetap kulakukan…

”kimbum-shi acara segera dimulai…” katanya dalam desahanya mengingatkanku… aku smirk kepadanya… dan merapikan dudukku…

“pulang kau harus ikut denganku arrasso…??!! aku menunggumu…!!!!…” sso tidak menjawab bahkan pura-pura tidak mendengar kata-kataku … kuelus pahanya lagi bagian tersensitivenya… ia langsung melirik kejam ke arahku dan menganggkkan kepalanya.. aku baru menghentikannya… puas…

Acara-acara lewat… aku pun sudah menyampaikan pidatoku salamku yang diiringi dengan tepuk tangan demikian juga dengan sso…

Sso sukses mengembangkan usaha kerajinan tangannya dalam mengkreasikan barang bekas menjadi barang-barang berguna kualitas eksport… dia berhutang padaku… batinku… ani… dia memng hebat… pembisnis tangguh sainganku…

Bubar acara aku benar-benar menunggunya di lobby dan kami sudah disiapkan satu mobil (harusnya 2 mobil tapi aku meminta panitia untuk merubahnya…)… ketika aku melihatnya dari jauh sedang menujuku… aku hendak menghampirinya …. tiba-tiba ia berlari kencang ke arahku dan memelukku…

Suara tembakan itu memecahkan kesunyian di lobby hotel itu yang sudah mulai sepi karena larutnya malam…para peserta lain sudah kembali ke tujuan mereka dengan mobilnya masing-masing…

Para penjaga dengan sigap menangkap dua pelakunya yang menyamar menjadi salah satu tamu undangan…

Sso bersimbah darah memandangku dan mulai menutup matanya…”saranghae…” ucapnya tanpa suara… aku panic …tapi seluruh staf hotel sangat tanggap sehingga dalam hitungan menit kami sudah berada di  dalam ambulance dengan fasilitas terbaik…

Segera diketahui penembak itu adalah seorang pengusaha muda yang menjadi korban penipuan sehingga perusahaannya diambil dan dia digulingkan… dia tidak bisa terima dan menjadi dendam… sebenarnya ia bukan ingin menyerang kimbum tetapi pengusaha muda lain yang keji terhadapnya… tapi mana nyana semua ini harus terjadi demikian … pengaturan sang AlKhalik yang harus kami lalui…

Sso langsung di bawa ke ruang bedah darurat dan aku megisi setiap data-data sebagaimana  prosedur nya. Air mataku sudah kering rasanya…

Menit-menit terasa panjang tanpa batasan… membuatku semakin ketakutan… tanpa satu harapan atau janji yang diberikan dokter atau suster kepadaku…

Hampir 3 jam akhirnya dokter bedah keluar dan menemuiku…

“tuan kim… istri anda bisa melewati masa kritisnya… tapi untuk memulihkan kesadaran tubuhnya ia akan koma selama beberapa waktu yang tidak dapat kami pastikan tentunya… tapi ada satu masukkan… dan biasanya ini berhasil… untuk mempercepat bangunnya dari koma…dengan mengajaknyabicara terus menerus… tentang cinta dan semua kenangan maupun janji manis untkknya… mungkin anda bisa mencobanya…”

“Gamsahamnida dok… atas semuanya… aku berhutang padamu…”sambil menjabat tangan dokternya…

Dua hari kemudian sso diberangkatkan kembali ke korea dan kembali tinggal di rumahnya bersama kimbum… toh memang mereka belum bercerai samasekali…

Setiap saat kimbum selalu mendampingi sso dan membisikkan …”jeongmal gomawo eunnie… kau menyelamatkan diriku … kau mengorbankan dirimu untuk aku… jeongamal gomawo … kau akhirnya mengatakan saranghae… kepadaku…”…“saranghae eunni… jeongmal saranghae.. saranghamnida” ‘mian… aku pernah menyakitimu malam hari itu… jeongamal mian sso… mian…”

“maafkanlah aku…aku tidak pernah bisa memaafkan diriku… sesungguhnya aku tidak bisa hidup tanpamu… percayalah kepadaku sso… biarkan aku yang merawat dan melindungimu selalu , mencintai dan mengasihimu sepanjang umurmu,…seperti janjiku pada appamu itu… beri aku kesempatan…”

Sampai hari ke 4 di rumah kimbum… tidak ada perubahan yang berarti di atas diri sso… tapi kimbum tidak putus asa… selalu mengatakan hal yang sama kepada soeun dengan penuh harapan… penuh cinta dan kasih sayang… bahkan semua ajuma dan ajushi juga melakukan hal yang sama untuk menggugah sso nyonyanya itu yang sangat baik dan lembut…karena selain mereka sayang pada nyonyanya… terlebih  mereka  tidak tega melihat kimbum sampai sedemikian…

Hari ini seharusnya adalah hari yang bersejarah untuk kimbum dan soeun… sebab satu tahun yang lalu mereka mengadalan pesta ikatan janji pernikahan mereka…

Sejak dini hari kimbum sudah di samping sso dan menggugah sso dengan  ketulusan cintanya…

“sso hari ini adalah hari yang paling berbahagia untukku… dan seharusnya juga untukmu … untuk kita berdua… “

Kugenggam tangannya dan kupakaikan cicncin pernikahan kami kembali… “ kau adalah istriku sampai selamanya… dan aku sangat mencintaimu…” kurasakan tangannya menggenggamku balik… kupastikan apa yang kurasakan ini bukan mimpi atau halusinasi… kupandang wajahnya dan… kulihat ia membuka matanya… sungguh cantik, indah, mempesona dan menawan hatiku…

‘JEONGMAL GOMAWO SSO… kau sudah sadar untukku… jeongmal gomawo… saranghae… saranghamnida eunnie…” kataku

Ia membentangkan tangannya kepadaku … ia ingin memelukku…

Aku sangat bahagia melihatnya… kupeluk dirinya erat-erat dan dengan sangat hati-hati tentunya… mengingat lukanya belum sembuh benar…

Bibir kami bertautan… semakim memanas… dan menggairahkan… penuh nafsu yang tidak terbendung… terbuka sudah helai demi helai pakaian kami ini dan akhirnya kami pun dipersatukan …setelah satu tahun penantianku kepadanya… cintaku… cinta sejatiku… kami sungguh sangat terpuaskan tidak terkatakan…lagi… hanya tubuh kami yang bisa mengungkapkannya dengan setiap sentuhannya…

Kubiarkan sso dalam pelukanku… dengan possisi tubuhnya membelakangiku… kumainkan rambutya yang harum dan lembut… “sso kau tahu… ani apa kau ingat 18 tahun yang lalu di pelabuhan busan itu kita pernah bertemu…” so langsung membebaskan dirinya dari pelukannku untuk berbalik dan menatap mataku lekat-lekat… menatapku dengan dalam sambil berpikir keras…

“waktu itu kau dengan teman gadismu yang seumuran turun dari sebuah mobil mewah terbaru tahun itu… kau berjalan menyusuri dermaga… aku saat itu sedang di atas tiang untuk menurunkan layar kapal … bisa melihatmu dengan jelas… kau sangat cantik dan pesonamu menarik perhatianku… aku berusaha mengerjakan pekerjaanku dengan cepat dan turun untuk bisa menemui dan berbicara padamu…

Aku masih ingat berkata “hi nona cantik… siapakah namamu? Bolehkah aku berkenalan denganmu?” “kau pasti seorang putri yang sangat kaya”…

Saat itu kau hanya memelototiku dengan tajam tanpa mengeluarkan suara sedikitpun… lalu kau melihatku dari atas sampai bawah… “napeum namja… “katamu kepadaku… dan kau  membalikkan badan meninggalkan ku …  (wajah sso sepertinya mengingat sesuatu… dan mengerti sesuatu)… mata sso berkaca-kaca…

Kau tahu… pada  Saat itu juga aku berjanji… bahwa aku KIM SANG BUM akan menikahi gadis sombong itu… dan aku KiM SAnG BUM akan memiliki perusahaan yang jauh  lebih besar dari yang dimiliki appanya.

17 tahun  aku  bekerja keras membanting tulang… aku bekerja lebih giat dari semua anak buah kapal yang ada… bahkan pekerjaan yang kutanggung serigkali tidak sesuai dengan umur dan berat badanku… kimbun mengenang embali ke masa-masa itu… sso mendengarkan dengan sekasama… bahkan terhanyut dengan kisah suaminya ini…

Tidak jarang aku dihukum walau hanya kesalahan kecil… kadang aku dikambinghitamkan oleh abk-abk lain yang iri denganku sehingga aku dihukum… tapi aku tidak jera… kau tahu mengapa. sso?tanyaku sambil tersenyum… soo ragu untuk menjawab pertanyaanku… kuelus pipiya yang mulus dan chubby itu… karena wajahmu selalu terbayang-bayang dalam setiap saat hidupku… kau yang memotivasiku, membuatku lebih kuat, lebih berani, lebih keras, dan akhirnya lebih hebat. Hanya dirimu itu yang mampu membuatku seperti sekarang ini…

Menjadi abk… tentu uangku tidak terlalu banyak dibanding kapten kapal dan kru lainnya… tetapi aku tabung sebagian dan aku belajar mati-matian… prestasiku menakjubkan dan aku terus mendapat beasiswa… sampai jenjang perguruan tinggi… maaf sso aku membohongimu tentang pendidikanmu… hanya itu saja… yang lainnya aku selalu jujur padamu… sso melirik tajam ke arahku … lalu ia mencubitku dan tersenyum…

“Aku menjadi kapten termuda dan terpercaya bagi perusahaan-perusahaan asing… semua karena pengalamanku yang dari nol itu menjadi guru yang baik bagiku… order-demi order teus mengikuti langkahku,… sering aku jadi perebutan para pengusaha untuk membawa kapal mereka… uang tabunganku meningkat drastic… lalu aku mulai memasuki uangku ke dalam perusahaan sebagai saham… ternyata aku mendapat keuntungan ganda… tapi aku tidak bisa menjadi salah satu dari 10 pebisnis di Korea dengan uangku itu”…

“Berkah itu tiba-tiba datang kepadaku… salah satu bos besar yang kepadanya aku bekerja untuk mengurus kapalnya memberikan warisan kepadaku sangat banyak di depan notaris… pada awalnya aku tidak percaya… aku pikir ini sebuah lelucon konyol atau jebakan mematikan langkah hidup masa depanku… tapi dalam beberapa bulan aku mendampingi bos ku itu… ternyata ia tidak menikah,… ia habiskan hidupnya dalam mengejar harta dan tahta… tanpa wanita dalam hidupnya… ternyata ia mengidap penyakit impotensi akut… tidak bisa diobati”…

“Hidupnya kesepian… aku bisa mengerti dirinya… akhirnya aku mau menerima amanatnya… meneruskan usahanya yang sudah sah menjadi milikku seorang… dengan perjanjian… 10 % keuntungan  diberikan untuk panti asuhan dan panti jompo dan 5% untuk yayasan kanker bagi yang tidak mampu… kutambah 5% untuk sekolah SLB pemerintah, bagi mereka yang menyandang cacat fisik maupun down syndrome… seperti yang kau tahu lewat pengeluaranku…sso”..

“luar biasa… aku kagum padamu bummie… aku sangat bangga padamu… terimakasih kau memilihku menjadi istrimu”… sso berkaca-kaca… kutarik tubuhnya menempel denganku … lalu kami kembali melakukannya… dengan lebih passionate lebih intim… lebih bergairah…

Setelah kami puas… kami terlentang di atas ranjang dengan dibalut selimut putih… kami memandang kelangit-langit kamar  sambil menunggu napas kami  kembali normal…

So Eun

“bummie… “ panggilku…

“ ya… sso…” sambil berbalik mengarahkan tubuhnya menghadap ke arahku

“18 tahun yang lalu di pelabuhan busan itu… aku sangat menyesal… menyesal sampai aku tidak bisa memaafkan diriku  sendiri…”

“mweo … sso” tanyaku penasaran…

“ karena kata-kata kasarku pada seorang namja yang seumuran denganku… namja itu hanya ingin berkenalan denganku dan memujiku… tapi aku menghinanya… sebenarnya aku tidak pernah seperti itu… hal itu terjadi hanya karena aku selalu diganggu… diakali…bahkan dilecehkan  oleh abk-abk kecil lainya… jadi aku berpikir … namja itu sama saja dengan abk-abk lainnya…” kutarik napasku…

“sso berarti…” “ssstttt…” kututup mulut bummie dengan jariku telunjuk kananku

Setelah 10 menit aku meninggalkan namja itu… hatiku sangat sakit rasanya… aku tahu aku salah… dan aku harus kembali minta maaf kepadanya… aku berlari- dan berlari tapi sayang aku tidak menemukannya lagi… aku tidak tahu bagaimana harus mencarinya… aku kehilangan dirinya… “

“Kau tahu bum… aku ingin memberikan sesuatu kepada namja itu… sesuatu yang masih aku simpan sampai hari ini”

Kimbum penasaran …”apa itu sso…?”

sso membuka laci kamar dan mengeluarkan sebuah gantungan kunci dari plat emas 18 karat… berukiran namanya dan alamatnya… sangat indah… dan memberikannya kepada kimbum…

“aku ingin memberikan ini kepada namja itu da nada satu lagi… “ sso terdiam dan perpikir panjang…

”apa itu sso kau membuatku jadi tambah penasaran nih…palli!!”

Aku mendekatkan wajahku dan mencium bibirnya… lalu aku tersenyum… kimbum langsung menarikku kembali  kedalam pelukannya dan… kami melakukannya lagi…. sungguh aneh selera kami dalam bercinta ini sepertinya sama… ya kan???

Malam ini kami makan malam bersama di restaurant mahal… restaurant yang baru dibuka … yang menyajikan makanan jepang kesukaanku … kami makan bersama sangat akrab dan bahagia…

Kim Bum

“sso …. aku mau minta maaf padamu…dan mau minta pengampunanmu…” menarik napas panjang…”kalau aku tidak menyampaikan padamu… hatiku masih terasa akit karena marah dan menyesal…” kataku. Sso mendengarkan dengan tegang…

“sso mengenai kejadian 4 bulan yang lalu… maafkan kekhilafanku… aku bersalah padamu… aku menghianati cintamu… aku mempermainkan ketulusan dan kesetiaanmu… hanya karena aku ragu akan cintamu padaku saat itu…”… “jujur aku jatuh cinta padamu sejak 18 tahun yang lalu… menunggumu 8 bulan dalam pernikahan tidak memberikan respon yang nyata membuatku jatuh dalam permainan seductive mereka malam itu… tapi sso … kau harus percaya padaku… bahwa aku tidak melakukannya dengan mereka… dan aku tidak menyentuh tubuh mereka sama sekali… kalau kau tidak percaya kau bisa meminjam rekaman videonya yang disimpan oleh temanku yang maniac dan gila itu….” kataku penuh emosi yang bercampur aduk…

“melihat ruang makan dan kamar kita malam itu… aku semakin sakit… dadaku rasanya ingin meledak… aku ingin mencarimu… aku ingin memohon dirimu kembali… tapi aku malu atas perbuatanku itu… aku tidak bisa lepas dari belengguku sendiri… sampai acara di jepang itu… aku menemukan namamu tercantum di meja itu… entah bagaimana aku memiliki keberanian kembali…” aku tersenyum dan dia membalasnya…

So Eun

“sudah ku bilang bum… jangan salahkan dirimu… aku yang tidak pernah melayanimu… padahal beberapa kali aku sadar aku ingin melakukannya bersamamu tapi aku tidak berdaya… namja 17 tahun lalu itu selalu mengisi hatiku… “ kutarik napasku dalam-dalam…

“bummie malam perpisahan kita itu menjadi tolak ukur dan pengalaman yang berharga bagiku… untuk belajar mengakui mengungkapkan perasaan sebuah cinta dengan kata dan perbuatan… buka dengan memendamnya… aku terlambat mengetahui bahwa aku mencintaimu… mianhe bum…”

Kami pun berpelukkan dan menari bersama… karena kami memesan private room hanya untuk kami berdua…

Betapa bahagianya kami… perjalanan yang panjang mencapai ujungnya dan tidak bertepuk sebelah tangan…

END

untuk para readers harap maklum ya kalau ff os belakangn ini ceritanya agak berat… entah pokoknya…. ide itu yang mengalir dalam pikiran… jangan berpikiran yang aneh-aneh dulu… ff ini base on the truth story dalam faktanya… tapi tokohnya dan alurnya akukarang sendiri semoga tetap bisa menikmatinya… jangan lupa ya semangat mepromokan blog newranattybumsso ini… kekuatan untuk terus berkarya tergantung dari banyaknya comment dari kalian terimakasih

Posted on Oktober 6, 2013, in Two Shoot. Bookmark the permalink. 84 Komentar.

  1. Daebak🙂 penantian yg pd akhirnya membawa kebahagian😀.

  2. wow..daebaaaaaaak
    wlu bum sempat khilaf spai pisah tp akhirnya bumsso bertemu lg
    bahkan mrk slg ungkap perasaan masing2
    happy end
    nice ff

  3. Ikut bahagia liat mereka bahagia….

    happy ending♡♥♡

  4. seneng akhirnya happy ending kim bum nyesal banget tuh kayanyaaa
    sweet banget bum :3

  5. Huh akhirnya sekarang mereka dpt bahagia..

  6. aurellia michelle

    Part yang ini lebih bikin nyesek ._. Tapi bagus😀

  7. Cinta yg bnr” tulus

  8. Akhirnya so eun dan bummie bersatu. Abk2 kecil? Wah ternyata banyak juga abk kecil. Masa masih dibawa umur dipekerjakan? Hmmmm wah2 sepertinya unnie dan bummie harus komunikasi ya hehehehe

  9. astagaaaaaaaaa eon ini keren skli^^

  10. Oh sso eoni ga mau ngelakuin ‘itu’ gra” anak kecil masa lalunya yg ternya kim bum….

  11. Aiashhh…kim bum merusak semua.y…kasihn sso yg sudah menyiapkn semua.y…
    tp kim bum menyesal dan minta maaf…dan berakhir happy ending.

  12. Keren. . .akhirnya berakhir bahagia. . .tp harusnya sampai punya anak. . .
    Tl ndak pa2 itu jg udah keren. . semagat ya buat ff lain nya. .

  13. Ikut bahagia liat mereka bahagia….

    happy ending♡♥♡

  14. huaaaaa akhir nya happy ending

  15. Daebakkk
    Aku terharu membacanya
    Sangat menyentuh
    Alurnya berjalan sangat rapi

  16. daebak…

  17. Ohhh jadi ternyata sso emang udh tertarik sama bum dari 17 tahun yg lalu, tapi dia malu…
    Ahhh akhirnya sosweet bangettt>_<

  18. sedih banget saat bumppa dan so eun berpisah😥 tapi untunglah so eun kembali lagi dengan bumppa🙂
    omo kaget bnget saat so eun kena tembak dan mengalami koma selama 4 hari :-O tapi untunglah so eun sudah sadar dan bumsso ehhmmm😀
    aigoo bumsso makin lengket dan so sweet❤😉
    ….
    aigoo ternyata perjuangan bumppa untuk menjadi orang yg sukses sangat berat , salaut banget dah sama bumppa dia gk pernah patah semangat dan terus maju🙂 hingga dengan hasil jerih payahnya sekarang dia bisa menjadi seorang pengusaha yg sangat sukses🙂

    ciee ternyata so eun dulu juga sudah suka sama bumppa😉

  19. Aku pikir kim bum akan balas dendam sama so eun tenyata tidak..padahal aku agak suka cerita yg kayak gitu..v aku suka cerita ini ..kim bum nyesal krn udh nyakitin so eun..

  20. Wah keren bnget deh critax akhirx happy ending jga deh bumsso tlah bersatu kmbali dg cinta yg tulus….

  21. So sweet bgt =D tpi sempat kecewa waktu kim bum mengkhianati si sso, tpi alhamdullilah ceritanya happy end =D (y) daebak buat authornya

  22. Keren thor saya suka alurnya tetap berkarya Semangat

  23. Ahr’y yg smpt b’pisah bisa b’satu kmbli,bumppa stia nunggu sso,,sso juga gak pindah k’lain hati,,t’nyata hti sso dr dulu emang bwt bumppa…so sweet…

  24. Perjuangan kimbum bisa nyampe seperti sekarang tuh sangat2 luarbiasa,
    Akhirnyaa mereka bersatu juga, dan ngungkapin rasa cinta mereka masing2
    Happy end

  25. Jadi bumsso sama sdh jatuh cinta 17 thn llu

  26. Akhir nya mereka bersatu juga

  27. akhirnya bersatu juga bumsso,,,, egak sia2 kim bum selama ini berjuang selama 17 tahun dan ternyata so jga mencintai bumsso. keren thor

  28. Mama nikita widiyati

    Asyikk…akhirnya penantian kim bum berhasil juga!!!so eun ternyata juga mencintainya…selamat bumsso semoga bahagia

  29. happy ending
    mereka berdua so sweet bgt

  30. huftzzz…tyta bummpa bnr” tlus pda sso eonni…q slut dgn kgi”han bummpa yg bg2 brusha skuat tnga u/ mncpai tjuan’y mpe mlkukn appun bhkn jri pyah’y sring d jdikn kmbing htam o/ mrk yg iri…jd tyta sso eonni brskp sungkn pda bummpa slm ni tu krn dhti sso eonni msh trsmpn rsa brslh pda namja d msa llu’y yg tak lain adlh bummpa sndri…

  31. i love it… suka bnget ma karekter bumsso dsini. dijamin langgeng rumah tangganya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: